Pengumuman seputar migrasi kemudian.com klik pengumuman. Bagi yang ingin melanjutkan chatting, silahkan klik chatting
Ponsel CDMA ku berkedip-kedip. Sebuah pesan pendek, dari dia. Sudah seminggu lebih ini aku dan dia tidak bertukar pesan pendek. Sebuah hal di luar kebiasaan. Sengaja aku tak menghubunginya, karena aku yakin, ia pasti akan menghubungiku lebih dahulu. Dan aku benar.
Kubaca deretan huruf di layar ponsel yang tak terlalu lebar itu.
Thanks for a wonderful one year. I will always cherish it.
Di sepenggal sore dengan rintik hujan yang tak mau berhenti, sepasang lelaki dan perempuan memasuki sebuah kedai kopi dengan replika menara Eiffel di ... lanjut baca
Selasa, jam 8 pagi, Johan terbangun oleh dering ponselnya.
“Jo, gimana ya?” suara Siska terdengar begitu gundah.
“Apanya yang gimana?” jaw ... lanjut baca
Selasa, jam 8 pagi, Johan terbangun oleh dering ponselnya.
“Jo, gimana ya?” suara Siska terdengar begitu gundah.
“Apanya yang gimana?” jaw ... lanjut baca
Deg.
Mata lelaki itu begitu tajam menghujam, menembus sampai ke relung hati, membuat jantung si gadis belia berdegup kencang dengan tubuh gemetar. ... lanjut baca
Aku sayang Ayahku. Sepanjang ingatanku, ia adalah seorang Ayah yang baik. Dalam kenanganku, ia selalu tertawa, jenaka penuh canda tawa, kata-katanya ... lanjut baca
Ponsel CDMA ku berkedip-kedip. Sebuah pesan pendek, dari dia. Sudah seminggu lebih ini aku dan dia tidak bertukar pesan pendek. Sebuah hal di luar ... lanjut baca
Tuhan mengirimi ku
Sebuah pesan paling singkat
Berisi sebuah kartu
Dan harap yang lekat
Ada firasat
Ada ingatan sesaat
Dia hadir
dalam sebu ... lanjut baca
[b]: Zera[/b]
Malaikat hari ini mengantar pesan
Pesan itu berbunyi,
Ini sebuah pesan
bagi yang sedang berkurang bulan,
bagi yang tahunnya h ... lanjut baca
Keberangkatanmu malam ini dimulai Nak
bukan ke negeri para nabi seperti dongeng yang entah kapan kubacakan terakhir kali
Tetapi ke sebuah tempat yan ... lanjut baca
Bibir tak mampu berucap
Kata tersembunyi di hati
Kata demi kata tertimbun di dada
Menyesakkan hingga tak mampu bernafas
Hati merangkai kata-kat ... lanjut baca
Apakah kau tau seperti apa perasaan itu?
Apakah kau pernah bertanya tentang sebuah perasaan?
Apakah kau mau merasakan bagaimana perasaan itu?
Nu ... lanjut baca
Aku tau, telah terjadi sesuatu disini
Aku tau, karena aku bisa merasa
Tapi mengapa?
Tapi mengapa aku hanya berdiam saja?!
Sementara sesuatu yang b ... lanjut baca
Aku hidup...
Apa yang hidup?
Aku sekarat...
Apa yang sekarat?
Aku mati...
Apa yang mati?
Itu pikiran yang selalu lalu lalang di pelupuk
Mema ... lanjut baca
Seseorang tiba-tiba hadir di handphone-ku
Menggedor-gedor dari balik layar
[i]keluarkan aku,
terlalu banyak nama di sini![/i]
Padahal aku tak ... lanjut baca
:Lia Edelweis
Ibu... isakmu merdu mendayu
Temaniku dalam buaian malaikat kecil
Ibu.. kuatkan engkau di sana
di sini aku bisa berlari
tak perl ... lanjut baca
Dering ponsel itu tidak kuhiraukan sejak bunyi pertamanya. Pun tak kulihat nama siapa yang berpendar dalam layar mungilnya.
Itu tidak perlu.
Su ... lanjut baca
EYDnya dunk diperhatiin...
keep writing ^^
penjiwaannya tidak setebal cerita barbie-mu. om cuma bisa ngrasain aja. ga pakar buat jelasin apanya.(hehehe om lebih ke puisi)
salam.
runtutan ceritanya ngalir asyik..
hanya saja kesadaran sang playboy seperti terlalu cepat hanya dengan satu sms saja..
untuk ukuran drama, emosi dan penokohannya (menurutku) tipis ^o^
hehe!
selain EYD bener kata om joma,, ada yang kurang pada cerita ini. Yup,, it's emotional!!! aku cuma ngerasa ini cuma jalinan kata aja.
Aku suka.................ceritanya. Diluar EYD dll.....
Aku liat seru.....membuatku tersenyum.
Keep writing!!!!!