Pengumuman seputar migrasi kemudian.com klik pengumuman. Bagi yang ingin melanjutkan chatting, silahkan klik chatting
Raid tidak menyukai saat yang dialaminya kini, mulutnya mendesis. Ia mengaktifkan meriam partikel yang terpasang permanen di lengan kirinya. Sekejap, cahaya biru berkumpul di sekitarnya dalam wujud serbuk-serbuk mikro. Berpendar, satu sama lain dan berubah warna hingga keunguan. Segumpal cahaya itu mengitari moncong senapan Raid, bergerak spiral.
Raid tersenyum tipis, dan terus memandang dari kacamata hitam berkilau yang disekrup di pelipisnya. Lalu senyumnya sirna, seiring dahinya yang mengerung.
Harus kuakui, sobat. Kau memiliki fantasi yang tidak kalah dengan pecinta-pecinta fantasi lainnya. Aku dapat membayangkan cerita ini menjadi novel best seller jika saja penantangnya tidak membatasi sampai 4000 kata. ^^ Mungkin karena itu banyak bagian yang masih terasa dipaksakan dan banyak lompatan-lompatan adegan/waktu.
Seperti cerita fantasi yang lain, dalam cerita selalu ada unsur pertempuran. Bagi penulis fantasi, agaknya harus berkompetisi justru saat mendeskripsikan bagian pertempuran.
Aku rasa dengan cerita yang sedemikian panjangnya, penulis mempunyai daya imajinasi yang baik. Karena terbukti bisa menamatkan cerita ini.
Namun terus terang aku membacanya sedikit lompat-lompat, membaca bagian yang serunya saja.
Kalau bisa saran, mungkin bisa di bagi dalam 2 episode saja.
Tapi memang kesannya sangat dimampatkan. Sedikit saran saja, karena rasanya yang lebih utama disini adalah konsep cerita mungkin deskripsi tentang aksi pertempurannya bisa diminimalisir. Rasanya cuman ini sarannya...
Kalo aku memandang cerita ini lebih kental ke fantasy-nya ^^ dari segi cerita, sesungguhnya bagus... kalo soal penilaian lulus tantangan, maka silahkan bagi adrian menilai.
Konsepnya seperti gabungan dari "I am Legend", 'Final Fantasy :The Spirit Within", dan "Residen Evil" series. Tapi lumayan, lah. Lumayan bagus dalam penuturan. Karakter Raid-nya kok ber-image Vin Diesel, ya? Setidaknya itu dalam kepalaku ini, lho. Cuma kalau mau bilang, sih, sampai sekaraqng nggak ada virus yang mengakibatkan mutasi kompleks sehingga yang namanya manusia punya sayap atau bagian tubuh lain yang nggak semestinya. Kalau yang virus yang mengakibatkan penyakit kulit "manusia akar" dulu terdapat perubahan pada tubuh memang, tapi nggak sampai mengubah wujud secara eksterm (masih memiliki jumlah anggota gerak yang sama). Tapi, yah, toh ini cuma sci-fi, kan
Sesungguhnya ini adalah cerita fantasy yang menarik. Penuh dengan deskripsi akan situasi.
Secara keseluruhan, cerita ini terlalu 'lompat'. Alurnya terkesan buru-buru tapi tidak memberikan pesan yang layak kepada pembaca. Mungkin inilah tantangan menulis sci fi hanya dalam 4000 kata. Peserta diharapkan memberikan detail yang kuat namun cerita terangkai secara utuh. Lalu masih ada bagian2 yang missing dari cerita ini, termasuk teaser yang diberikan Adrian.
Dalam sci fi, pembaca seringkali dibawa ke dunia antah berantah yang dibentuk oleh penulis. Wajar jika banyak istilah asing yang bertebaran. Namun tugas penulislah untuk menguraikan 'keasingan ' ini menjadi sesuatu yang dimengerti secara logis oleh pembaca. Saya melihat bahwa teknologi canggih di sini masih tempelan, belum menyatu dengan cerita.
Diriku yang bukan ahli sci fi
-itu sih diserahkan ke Adrian sajalah :D-
Key, aku sedikit banyak setuju dengan komentar-komentar di bawah. Ini lebih mirip action fantasy daripada sci-fi. Yeah, memang sangat sulit bikin sci-fi yang keseluruhan detilnya benar-benar bisa diterima secara logika.
