Waktu...cepatlah kau pergi
Berhembus dengan angin lewati udara
Pergilah jauh...
Jangan tinggalkan jejak
Aku tidak mau melihat jejak itu
Waktu...cepatlah kau pergi
Tinggalkan aku sendiri
Aku butuh waktu untuk sendiri
Pergilah jangan mendekat
Waktu...cepatlah kau pergi
Aku sudah tak tahan lagi
Menanti mentari pagi
Tinggalkan aku dan takdirku sendiri
Rating
149
points
Views: 219 reads
Comments: 22
Rating:
Comments: 22
Rating:
Favorites
You have to login to access this feature click hereFlag
You have to login to access this feature click hereRead next posts
Be the first person to continue this post
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
percuma melawan waktu, meski kau lakukan tak ada gunanya.
tapi pula memohon tak ada salahnya
Blum nambah lg nih karyanya?
Seperti ingin melupakan sesuatu dengan mengusir waktu
:|
wah, wah, wah
mengagumkan sekali
sori, jarang2 baca puisi. jadi ga ngerti, heheh
kenapa ingin waktu segera berlalu? HADAPI sahabatku!!! tapi kalau mau, niken juga ingin menghentikan waktu, biar nggak cepet tua... hahahaha... becanda... tuk mari kita berjuang bersama! SEMANGAT Bu Ketua BEM!
kalo bisa ku juga pengen bisa ngusir waktu, entar kalo dah tau caranya kasih tau aku ya..^_^
puisinya bagus..
waktu kasian skali engkau di suruh pergi
hee..
waktu berlalu dengan sendirinya..
nice poem nya ^_^
kayaknya insominia deh sama dong ! nebak doang, bagus kok puisinya suka deh ! ;)
ingin semua cepat berlalu...
namun memerintah waktu tak ada gunanya,
karna ia bukan sesuatu yg bisa kita pengaruhi..
ahaha... apa coba saia niy?!
^^
salam kenal y!
Puisi ini terlalu datar kawan, diolah lagi ya...
waktu adalah sesuatu yang berharga..
karena waktu yang telah berlalu tak dapat kembali..
keep write..
-key-
hem jgn begitu kk
setiap detik itu berharga
setiap tindakan itu ada maknanya^^
haha
salam kenal ya^^
lihat karya aku donk
Assalamu'alaikum. Lugas namun terlalu polos dan datar.
kasian banget siy yang jadi 'waktu'
diusir terus,,,
hehehehehe
Aku adalah manusia yang tidak pernah memiliki waktu, jika aku menginginkan waktu, maka aku harus meluangkannya..!!
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Waktu dan waktu ...
kemarilah ... dekap aku dan cintai aku setiap waktu
Kasihan dirimu waktu
Selalu dijadikan kambing hitam untuk segala kisah palsu
Kemarilah waktu, peluklah aku
Biar bertambah usiaku walaupun satu
huhuhuhu..........
dan mimpimu akan lama kawan
hingga rupa menghilangkan kami
lukamu pasti lupa
dan takkan membusuk berkalang-kalang
yakin itu buat janggut kami memanjang
menunggumu
bersama waktu
*ah kebiasaan nie menjawab puisi orang* :D
-------------------------
dalam crita para tuhan,
waktu pergi dan menghilang dibuat oleh tuhan yang ingin bermimpi. mimpi tentang manusia *hanya dalam konteks crita ini, puisimu bisa aku mengerti*
ato kamu mengambil metafor yang kurang tepat?
waktu cepatlah pergi...aku butuh waktuku sendiri <--- nha lo?
--ignorelah kalau komentku mengganggu--
salam kenal-
cheers!
meletup-letup... bs deh metafor-nya ditambahin lg dikit, biar lebih greget...
keep write
Salam,
kalo waktu disuruh cepat, ntar cepet tua lho...he...he...he....
peace ^_^
mono-tone
memang kadang montone bisa terdengar indah (kalau dalam lagu contohnya lagu selingkuh yang dinyanyikan monita)
hmm, tapi dalam monotone butuh diksi yang tepat dan indah agar pembaca merasakan satu nada yang kau usung...
maybe...