Saat airmata bicara

Pengumuman seputar migrasi kemudian.com klik pengumuman. Bagi yang ingin melanjutkan chatting, silahkan klik chatting

Aku masih setengah terlelap ketika ia memandangku dari sisi ranjang kecil di sudut kamarku.
Masih saja berantakan seperti biasa, tidak berubah.

Piring yang kemarin malam kugunakan untuk makan malam mie instant, serta kertas kertas hasil riset masih juga berantakan diatas meja. Buku tebal bertuliskan Biologi molekuler, berada disebelahku, setengah terbuka.
Ah, rupanya baru saja kemarin kubaca, hingga larut sepertinya.

„Kenapa nggak coba rapihkan kamar sih?“ Katanya sambil masih menatapku lekat.

Rating

28
points
Views: 1 read
Comments: 0
Rating:
56

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
kes_luph's picture
kes_luph at (21 weeks 5 days yang lalu)

g rada ga ngerti ni yg bagian akhirnya...
duh, maap ya..
u minta tolong g bntuin, g nya malah off...
mahap...

tinatina's picture
tinatina at (21 weeks 5 days yang lalu)

hmm. .
ceritany trlalu sdrhana,wlaupun memang sgt brmakna!
ada beberapa detail yg kyny g trlalu perlu. .
Tp,km bner" cerdas mrangkaikan kata !

muamua's picture
muamua at tentang cinta sejati kah?? (21 weeks 4 days yang lalu)

hmmm... iya sih.. kalo menurutku alurnya terlalu sederhana.. tapi tetep aja orang yang bisa menghasilkan sebuah karya patut mendapat nilai tambah dibanding orang-orang yang hanya bisa berkomentar.. hehehe.. kayak gw ini...T_T

Chatarou's picture
Chatarou at Suka... (20 weeks 5 days yang lalu)

Aku nggak ngerti theori menulis, tapi aku suka ceritamu..