Banyak hal dapat disampaikan lewat humor. Cinta pun begitu. Kalau Anda merasa tak perlu humor –dan tak tersenyum karena membaca humor- sebaiknya segera datangi neurolog terdekat di tempat Anda. Mintalah agar segera syaraf humor Anda direparasi. Sebab, katakan saja terus terang, jika Anda begitu marah melihat diri Anda menjadi bahan humor. Janganlah sungkan mengatakan jika Anda masih butuh humor dalam hidup yang sudah sinting ini. Tentu saja Anda butuh humor yang cerdas.
Nah, bagi mereka yang masih jomblo atau berminat menukar kekasih karena bosan dengan yang lama atau sedang berupaya menambah pasangan, silakan baca.
Semoga bermanfaat.
"Ketika memilih sebuah sebagai identitas yahoo.com yang terlintas di pikiran Ainie cuma satu. Yakni, ia ingin menjadi bidadari bagi cintanya. Tentu saja saat itu bidadari ini tak tahu kepada siapa cintanya akan diberikan. Begitu pula ketika menerakan sebuah nama sebagai identitas di sebuah situs internet. Ia hanya teringat pada para pujangga dari Ranah Melayu macam Raja Ali Haji. Tanpa sekalipun Ainie berkeinginan menjadi pujangga Melayu sungguhan. Kecuali sekedar menyalurkan kesukaan menulis puisi.
Namun, sejak beberapa pekan lalu, Ainie merasakan ada sesuatu yang membedakan dalam menjalani hari. Sulit digambarkan kata-kata. Namun banyak hal yang berubah dari keseharian Aini. Ia pernah membaca sebuah artikel namun lupa nama majalahnya. Ia pun mencoba mengingat-ingat judul artikel itu tapi sekali lagi ia lupa. Belakangan Ainie memang suka menjadi pelupa. Ainie sekilas teringat artikel itu tentang kondisi seseorang ketika jatuh cinta. Kira-kira begini:
Susah tidur. Gejala susah tidur kerap dialami Ainie belakangan ini. Ia tiba-tiba seperti terkena penyakit insomnia. Padahal, tak sebagaimana biasanya, Ainie sangat mudah tidur. Jangankan dalam kondisi capek. Melihat tempat tidur saja, ia kontan ingin ditiduri. Maksudnya ia ingin tidur dengan segera di tempat tidur itu. Sampai beberapa temannya mengtakan Ainie sebagai “peldur” yakni nempel tidur. Kalau sudah nempel maunya tidur saja.
Peldur itu bukan Gus Dur. Nama yang belakangan memang susah ditebak. Banyak orang tak tahu persis yang punya nama itu sedang tidur sungguhan atau pura-pura tidur. Sebab kondisi matanya memang merem terus. Sedangkan Ainie maunya kan tidak hanya merem. Tapi merem melek.
Berdebar-debar. Bak didatangi sekumpulan penagih hutang, gejolak di dada Aini berdebar-debar. Untung saja ia tak punya penyakit jantung. Tentu bisa saja suatu waktu jantung berhenti berdebar karena dipacu berdebar-debar. Jadi berbeda dengan Gus Dur. Ia tak pernah berdebar-debar setelah melontarkan komentar. Justru banyak orang menjadi berdebar-debar atas komentarnya.
Ainie bisa setiap waktu berdebar-debar. Misalkan saat duduk di depan komputer. Begitu melihat tulisan kekasihnya, ia kontan berdebar-debar. Apalagi sewaktu membaca SMS di ponselnya. Sungguh ia bak pelari marathon, debaran jantungnya berlarian pula. Padahal Ainie tidak sedang ikut lari marathon. Coba kalau ia ikutan pastilah kepayahan. Soalnya memang tak pernah ikut. Gus Dur juga begitu.
Kepengin tahu. Bak anak TK, begitu Gus Dur pernah menyebut para Anggota DPR RI. Bukan karena para anggota DPR RI ini punya kegemaran pengen tahu tentang jalan keluar menyejahterakan rakyat. Tapi, karena mereka bena-benar seperti anak TK. Maunya dilayani oleh rakyat. Namun lupa bekerja untuk rakyat.