Bagaimanapun, aku suka penuturanmu yang cepat, dan keterampilanmu membuat dialog yang mengalir. Tetap menulis!
effort penulis cerita ini cukup tinggi, terlihat dari betapa panjangnya cerita ini, ada indikasi kuat dikerjakan dengan sungguh sungguh..saran saja sieh karena sci fi mungkin bukan bidang kamu..makannya ada detail cerita yang (menurut saya) akan lebih bagus jika..kalo sudah bicara partikel, usahakan ukurannya jadi nano atau pico, solanya mikro udah nggak future lagi...
lagi, pada paragrap 5. "Dan meriam partikel dst...cahanya=laser jadinya lebih enak kalo kecerdasan pembaca tidak sia sia..sebut salah satu
terus, kata "dibebani elektron" ini cukup membingungkan pembaca, sebab tidak diberi keterangan lagi setelah kata itu, maksudnya apa...
dst...
saya nggak kasih komen soal plot.etc, sebab saya ga baca sampai selesai hihi..
ini cuman usulan saja ya, dari aksi baca saya yang sporadis di k.com..
congratulation ya key, telah siap dan menyelesaikan tantangan. *kemana Adriannya ya?*
ini sebenarnya maksimalnya berapa karakter siy? kurang dari 10 ribu?eh aturannya karakter ato kata?
Key, karena aturannya cerpen harusnya kamu kudu cuplik saja bagian mana yang akan dikembangkan dari skenario besar ceritamu. Mungkin karena kamu kebiasaan bercerita panjang-panjang jadinya diminta unuk hemat kata jadi kepayahan.
# data. crita scci-fi itu akan menjadi kuat jika data yang kamu berikan ke pembaca teryakini adanya. bukan sekedar tempelan. Perhatikan ; hujan lendir *pake bahan apa?*; menembakkan aeronuclear ke stratosfer? ha. tanda lahir mengubah dna/rna?; dinding alumunium?
menulis sci-fi sebenarnya tidak perlu seekstrim ini. sekian perkembangan tekhnologi yang kamu sebutkan sebenarnya cukup pilih satu dan sederhanakan saja cara bertuturnya.
aku baca ceritamu seperti baca fantasy saja, bukan sci-fi.
Wow! Actionnya keren! Suasananya terasa banget, jadi keinget manga Blame Saya suka banget dengan bagian pertamanya. Awalnya keren banget. Adegannya dibuka langsung dengan action Saya langsung bisa merasa suasananya, moodnya, dan settingnya dengan baik.
Namun sayang sekali, intensitas cerita kurang terjaga dengan baik. Awalnya cerita terjalin sangat baik tapi sayang intensitasnya tiba-tiba jatuh saat adegan Raid dan si bocah di markas. Mungkin emang awalnya mau dibagi jadi dua bagian kali ya jadi di tengah-tengah ceritanya serasa terputus. Saya juga sempet bingung sama tokoh-tokohnya; banyak tokoh baru muncul namun kurang diperkenalkan dengan baik kepada pembaca.
Lalu tentang penokohan, tokoh utamanya siapa ya, Raid atau si bocah? Saya sih ngerasa Raid. Salah ya? Atau malah dua-duanya? Saya merasa ceritanya lebih fokus ke Raid daripada si bocah. Tapi untuk deskripsi karakter, saya sudah cukup bisa membayangkan kedua. Namun hanya keduanya; tokoh lain masih samar-samar.
Dan di bagian akhirnya, bro, you made one fatal mistake. You changed the teaser! Di teaser itu ada dua kata kunci, kode batang dan Grid (eh, ini tiga kata, ya ) Tau kode batang? Oke, kalo ga tau, tau barcode? Kode batang adalah bahasa Indonesianya untuk barcode. Tau kan? Itu lhoo, kalo kita beli buku atau barang apapun di supermarket/minimarket, di belakangnya ada garis-garis hitam putih. Itulah yang namanya kode batang. Apa gunanya? Untuk kontrol. Di supermarket, kode batang digunakan untuk mengatur barang keluar masuk. Jadi kalo kita membawa barang yang belum dibayar keluar dari supermarket, sensor di pintu akan membaca kode batang itu dan sebuah alarm akan berbunyi. Got my point? Jadi apa jadinya jika ada orang yang ditatto dengan sebuah kode batang? Bisa jawab sendiri kan?
