Suatu pagi di sebuah sarang yang berada pada dahan nangka yang rindang, seekor burung Pipit kecil mencoba belajar terbang dengan di tunggui oleh induk ... lanjut baca
Hari itu adalah hari pertamaku masuk sekolah. Satu persatu aku tatap murid baru di kelasku.
"Ah, tidak ada satupun yang aku kenal disini," begitu b ... lanjut baca
Ini adalah pertama kali aku datang kerumah Mela, setelah selama 4 bulan lebih aku dan Mela sering janjian ketemu di luar, seperti di Mall, di Stasiun, ... lanjut baca
"Silahkan masuk !" kata Ibu Mela menyadarkan aku yang berdiri mematung di pintu rumah Mela.
"Nggak, nggak usah bu, besok lagi saja." jawabku sedapa ... lanjut baca
Satu persatu pakaian dalam lemari itu di masukkan ke kopor biru tua. Baju lima lembar, celana panjang tiga lembar dan beberapa pakaian dalam.
Baru ... lanjut baca
Bukan hanya baik tetapi lebih dari itu, buktinya Aryo bersedia kapan saja kalau aku sudah siap menikah. Paling tidak itulah yang aku rasakan selama in ... lanjut baca
Sebagian badanku bagai mati. Aku lihat sekeliling, tiga atau empat orang mengitariku. Aku pasrah dengan hidupku. Kejadian manis, kejadian pahit melint ... lanjut baca
Sudah lama mengharapkan dia tidur di kamarku, mencumbu saling merayu dalam kemesraan yang menggebu.
Teringat masa lalu, saat kucoba menjamah tang ... lanjut baca
Belum sepuluh meter aku melewati pintu depan Lawang Sewu, tetapi cahaya di lorong yang aku lalui ini sudah mulai meremang. Hawa dingin merasuki tubuhk ... lanjut baca
“Vir! baru datang?” suara itu menghentikan langkah Vira.
Di hadapannya kini berdiri seorang gadis manis berambut sebahu dengan senyum lebar, m ... lanjut baca
Pagi itu seperti biasanya aku melakukan segala hal yang rutin. Sehabis bangun tidur, aku langsung mengambil air wudu dan sembayang. Setelah berdoa, ku ... lanjut baca
Malam itu begitu gelap, karena memang sedang mati listrik. Sayangnya waktu itu aku belum bersiap menyediakan lilin, meski memang biasanya pada malam j ... lanjut baca
Dear Abang tercinta,
Pernahkah Abang sadari waktu terus berjalan
Memutari kita seolah kita tak ada disana
Sementara kita terpasung oleh jarak
Me ... lanjut baca
:Dedy TR
pun di sini tak pernah tergores namamu
entah pada debu yang rapuh oleh angin
tapi masih ada sepotong kenangan
tentang wajah dalam mim ... lanjut baca
“Aini tidak akan menginjak Batam lagi, tidak akan.”
Darmaga baru saja dipeluk kelam malam. Aku tiba-tiba saja memintal benang kenang. Tiga ta ... lanjut baca
Masih ada setetes darah
Yang takkan percuma melepas dahaga
Jika memang itu yang kau minta
Sebelum lepas jiwa ini dari raga
Sangkar segala derita
... lanjut baca
Ingat lah aku,
dikala kau sendiri
jangan kau ingat aku di kala ceria
karena kecerian akan sirna dan sementara
kesendirian lah yang kau alami
di s ... lanjut baca
Matahari sudah lelah bekerja seharian
Saat aku duduk lelah pada sebuah asa yang tak kunjung ada
Ah... akupun lelah menghitung masa depan
yang kian ... lanjut baca
gelap menyelimut surau pekat
titik nadir bergetar penuh riang
tajuk keadilan tumbang dan merintih
tertatih dalam mimpi yang semu
namun saat cela ... lanjut baca
whew
terkadang benar,,
bahwa cinta terkadang membuat kita putus asa yei...
rumit
akhir yang cukup mengejutkan..
mungkin kalau kk minta kritik, ada yang pernah berkata bahwa : show-not-tell
Hmmm ... tragis banget ya, love is blind or orangnya yang blind ... karena cinta ga harus memiliki, apalagi sampai harus bunuh diri.