Ainie memang bukan Anggota DPR RI. Anggota DPRD di daerahnya pun bukan. Tapi ia sungguh kepengin tahu segala hal-ikhwal mengenai kekasihnya. Maka karena menyewa penyelidik di kejaksaan dan KPK mahal. jadilah ia menyelidiki sendiri. Macam penyelidik profesional, kejaksaan maupun penyelidik KPK, menyelidiki tiap orang. Terutama mereka yang gantungan politiknya lemah. Jadi bukan hanya penebangan hutan, penyelidikan pun bisa berlaku tebang pilih.
Resah-gelisah. Bukan lantaran sedang mandi susu kental yang menyebabkan geli-geli basah. Tapi memang jatuh cinta bisa membuat sesorang gelisah tak keruan. Sehari saja tak bertukar kabar dengan kekasih, kegelisahan memuncak. Persis Anggota DPR RI yang gelisah kalau pihak pemerintah membatalkan Rapat Dengar Pendapat. Soalnya jatah uang rapat bakal berkurang jika RDP ditunda.
Apalagi jika pihak pemerintah yang membutuhkan DPR dalam meluncurkan suatu kebijakasaan secara sepihak membatalkan. Tentu jatah penyusunan kebijakan buat Anggota DPR berkurang. Hal itu tentu membuat gelisah. Persis Ainielah yang mendapat kabar pembatalan janji malam minggu. Ia bakal resah gelisah alang-kepalang mendengarnya.
Cemburu. Persis anak TK tadi, Anggota DPR RI kerapkali cemburu. Bisa cemburu buta, setengah buta, maupun pura-pura buta. Apalagi melihat kelakuan pejabat pemerintah dan birokrasi tak berbagi rejeki. Kecemburuan itu bakal mencuat. Karena itu, agar tak jadi perkara di DPR, rajin-rajinlah berbagi rejeki. Berbagi proyeklah. Tentu bisa diatur perusahaan mana yang menjalankan. Sepanjang imbalan memadai, kebijakan pemerintah akan didukung kalangan DPR.
Ainie juga begitu. Ia bisa saja cemburu melihat kekasihnya berpelukan di bawah pohon asem. Padahal yang dipeluk kekasihnya tas kerjanya. Ainie heran kenapa tas kerja dipeluk dengan mesra. Di bawah pohon asem pula. Tapi sudahlah jangan terlalu cemburu. Lagi pula tak elok marah-marah gara-gara melihat kekasih memeluk tas krja di bawah pohon asem. Cemburu nanti saja. Terutama jika melihat tetangga beli BMW baru sementara diri sendiri masih pake BMW yang sudah berusia 20 tahun.
Termenung. Ada hobi baru di antara Anggota DPR –juga DPRD- yakni termenung. Agar tampak benar mereka sedang memikirkan sesuatu untuk kesejahteraan rakyat. Padahal bagaimana mungkin memikirkan rakyat, kesejahteraan diri sendiri saja belum mencapai kesejahteraan maksimal. Boro-boro mikirin rakyat, mikirin uang kas partai saja tak sempat, kata Anggota DPR –juga DPRD.
Hal sama dialami pula mereka yang sedang jatuh cinta –termasuk Ainie. Ia menjadi suka bermenung diri. Sebab, selain pekerjaan menumpuk tak selesai-selesai. Penulisan abstraksi Tahap Akhir pun belum rampung. Selamat saja hanya dalam tempo semalam, kekasihnya membantunya. Kalau tidak, tambah termenung saja dirinya. Jadi selain selalu termenung membayankan wajah sang kekasih, Ainie merenung hal lain lagi. Bagaimana melunasi uang TA? Masak minta kekasihnya lagi. Gaklah yaw.
Ingin berjumpa. Tak cukup lewat yahoo messenger, SMS, dan telepon serta telepati, penagih hutang selalu ingin menjumpai Anda. Tak peduli dini hari, pagi hari, siang hari, tengah hari, sore hari, malam hari, tengah malam hari, setiap hari para penagih hutang bekerja menyatroni mereka yang punya hutang. Pokoknya kerja mereka menagih hutang. Titik. Terserah mau titik apa saja: Titik Puspa, Titik Hamzah, Titik Qadarsih, Titi DJ, Titi Kamal.Pokoknya Titik. Asal jangan “k” berubah menjadi “t” saja.