Terus, Grid itu apa? Kalo kata kamus bahasa Inggris, kata grid berarti sebuah pola yang terbentuk dari garis vertikal dan horizontal sehingga membentuk kumpulan persegi empat. Apa hubungannya dengan Grid, dan apa hubungan Grid dengan kode batang? Bayangkan sebuah jaringan luas yang terus memantau dan mengontrol kode batang di setiap tengkuk orang. Got my point, again? Inilah sisi dari sci-finya, penjelasan tentang penerapan dari kode batang dan gubungannya dengan Grid, dan pengaruhnya terhadap sang tokoh utama. Sekarang jelas adegan di teaser itu apa? Jelas konflik yang dialami sang tokoh utama?
Hey, inilah maksud saya nungguin dirimu di YM dari pagi sampai malem. Saya pengen diskusi tentang hal ini. Mungkin ini juga karena terpaksa dikurangi dari jumlah aslinya. Aslinya 4800 kata kan? Saya ngerti kok. Tapi maaf banget ya, bro, cuma ngasih nilai 6.
Tapi, bro, saya sangat suka dengan actionnya. Actionnya keren! Dan overall, it's a good story. C u on the next tantangan ^^
N.B: Saya gak bisa mikir lebih banyak lagi untuk komen, bro. Kalo dirimu tidak puas, atau ada yang mau diiskusikan, kita diskusi lewat YM aja yuks. Peace, bro ^^
Sedikit saran aja nih senior
cerita ini genre sci-fi bukan? Tapi kalau aku lihat dari sudut pandang orang awam, lebih mirip cerita fantasy yang ditambali dengan teknologi (weqs. Maaf kalau agak pedas)
lagipula, aku merasa kalau di komunitas kita yang tercinta ini (?) ada stigma (?) bahwa cerita fantasy settingnya selalu di masa lalu (sword n magic geto) sedangkan sci-fi itu pasti jauh di masa depan (mecha n space). Aku baca cerita senior yang satu ini (meski gak smua) sepertinya sulit untuk dikategorikan sbagai sci-fi atau fantasy. Dibilang sci-fi benar karena background ceritanya seperti itu. Dibilang fantasy juga tidak salah kalau dilihat dari segi penuturan.
Yang jelas, aku cuma mau bilang satu hal.
ceritanya aku copas buat referensi
bwahahahahahahaha
(^~^)V
pizz, love, n ngawur
ini cerita bwat tantangan dari adrian.achyar, sorry klo jelek, gag biasa nulis sci-fi sih. waduhh... sorry juga nih klo kepanjangan, jangan cape bacanya ya..., jangan lupa komen juga...^^ Tapi klo yg gag bisa baca lama-lama di komp, silahkan copas aja, tapi tetep jangan lupa komen ya... thankz semua!
Dapatkah kau gapai Bintang yang berkilau indah?
'tuk kuberikan pada gadis terindah dalam hidupku
dirimu...
Dapatkah kau lukis Pelangi yang penuh wa ... lanjut baca
Bintang-bintang terjatuh dalam mimpi kelamku
meredup meninggalkan cahaya
Aku seoorang diri menatap mimpi
Mimpi-mimpi indah dari cahaya tawa iblis
... lanjut baca
Diary, ini hari pertamaku menulis pada setiap lembaran kertasmu. Aku tidak tahu harus mulai dari mana, terutama di hari yang begitu panjang dan menger ... lanjut baca
Entah diriku atau dirimu,
Atau kita semua,
Tapi rasa dalam dada berkata,
Ada yang salah disana
Karena aku melihat, melihat
Lautan api yang memb ... lanjut baca
Jam berdentang, detik berlalu, waktu mengalir bagai air
Tapi ku selalu tersesat, terjebak ruang waktu
Waktu ku selalu sirna, hidupku selalu ada mati ... lanjut baca
Pernahkah kau menatap langit di kala malam?
yang dipenuhi bintang surga bercahya kemilau
cahaya itu, seindah dirimu...
Pernahkah kau menatap lang ... lanjut baca
TALES from SHYNE___”The Chronologies”
Prolog
“Antariksa ini terdiri dari ribuan galaksi, dengan Jutaan planet di setiapnya, atau bahkan lebi ... lanjut baca
#2 “Evolution”
Diary, ini hari kedua. Aku tak mengerti apa maksud semua ini...
