Seorang penipu mati.
Lidahnya yang bagai belati,
kini tlah membusuk.
Tapi jiwanya tlah merasuk.
Bagai ribuan hantu,
Mendekam dalam hati yang membatu.
Racun mengoyak jantungnya,
Merenggut denyut nadinya,
Mengakhiri parade dusta durjana.
Tapi lihatlah disana !
Berhiaskan intan berlian,
Bagai pahlawan dielu-elukan.
Mayat sang penipu, Oleh yang tertipu.
Terulang kembali satu kisah.
Seorang penipu hilang sudah,
Ribuan lainnya tergelaklah.
Rating
43
points
Views: 2 reads
Comments: 0
Rating:
Comments: 0
Rating:
Delicious
Digg
Facebook
Technorati
ibarat mati satu tumbuh seribu yak..? he he he.. nice.. aku suka kata-katanya. cukup mudah dipahami.
hmmm aku suka emosinya yang meluap!
mantaaabss..
emosinya dapet..
kata2nya mengena, mudah dimengerti..
^_^
hehehe...sip..sip...