Pejuang Arus Kehidupan: Virundi #2

Pengumuman seputar migrasi kemudian.com klik pengumuman. Bagi yang ingin melanjutkan chatting, silahkan klik chatting

Di tepi sebuah jalan setapak, di tengah sebuah hutan, Janis pernah dalam diam melewatkan suatu siang hari yang sepi. Sesekali, terdengar burung-burung berkicau. Kicauan yang berasal dari balik berkas-berkas cahaya yang memancar melalui dedaunan. Sesekali, terasa ada gemerisik bantal-bantal sesemakan. Semak-semak tinggi yang tumbuh di sekelilingnya dari dalam tanah yang kecoklatan, merintangi langkahnya.

Lalu kemudian, Janis melihatnya datang: apa yang tampak sebagai gumpalan cahaya kecil dengan sepasang sayap mengepak-ngepak.

Rating

64
points
Views: 2 reads
Comments: 0
Rating:
71.1111

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
Bamby Cahyadi's picture
Bamby Cahyadi at Ahaaa... (21 weeks 6 days yang lalu)

Sebuah cerita fantasi yang sangat bagus dan menarik. Sudah lama tidak membaca cerita kolaborasi manusia dan peri atau makhluk imajinasi lainnya. Dan Alfare menyajikan cerita ini dengan alur yang enak dibaca dengan pikiran yang berfantasi untuk menanti kelanjutan di kota industri falekenfa.

Kutunggu lanjutannya.

bonk's picture
bonk at wah fantasis (21 weeks 6 days yang lalu)

nih cerita fantasis, bikin penasaran, ada apa gerangan dibalik tapi konfliknya mana? kok gak ada seh! inih mah bukan cerpen namanya! tapi dongeng anak sebelum tidur! donT worry be happy! cerita kamu kern habis! di tunggu lagi karyanya ya!

Villam's picture
Villam at villam says, (21 weeks 6 days yang lalu)

walah... ternyata flash back ya? hmmm... oke, ini adalah adegan perkenalan mereka berdua. sekarang, cepat kasih aku lanjutan cerita utamanya! wakakakakak...

elbintang's picture
elbintang at ah... (21 weeks 6 days yang lalu)

jadi Janis itu tetap sejenis pahlawan ya *grin*

aku tadinya berharap dia turunan hamarut atau sejenis hamarut manusia...

ha.ha.
ayo lanjutkan!
-------------------
cheers!

AkangYamato's picture
AkangYamato at (21 weeks 6 days yang lalu)

Huaaah!.. Menurut saya, seperti biasa, karya yang (menurut saya) tanpa cela, hanya bisa berharap cerita selanjutnya aja deh! >,<

dirgita's picture
dirgita at Hm.... (21 weeks 5 days yang lalu)

Janis memang sepertinya akan menjadi pahlawan. Tapi, mungkin lebih baik jika Janis bukan seorang fighter (yang menaiki Prajurit Prana), tetapi memiliki keinginan yang tinggi untuk melindungi teman-temannya (eh, kok, jadi mirip Ueki?).

Aku menunggu sisi romantis cerita ini.

Mau menghibur diri karena terus memikirkan cerita yang penuh kekompleksan? Baca Maaf, Elena tak Tertolong. Dijamin menangis.

addang13's picture
addang13 at &gt;.&lt; (21 weeks 4 days yang lalu)

kenaaaaaaaaaapa!!!
kenaaaaaaaaaapa!!!

Kenapa cerita senior begitu keyeeeen

145's picture
145 at Sebuah loncatan ya... (20 weeks 5 days yang lalu)

Nyaris bingung karena tiba-tiba saja flashback... atau justru ini permulaan ceritanya? Uwaah dan ternyata setelah dibaca tetap bingung... kemunculan hamarut di hutan? kukira makhluk itu mencari dan menyerang manusia? dan tokoh Ruru... kayaknya di bab sebelumnya gak ada.... ah entahlah