Mereka yang sedang jatuh cinta juga begitu. Termasuk Ainie. Bagaimana caranya pokoknya berjumpa dengan kekasihnya.Banyak trik dilakukan agar dapat bertemu. Ada kiat jitu. Berjalan di muka rumah sang kekasih dan pura-pura membeli sesuatu di depan rumahnya. Jika ada tukang bakso lewat di depan rumahnya, ipanggil saja. Jika nanti sang kekasih keluar dari rumahnya. Lumayan dia yang membayari. Kalau tidak, ya, terpaksa ikutan jadi tukang bakso.Agar bisa ikutan juga makan bakso. Gampang kan kalau mau ketemu kekasih. Anda punya kiat konyol lainnya? Lakukan segera!
Rindu. Memendam perasaan jatuh cinta sungguh pekerjaan melelahkan. Sebab, sama saja membunuh kerinduan. Kerinduan bakal tambah memuncak apalagi ketika melihat sepasang merpati yang sedang bercumbu. Inginnya menjadi merpati saja. Sebab, katanya merpati tak pernah ingkar janji. Yang benar saja, memang apa sih yang dijanjikan merpati kepada pasangannya? Berlian, Mercy, Rumah Mewah? Mana butuh merpati. Jadi bohong itu jika merpati tak pernah ingkar janji. Memang tak ada yang dijanjikan kok.
Makanya kalau merindukan kekasih jangan kayak merpati. Menjadi merpati enak. Ke mana-mana tak pakai ongkos. Tinggal kepakkan sayap terbang deh. Kalau Anda tinggal berjauhan bahkan berlainan kota dengan kekasih, jangan coba-coba kebanyakan merindu. Berat diongkos. Mending sibukkan saja hari-hari Anda di tempat latihan angkat berat. Jadi jika kelak bertemu kekasih, ia bakal pangling.
Perubahan cita rasa. Jika tadinya suka banget menyetel lagu “Find the Real” dari Alter Bridge atau “The Best I Ever Had” dari Vertical Horison atau “Say It Ain’t So” dari Weezer maupun lagu Metallica dan Nirvana. Namun lantaran kekasih lamanya suka lagu dangdut, jadilah Ainie melakukan penyesuaian. Menyesuaikan citra rasa. Termasuk dari suka makan malam pake mendoan sekarang mulai gemar hamburger. Biar dibilang moderen dong.
Lagu dangdut pertama yang dia setel “Kucing Garong” yang dinyanyikan anaknya Annisa Bahar. Lantas ia pun menjadi suka melihat liuk-liuk Trio Macan. Sebelumnya sungguh jijik melihat perempuan menjual sahwat dengan bernyanyi seperti itu. Belakangan waktu ada pentas Dewi Persik, ia ikutan di barisan depan penonton. Sungguh perubahan cita rasa dramatis demi kekasih. Ampun dah.
Perubahan cita rasa dari sepasang kekasih memang bisa menjadikan pangkal perpisahan. Kabarnya lantaran perbedaan cita rasa menyebabkan Ainie putus dengan kekasih lamanya. Jadi jika Anda punya perbedaan dalam cita ras terhadap lagu dengan sang kekasih hati-hati saja. Sebab, itu akan menjadi pangkal keributan. Kecuali jika Anda suka rok sedang kekasih suka yang di balik rok. Ada apa di balik rok?
Masih ada dua puluh lagi tanda orang jatuh cinta. Namun, tidak semua akan disampaikan kali ini. Jadi, silakan hapalkan yang kesepuluh ini dulu. Barangkali nanti pada Ujian TA akan ditanyakan. Namun, yang penting sekarang, setidaknya tahu dululah tanda-tanda jatuh cinta sebelum jatuh cinta sesungguhnya. Juga sebelum terlanjur bermimpi jadi penyanyi rock namun tak tahunya cuma memikirkan yang di balik rok. Repot kalau sudah begitu. Jangan ya.
malang.06.06.08-07.15
dikirim avian dewanto 13 minggu 2 hari yang laluTag:







