Ever Lasting Arms Episode 1: Chapter 12; Chance

Chapter 12: Chance

Ruang Kendali Aquatids


“Ga…gawat… me…mereka berniat menembak Tetha.” Aura berkata gugup.

“Apa!?”

“Apa maksudnya?”

“Sepertinya mereka berniat menembakkan Helios ke Tetha.”

“Sambungkan dengan Tetha! Cepat!” Perintah Laksamana Adiguna.

“Tidak bisa Komandan. Tapi hubungan jarak jauh tidak bisa dilakukan.”

“Sial!”

Tiba-tiba di layar terlihat sebuah kilatan cahaya menembus Kapal Induk Tetha. Lalu, dalam sekejap, kapal induk itu meledak dan menghilang dari radar.

Rating

8
points
Views: 129 reads
Comments: 1
Rating:
40

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here

Read next posts

Be the first person to continue this post
Writer dirgita
dirgita at Ih, dialognya.... (1 year 37 weeks yang lalu)
80

Lagi-lagi, deh. Deskripsi meski seupil tetap perlu. Aku jadi bete, nih. Mengira-ngira perasaan Eko karena sahabatnya yang tewas di tangan musuh.

Jika hendak melakukan revisi, kamu harus memikirkan unsur-unsur apa saja yang harus ditambah dan diperbaiki. Alur ceritanya juga mesti dibenahi.