Dia yang bilang aku buah hati tercintanya. Dia yang jadi tempa ... lanjut baca
TALESfromSHYNE
“The Rohriant”
PROLOG
Suatu negeri nan jauh disana yang selalu memenuhi fantasiku. Diiringi oleh dua bulan yang fantastik. Sal ... lanjut baca
AKU sedang berpikir, dengan cara bagaimana aku akan membunuhmu.
Aku memiliki banyak opsi di kepala yang berderet seperti buku di perpustakaan dan a ... lanjut baca
gadis,
kau tak akan pernah bisa menyentuhku
aku sudah beku
meski kau terus mencoba
aku sudah lupa,
aku sudah lupa akan arti rasa "itu"
jika han ... lanjut baca
Dia bertemu dengan gadis itu di sebuah pesta, gadis yang menakjubkan. Banyak pria berusaha mendekatinya. Sedangkan dia sendiri hanya seorang laki² bi ... lanjut baca
Bagian Tiga
*****
Kami melayang, pemandangan sudut sekolah berubah seketika, menjadi pemandangan suatu langit-langit rumah?!
BRUGH!
Kami te ... lanjut baca
Benar kiranya pepatah yang mengatakan cinta itu buta, cinta itu tak mengenal ruang dan waktu. Hadirnya tanpa diundang perginya pun tanpa pesan. Begitu ... lanjut baca
Tahukah engkau, aku makin cantik hari ini! Sungguh, aku makin cantik! Lebih cantik dari kemarin, dari kemarinnya lagi, dan dari kemarin-kemarinnya ... lanjut baca
Ayah…
Kau dimana?
Sungguh ku rindu hadirmu
Sejak ku dilahirkan
Tak pernah ku mengenal sosokmu
Tak pernah kurasakan belai hangatmu
Ayah…
... lanjut baca
Kau tidak bisa menahan seseorang untuk tidak pergi, kau hanya bisa mencintainya selama ia masih ada.
Kamis, 25 september 2008, 19.52 WIT.
Kakek ... lanjut baca
Apa ini bisa mengobati?
Cerita sebelumnya
“Citra! Citra? Kau ada di rumah?” panggil Eka dari arah depan rumahku. Aku sedikit mengintip dari ... lanjut baca
ceritany panjang amat nee
jd nya gk konsen deh tuk nangkap isi ceritanya
Harus kuakui, sobat. Kau memiliki fantasi yang tidak kalah dengan pecinta-pecinta fantasi lainnya. Aku dapat membayangkan cerita ini menjadi novel best seller jika saja penantangnya tidak membatasi sampai 4000 kata. ^^ Mungkin karena itu banyak bagian yang masih terasa dipaksakan dan banyak lompatan-lompatan adegan/waktu.
Seperti cerita fantasi yang lain, dalam cerita selalu ada unsur pertempuran. Bagi penulis fantasi, agaknya harus berkompetisi justru saat mendeskripsikan bagian pertempuran.
Aku rasa dengan cerita yang sedemikian panjangnya, penulis mempunyai daya imajinasi yang baik. Karena terbukti bisa menamatkan cerita ini.
Namun terus terang aku membacanya sedikit lompat-lompat, membaca bagian yang serunya saja.
Kalau bisa saran, mungkin bisa di bagi dalam 2 episode saja.
Good luck!
Tapi memang kesannya sangat dimampatkan. Sedikit saran saja, karena rasanya yang lebih utama disini adalah konsep cerita mungkin deskripsi tentang aksi pertempurannya bisa diminimalisir. Rasanya cuman ini sarannya...
Kalo aku memandang cerita ini lebih kental ke fantasy-nya ^^ dari segi cerita, sesungguhnya bagus... kalo soal penilaian lulus tantangan, maka silahkan bagi adrian menilai.
