Pengumuman seputar migrasi kemudian.com klik pengumuman. Bagi yang ingin melanjutkan chatting, silahkan klik chatting
HARI INI, masih sangat pagi. Matahari belum lagi menampakkan diri di sebelah timur bumi. Polusi belum lagi sepenuh hati mencemari udara dan paru-paru. Kelam malam belum sepenuhnya terusir oleh gelembung embun dan fajar. Subuh masih melepuh. Kamu, cahaya mataku, masih berada di negeri mimpi, sebuah negeri bernama entah. Negeri yang mungkin padanya tak ada carut-marut seperti di negeri nyata ini.
sungguh suatu pelajaran yang sangat berharga yang di dapat pagi ini yang dituturkan dalam bahasa begitu indah. Wah, kalo jadi buku, rasanya ngebaca sampe berkali2 juga ga bakalan ngebosenin. (kalo diperhatikan tiposnya cuma di dua kata dech, yaitu Unda , mungkin maksudnya Bunda tapi ketinggalan huruf b nya, sama berbiat yang harusnya berbuat ). kalo ga salah lho, mas. selanjutnya bagus banget dach. kehilangan kata2 wie buat ngomentarin....Trus nulis kayak gini yah??? wie suka, heheeh
four thumbs up... true, kebaikan dan usaha untuk berbagi tidak pernah mampu untuk menunggu waktu. karena semua manusia punya potensi tuk berbuat baik yang tidak terbatas. terus menulis ya mas...
Subhanallah.. apa yang kamu sampaikan dengan tulisan ini sangatlah menyentuh hati saya. Tidak seharusnya kamu pesimis bahwa tulisanmu tidak akan di baca orang lain. Waaah.. jadi iri kalau melihat orang bisa membuat tulisan seperti ini hehehehehe...
Kalo ada angka vote 11, aku kasih 12.
Oya, email tersebut juga aku terima beberapa hari yang lalu dari entah siapa pengirimnya.
tetapi dirimu merangkainya dalam suatu cerita utuh yang berkesinambungan aku rasa ini sebuah peluang.
Banyak buku tentang sebuah cerita yang dicerita ulang cukup sukses dipasaran dengan kepiawaian penulis menggugah rasa pembaca. Apakah itu sisi spritualnya, motivasi atau ilmiahnya.
Membaca Kisah ini menambah pembendaharaan kasih...
ternyata kita memang harus mengasihi semua mahluk agar jiwa kita tentram
" Wahai napsu (jiwa) yg tenang kembalilah kepada Tuhanmu dengan ridho dan diridhoi "
inspiratif, mendidik, sarat pembelejaran dn perenungan. Udah lama gag baca tulisan om khrisna, belum2 sudah buat nae belajar banyak ^^
bagus sangat cerita ini!! Dari cerita sehari-hari, tp diolah sedemikian rupa, dibungkus emosi yg baik, dan aaaaah,, manis begini...
Antara Reality dan fiksi menjadi sebuah makna Tendensi yang bernilai tinggi Semoga Allah bersama kita dalam memberikan Nur-NYA di dalam pngtahuan, terutama di dalam tulis-menulis...amin, kapan mampir kerumah Bang?.
Saya tahu, tulisan seperti ini sering tidak dilirik oleh teman-teman Kemudian. Selain karena panjangnya, tulisan ini juga bukan cerita dengan bebunga cinta, horor, atau misteri yang banyak digandrungi.
tapi, mungkin saja ada yang salah baca, dan berkenan memberikan apresiasi untuk tulisan ini.
tulisan ini sementara dalam negosiasi dengan penerbit untuk dicetak menjadi buku.
