Biolanita (The Girl With Violin)

Lantunan suaramu indah
mengalir lewat jemarimu yang menari…
kilau ekspresi wajahmu, buat damai di setiap lagu.

Sesekali kau pejamkan matamu
Rasakan syahdunya melody di tanganmu…

Sesekali kau kerlingkan matamu
Melirik nada yang manja diatas dawaimu…

Senyumu, parasmu, dan biolamu
Adalah komposisi sempurna di atas panggung pesona

Bagaikan syair dalam lagu
Bagaikan angin yang mendayu
Tak jemu mata ini melihat dirimu…

Hingga seketika kau menjauh,
Hilang tinggalkan jenuh…
Tanpa ku tau siapa namamu,,,

Yang ku ingat hanyalah kamu dan biolamu
Beserta sejuta pesonamu yang teramu..,,,

Kamu biolanitaku…,,,

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
50

enaknya di baca sambil dengerin alunan biola, sambil makan cokelat jga kali ya...

Writer d757439
d757439 at Biolanita (The Girl With Violin) (9 years 7 weeks ago)
60

coba aja bisa dengerin syairnya
pasti lebih bagus

Writer zera
zera at Biolanita (The Girl With Violin) (9 years 7 weeks ago)
70

Assalamualaikum?

Benar kata kawan Dikn, saya hanya ingin menambah saja. Menurut saya kebanyakan kata "mu" sangat berpengaruh dalam puisi kamu ini, yang membuat puisi ini terasa datar.
Coba kamu olah lagi kata-katanya, agar buisi ini semakin bagus.

selalu semangat....

80

Sepertinya ini ada yang sedang kena panah si cupid kecil yak. boleh juga idenya. ide yang melahirkan sebuah karya yang berwangikan spontanitas.

Biolanita .... ide untuk nama itu memang cukup cerdik juga walaupun banyak orang yang sering mempergunakan pola-pola penamaan semacam ini, tapi rasanya memang baru kali ini saya dengar ada yang menggunakan term Biolanita seperti yang kamu pakai.

Untuk lebih cantiknya mungkin memang harus disadari bahwa masih banyak celah yang bisa dieksposkan suatu bingkai2 metafora yang lebih tajam biar ga terlalu terkesan seperti rangkaian kata yang klise.

Secara umum ... puisi ini cukup apik (postingan pertama kan), hanya memang rona wajahnya perlu dipoles dengan riasan2 yang lebih berwarna lagi.
Tetaplah menulis kawan.. suatu saat akan kau temukan karakter puisimu.

Salam hangat untuk Kemudian kita ...