Konsepnya seperti gabungan dari "I am Legend", 'Final Fantasy :The Spirit Within", dan "Residen Evil" series. Tapi lumayan, lah. Lumayan bagus dalam penuturan. Karakter Raid-nya kok ber-image Vin Diesel, ya? Setidaknya itu dalam kepalaku ini, lho. Cuma kalau mau bilang, sih, sampai sekaraqng nggak ada virus yang mengakibatkan mutasi kompleks sehingga yang namanya manusia punya sayap atau bagian tubuh lain yang nggak semestinya. Kalau yang virus yang mengakibatkan penyakit kulit "manusia akar" dulu terdapat perubahan pada tubuh memang, tapi nggak sampai mengubah wujud secara eksterm (masih memiliki jumlah anggota gerak yang sama). Tapi, yah, toh ini cuma sci-fi, kan
Sesungguhnya ini adalah cerita fantasy yang menarik. Penuh dengan deskripsi akan situasi.
Secara keseluruhan, cerita ini terlalu 'lompat'. Alurnya terkesan buru-buru tapi tidak memberikan pesan yang layak kepada pembaca. Mungkin inilah tantangan menulis sci fi hanya dalam 4000 kata. Peserta diharapkan memberikan detail yang kuat namun cerita terangkai secara utuh. Lalu masih ada bagian2 yang missing dari cerita ini, termasuk teaser yang diberikan Adrian.
Dalam sci fi, pembaca seringkali dibawa ke dunia antah berantah yang dibentuk oleh penulis. Wajar jika banyak istilah asing yang bertebaran. Namun tugas penulislah untuk menguraikan 'keasingan ' ini menjadi sesuatu yang dimengerti secara logis oleh pembaca. Saya melihat bahwa teknologi canggih di sini masih tempelan, belum menyatu dengan cerita.
Diriku yang bukan ahli sci fi
-itu sih diserahkan ke Adrian sajalah :D-
Key, aku sedikit banyak setuju dengan komentar-komentar di bawah. Ini lebih mirip action fantasy daripada sci-fi. Yeah, memang sangat sulit bikin sci-fi yang keseluruhan detilnya benar-benar bisa diterima secara logika.
Bagaimanapun, aku suka penuturanmu yang cepat, dan keterampilanmu membuat dialog yang mengalir. Tetap menulis!
effort penulis cerita ini cukup tinggi, terlihat dari betapa panjangnya cerita ini, ada indikasi kuat dikerjakan dengan sungguh sungguh..saran saja sieh karena sci fi mungkin bukan bidang kamu..makannya ada detail cerita yang (menurut saya) akan lebih bagus jika..kalo sudah bicara partikel, usahakan ukurannya jadi nano atau pico, solanya mikro udah nggak future lagi...
lagi, pada paragrap 5. "Dan meriam partikel dst...cahanya=laser jadinya lebih enak kalo kecerdasan pembaca tidak sia sia..sebut salah satu
terus, kata "dibebani elektron" ini cukup membingungkan pembaca, sebab tidak diberi keterangan lagi setelah kata itu, maksudnya apa...
dst...
saya nggak kasih komen soal plot.etc, sebab saya ga baca sampai selesai hihi..
ini cuman usulan saja ya, dari aksi baca saya yang sporadis di k.com..
salam
congratulation ya key, telah siap dan menyelesaikan tantangan. *kemana Adriannya ya?*
ini sebenarnya maksimalnya berapa karakter siy? kurang dari 10 ribu?eh aturannya karakter ato kata?
Key, karena aturannya cerpen harusnya kamu kudu cuplik saja bagian mana yang akan dikembangkan dari skenario besar ceritamu. Mungkin karena kamu kebiasaan bercerita panjang-panjang jadinya diminta unuk hemat kata jadi kepayahan.
# data. crita scci-fi itu akan menjadi kuat jika data yang kamu berikan ke pembaca teryakini adanya. bukan sekedar tempelan. Perhatikan ; hujan lendir *pake bahan apa?*; menembakkan aeronuclear ke stratosfer? ha. tanda lahir mengubah dna/rna?; dinding alumunium?
menulis sci-fi sebenarnya tidak perlu seekstrim ini. sekian perkembangan tekhnologi yang kamu sebutkan sebenarnya cukup pilih satu dan sederhanakan saja cara bertuturnya.
aku baca ceritamu seperti baca fantasy saja, bukan sci-fi.
tetap menulis.tetap mengedit.
----------
cheers!
Wow! Actionnya keren! Suasananya terasa banget, jadi keinget manga Blame
Saya suka banget dengan bagian pertamanya. Awalnya keren banget. Adegannya dibuka langsung dengan action
Saya langsung bisa merasa suasananya, moodnya, dan settingnya dengan baik.