matahari puku dua menusuknusuk kepala
seperti embun: tawamu yang berisi airmata
menguap begitu saja
-tanah pecah bersama angin rebah-
bukan engk ... lanjut baca
mari, kemari, sayang
kita lukis sketsa sejarah pada paha dan payudara
segera kemasi hurufhuruf, katakata dan kalimat
jangan lupa puisi di laci ... lanjut baca
Malam ini, cahaya mataku, telah sembilan bulan lima hari kamu didekap rahim bundamu. Malam ini, waktu lelap dalam semesta senyap. Ada semangat yang di ... lanjut baca
Tidur, cahaya mataku, tidurlah tenang. Tidurlah tenang dalam lembut rahim bundamu. Mungkin kamu sudah tak sabar terkungkung dalam dunia sempitmu ... lanjut baca
pada sepertiga perjalanan malam. aku terjaga di tikungan
mimpi baru saja mengetuk pintu igau. kutanak perih
sampai mendidih. dicampur kopi: kutuang ... lanjut baca
11/06/2005
Bulan menyempurnakan cahayanya, cahaya mataku, ketika ia melintas di jendela. Ia bergegas nangkring di pucuk-pucuk daun turi. Ia melinta ... lanjut baca
biarkan aku melihatmu diamdiam dari kejauhan. menjelang
khuldi membakar birahi. bukan serupa Adam dan sepotong iga. yang dicuri Hawa pada sehelai sor ... lanjut baca
belum berangkat ke peraduan matahari itu, sayang
petang masih membentang di batas pandang
bibirmu yang kusinggahi di belakang bayangbayang
"men ... lanjut baca
hari masih sangat pagi. matahari masih sembunyi. mereka sudah bergegas melepuh mimpi menerabas bening subuh. memanggul cangkul, linggis, arit, dan sep ... lanjut baca
Ah...mengapa malam ini aku merasakan menjadi sangat sentimentil.
Beberapa hari ini aku mencari sesuatu. Makhluk "causa prima" yang bernama Tuhan, A ... lanjut baca
Hari ini terlihat biasa saja, matahari tetap bersinar setelah jam 06.00, dan embun pagi tetap terhapus setelahnya..tapi seperti ada yang berubah, apa ... lanjut baca
Lagi-lagi hari ini masih terpikirkan. Harap digaris bawah. Terpikirkan. Bukan dipikirkan atau memikirkan. Bagaimana tidak? Hingga tadi pagi, masih den ... lanjut baca
hari ini cinta dirayakan
bukan dengan makan malam
bukan dengan hadiah perhiasan
bahkan tanpa bunga yang menawan
hari ini cinta dirayakan
dengan ... lanjut baca
Waktuku adalah HARI INI
Aku akan memulainya dengan ucapan syukur dan senyuman
... bukan KRITIK
Akan kuhargai setiap detik, menit, dan jam
.. ... lanjut baca
ku cinta kau hari ini
entah esok atau nanti
karenanya,
ku tak berani berimu janji
akan cinta yang abadi
sebab tak ada yang pasti
yang ada hany ... lanjut baca
Pagi baru dimulai. Hari masih gelap dan butir-butir embun kembali membahasi bumi di pagi ini. Sekuntum bunga mawar sudah siap menghadapi hari. Mawar i ... lanjut baca
Aku Tidak Ingin Mati Hari Ini
Teks. Edo Wallad
Tidak ada linangan air mata, tidak pula jerit menyesal. Aku hanya bisa terhenyak. Dua hari yang lal ... lanjut baca
sungguh suatu pelajaran yang sangat berharga yang di dapat pagi ini yang dituturkan dalam bahasa begitu indah. Wah, kalo jadi buku, rasanya ngebaca sampe berkali2 juga ga bakalan ngebosenin. (kalo diperhatikan tiposnya cuma di dua kata dech, yaitu Unda , mungkin maksudnya Bunda tapi ketinggalan huruf b nya, sama berbiat yang harusnya berbuat ). kalo ga salah lho, mas. selanjutnya bagus banget dach. kehilangan kata2 wie buat ngomentarin....Trus nulis kayak gini yah??? wie suka, heheeh
four thumbs up... true, kebaikan dan usaha untuk berbagi tidak pernah mampu untuk menunggu waktu. karena semua manusia punya potensi tuk berbuat baik yang tidak terbatas. terus menulis ya mas...
