tertangkap, terkurung sepi
di balik jeruji benci
aku meronta mati
kamu, berdiri beku
mata memandang semu
dan telah semakin lesu
aku, menjadi-jadi
dihujam pisau belati
mengingat dia telah pergi
biarpun bagaimana,
aku tak bisa berharap lebih
hanya perlu, lanjutkan hidupku kembali
Rating
92
points
Views: 280 reads
Comments: 13
Rating:
Comments: 13
Rating:
Favorites
You have to login to access this feature click hereReport this
You have to login to access this feature click hereRead next posts
Be the first person to continue this post
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
Ukhti_fighter : she ? I am girls hey haha
bangkit, bro...
she's not the only one...
keep writing..
mengalir...
siiippp
good jobs
keep write
Salam,
Assalamualaikum?
Nice....
Datang ke KOPDAR tanggal 20 Juli 2008, Info lihat di Forum ya...
dah bagus..
seep..
keep write..
^_^
Puisimu ini terasa patah-patah..(ato ini mank gayamu yah?)
Menyentak dan tersendat-sendat..
Namun emosi cukup terasa..dan diksinya cukup menarik.
rima
aku suka baca permainan rima
dah bagus..
siph..
diksinya dipertajam lagi aja..
:keep on writing:
salam kenal..
mampir2 ke Terdedikasi-ku yaahh..
terima kasih sebelumnya..
^_^v
Hmmm...enak dibaca keep write
aku ada puisi baru tuch ksih koment ya?
rima yang penuh makna dan berirama...
aq sukaaaaa....
OK juga lu
ya ya ya
kamu emmang bener
yang lalu bairlah berlalu
dan menjadi pelajaran penting
di kemudian hari
heheh
lam kenal ya
oya lihat karya aku juga ya^^
yupz km bnr bgt...
yg lalu biarlah berlalu
jgn prng terpuruk dan tdk bngkt dr kggln, cobaan ato apalah itu...
yg plg pntg qt hrs berjuang
FIGHT!!!