Namun sayang sekali, intensitas cerita kurang terjaga dengan baik. Awalnya cerita terjalin sangat baik tapi sayang intensitasnya tiba-tiba jatuh saat adegan Raid dan si bocah di markas. Mungkin emang awalnya mau dibagi jadi dua bagian kali ya jadi di tengah-tengah ceritanya serasa terputus. Saya juga sempet bingung sama tokoh-tokohnya; banyak tokoh baru muncul namun kurang diperkenalkan dengan baik kepada pembaca.
Lalu tentang penokohan, tokoh utamanya siapa ya, Raid atau si bocah? Saya sih ngerasa Raid. Salah ya? Atau malah dua-duanya? Saya merasa ceritanya lebih fokus ke Raid daripada si bocah. Tapi untuk deskripsi karakter, saya sudah cukup bisa membayangkan kedua. Namun hanya keduanya; tokoh lain masih samar-samar.
Dan di bagian akhirnya, bro, you made one fatal mistake. You changed the teaser! Di teaser itu ada dua kata kunci, kode batang dan Grid (eh, ini tiga kata, ya
) Tau kode batang? Oke, kalo ga tau, tau barcode? Kode batang adalah bahasa Indonesianya untuk barcode. Tau kan? Itu lhoo, kalo kita beli buku atau barang apapun di supermarket/minimarket, di belakangnya ada garis-garis hitam putih. Itulah yang namanya kode batang. Apa gunanya? Untuk kontrol. Di supermarket, kode batang digunakan untuk mengatur barang keluar masuk. Jadi kalo kita membawa barang yang belum dibayar keluar dari supermarket, sensor di pintu akan membaca kode batang itu dan sebuah alarm akan berbunyi. Got my point? Jadi apa jadinya jika ada orang yang ditatto dengan sebuah kode batang? Bisa jawab sendiri kan?
Terus, Grid itu apa? Kalo kata kamus bahasa Inggris, kata grid berarti sebuah pola yang terbentuk dari garis vertikal dan horizontal sehingga membentuk kumpulan persegi empat. Apa hubungannya dengan Grid, dan apa hubungan Grid dengan kode batang? Bayangkan sebuah jaringan luas yang terus memantau dan mengontrol kode batang di setiap tengkuk orang. Got my point, again? Inilah sisi dari sci-finya, penjelasan tentang penerapan dari kode batang dan gubungannya dengan Grid, dan pengaruhnya terhadap sang tokoh utama. Sekarang jelas adegan di teaser itu apa? Jelas konflik yang dialami sang tokoh utama?
Hey, inilah maksud saya nungguin dirimu di YM dari pagi sampai malem. Saya pengen diskusi tentang hal ini. Mungkin ini juga karena terpaksa dikurangi dari jumlah aslinya. Aslinya 4800 kata kan? Saya ngerti kok. Tapi maaf banget ya, bro, cuma ngasih nilai 6.
Tapi, bro, saya sangat suka dengan actionnya. Actionnya keren! Dan overall, it's a good story. C u on the next tantangan ^^
N.B: Saya gak bisa mikir lebih banyak lagi untuk komen, bro. Kalo dirimu tidak puas, atau ada yang mau diiskusikan, kita diskusi lewat YM aja yuks. Peace, bro ^^
Featured stories: Omega Series
Senior, aku mau copas yach.
Sedikit saran aja nih senior
cerita ini genre sci-fi bukan? Tapi kalau aku lihat dari sudut pandang orang awam, lebih mirip cerita fantasy yang ditambali dengan teknologi (weqs. Maaf kalau agak pedas)
lagipula, aku merasa kalau di komunitas kita yang tercinta ini (?) ada stigma (?) bahwa cerita fantasy settingnya selalu di masa lalu (sword n magic geto) sedangkan sci-fi itu pasti jauh di masa depan (mecha n space). Aku baca cerita senior yang satu ini (meski gak smua) sepertinya sulit untuk dikategorikan sbagai sci-fi atau fantasy. Dibilang sci-fi benar karena background ceritanya seperti itu. Dibilang fantasy juga tidak salah kalau dilihat dari segi penuturan.
Yang jelas, aku cuma mau bilang satu hal.
ceritanya aku copas buat referensi
bwahahahahahahaha
(^~^)V
pizz, love, n ngawur
nb: browserku lagi ngadat jadi cuma ngasih lima