Subhanallah.. apa yang kamu sampaikan dengan tulisan ini sangatlah menyentuh hati saya. Tidak seharusnya kamu pesimis bahwa tulisanmu tidak akan di baca orang lain. Waaah.. jadi iri kalau melihat orang bisa membuat tulisan seperti ini hehehehehe...
Touching, Khrisna..
Aktivitas keseharian keluarga mungil itu jadi terasa indah dalam balutan kata-kata--*hayyah, sok puitis :D*
Rasanya damai...
Kalo ada angka vote 11, aku kasih 12.
Oya, email tersebut juga aku terima beberapa hari yang lalu dari entah siapa pengirimnya.
tetapi dirimu merangkainya dalam suatu cerita utuh yang berkesinambungan aku rasa ini sebuah peluang.
Banyak buku tentang sebuah cerita yang dicerita ulang cukup sukses dipasaran dengan kepiawaian penulis menggugah rasa pembaca. Apakah itu sisi spritualnya, motivasi atau ilmiahnya.
Jangan lupa baca ceritaku juga ya.
sarat makna ^^
pesannya, makna dan keindahan bahasanya benar2 memberi spirit bg aq pribadi... thx Mas Khris ni karya sangat bernilai...
Assalamulaikum?
Cukup bangus tema yang Akhi bangun, dan alur ceritanyapun sangat bisa ana nimati.
Maaf akhi kalau ana baru bisa berkunjung.
om.. mataku sampai berkaca-kaca
baiklah, dari segi penuturan, kukira sudah cukup tepat dengan apa yang hendak disampaikan. Waktunya mempermainkan emosi pembaca nih? he he he...
Panjang-panjang begini kalau dibikin bentuk buku kukira gak masalah.. bagus malah.
Membaca Kisah ini menambah pembendaharaan kasih...
ternyata kita memang harus mengasihi semua mahluk agar jiwa kita tentram
" Wahai napsu (jiwa) yg tenang kembalilah kepada Tuhanmu dengan ridho dan diridhoi "
tulisan yg selalu menjadi tempat bercermin dan belajar.. salam..
ini enaknya berdiri disini, bisa mencari hikmah dari sahabat.
salam mas khrisna...
inspiratif, mendidik, sarat pembelejaran dn perenungan. Udah lama gag baca tulisan om khrisna, belum2 sudah buat nae belajar banyak ^^

bagus sangat cerita ini!! Dari cerita sehari-hari, tp diolah sedemikian rupa, dibungkus emosi yg baik, dan aaaaah,, manis begini...
KArya yang sangat indah...
Mampirlah Blie...
Subhanallah.. keren pak krisna!
sarat makna (:
khris..
kalo yg ini mah gak bakalan ngalahin karya yang mana2 deh..
kemana aja khris??
tak ada rimbamu..
miss u so, euyy..
salam di aatas salam saya ucapkan untuk omh pabicaraka
terima kasih atas motivasinya,semoga rasa tetap ada
moga aja tuh penerbit ga bodho amat n ga nolak neh cerita
memang cocok untuk buku...menanti untuk menammbah koleksi di almariku
(bisa aku gratis satu?tidak ding, harga diri.....diskon 90% aja)
maaf saya memberi poin segini bkn krn tulisanmu jelek tp pengen pas-in ajah jd dua ratus hihhi
sebenernya banyak kok yg lirik ini tulisan secara maknanya dalem banget so jadilah org yg PD akan tulisan kita sendiri ^^
Antara Reality dan fiksi menjadi sebuah makna Tendensi yang bernilai tinggi Semoga Allah bersama kita dalam memberikan Nur-NYA di dalam pngtahuan, terutama di dalam tulis-menulis...amin, kapan mampir kerumah Bang?.