Pengumuman seputar migrasi kemudian.com klik pengumuman. Bagi yang ingin melanjutkan chatting, silahkan klik chatting
“Gimana Be? Jadi kita tarik nggak?” Tanya Fenny dengan wajah cantiknya yang sedikit cemas.
“Udah kamu Tanya sebelumnya ama dia?”
“Yup ! Dan dia bilang oke.” Jawab Fenny antusias.
“Gimana tanggepan anak-anak yang laen?” Tanyaku lagi.
“Anak-anak pada suka ama permainannya Be. Tinggal kamu aja yang terakhir liat Esa beraksi. Hehe.“
“Dasar. Tiap ada perekrutan anggota baru, selalu aku yang tau terakhir. Kemaren-kemaren pas kita audisi Komang si “gitaris mellow” itu juga aku yang di kasih tau terakhir.” Keluhku sambil bercanda.
Horeee!! Rangga bikin cerita musik, nih.. Lha kalo vokalisnya nggak kuat main dari E atau G berarti mesti ganti tangga nada dong..^^
Kalo aku sukanya lagu-lagu dari A minor kekekeke
nah lho dikasih komentar sama guru piano yang hapal tanga nada. kalau emang nadanya gak cukup pake aja tangga di garasi. salah jangan di rumah tangga tetangga sebelah aja
menarik lho menulis cerita berlatar belakang musik. makanya pengen banget deh kenal lebih dekat sama penulis cerita ini. sekalian juga sama guru piano yang kasih komentar sebelumnya
Wah, ceritanya mengalir bagai alunan musik yang merdu di kuping. Tulisan Rangga ini sangat pop dan ringan, enak dibaca.
Kalau backgroundnya bukan musikus, pasti banyakk sekali sumber literal musik yang dipakai untuk cerita ini hehehe.
Ditunggu lanjutannya.
musik? Saia suka banget gaya penceritaan seperti ini. Simple. Dan padat banget cakupannya, menurut saia. Menambah pengetahuan juga. Bdw, saia suka kunci G. Hehehe
sebagai sebuah cerita, aku suka. Akan tetapi, menjadikan cerita ini sebagai karya seni, saya rasa kurang menggigit.
Ayo paculah cerita ini menjadi karya seni..
Overall cerita ini memberi gambaran lumayan jelas likaliku pemain band, saran saya cuma satu yaitu..deskripsi, menejelaskan sesuatu, bisa masuk part by part dalam cerita..tapi mungkin karena ini bergaya monolog kali ya..jadi ya sengaja dibuat seperti itu. oke bro saya baca lanjutannya..
dulu saya pernah nyoba bikin novel ttg musik, dan akhirnya--seperti biasa--terkubur entah dimana. Tapi baca cerita ini, bikin saya penasaran lagi. Mengapa? Karena penulis punya pengetahuan ttg musik yang cukup luas. Sangat mendukung!
Here i go again
wrote a silly love song
in a stinky four walls
that i called home
There she goes again
sitting next to me
watch the bird s ... lanjut baca
Kembali di sini diri ku menanti dirimu
tempat kita dulu mengikat janji
banyak hal yang ingin aku katakan kepadamu
isi hati yang ingin kau kembali
... lanjut baca
Perlahan-lahan mulai kusadari
ketabahanku menjadi kepasrahan
entah kemana lagi harus ku mencari
sosok seperti dirimu yg tak akan tergantikan
... lanjut baca
Gelap malam kian temaram
Hembusan angin menggoda bak perawan
Sendiri ku melawan
Angin malam
Malam bintang
Malam bulan
Malang anak manusia
Sen ... lanjut baca
Satu kota tiga iman
Zionis,Pasukan Salib Eropa sampai Salahudin
Zaman Ibrahim hingga Palestine
Genderang perang terus ditabuhkan
Tetes air mata ... lanjut baca
Hey mr. perfect can you tell me what to do ?
A woman that i love is break my heart in two
Hey mr. perfect did you ever feelin' blue ?
So if you do, ... lanjut baca
Some people hate silly love songs
Some people desperate to fill their world with it
Some would say “hey man, get a life!”
The other would s ... lanjut baca
Saat ini aku merasa seperti tokoh di buku The Catcher in the Rye karangan J.D Salinger itu. Seorang anak muda bernama Holden Caulfield yang tidak ... lanjut baca
Konsentrasi
Tatap mata saya
Hitam putih kutatap
Tapi bukan mataku
Apalagi matamu
Papan hitam putih yang kutatap
Penuh konsentrasi
Tik.. tok ... lanjut baca
Beginilah diriku sekarang. Tinggal di rumah kontrakan sempit yang sebagian besar penghuni rumah di sekelilingnya adalah pemadat pengangguran yang me ... lanjut baca
Gretchen,
Sudah seminggu matahari tak menampakkan diri di langit Jakarta, apa karena kamu sedang bersedih?
Kamu pikir kehidupanmulah yang paling ... lanjut baca
I'm a FALL OUT BOY in the midst of my self - destruction
Breakdown seems to attach in the tales of MY CHEMICAL ROMANCE
I'm straight, no booze, no dr ... lanjut baca
I'm a FALL OUT BOY in the midst of my self - destruction
Breakdown seems to attach in the tales of MY CHEMICAL ROMANCE
I'm straight, no booze, no dr ... lanjut baca
London, November 2006
I sat alone, wrapped in a dirty bath towel, chain smoking. Josh Groban was playing faintly on the radio, the television turne ... lanjut baca
The quiet sound of the rain pelting pleasantly when I hum to myself, in the city I think of you
London, London Eye
Rio berdiri di bawah langit m ... lanjut baca
because of you
because of your love
i wanna know what love is
i wanna feel what love is
even you seem so far away
there's a song in my heart
e ... lanjut baca
Jika ada suatu emosi yang benar-benar dirasakan manusia, maka itu adalah perasaan takut. Mula-mula pada kegelapan, kemudian rasa sakit, lalu pada hal- ... lanjut baca
Mula-mula bangkai, lalu ikan-ikan di lautan, kemudian binatang-binatang yang merayap di atas tanah, kemudian burung-burung yang berterbangan di angkas ... lanjut baca
Three boxes of Marlboro menthol and a bottle of vodka were ornamenting the coffee table where I put my legs above it carelessly. I don’t give a damn ... lanjut baca
Aku adalah pagi hari...
Pagi hari yang mulai membuka lembaran baru kehidupan tiap insan manusia bisa membuat sesuatu yang mungkin tidak anda perkir ... lanjut baca
Horeee!! Rangga bikin cerita musik, nih.. Lha kalo vokalisnya nggak kuat main dari E atau G berarti mesti ganti tangga nada dong..^^
Kalo aku sukanya lagu-lagu dari A minor kekekeke
Assalamualaikum Rangga?
Menetas lagi karyamu, sudah lama ane tunggu-tungu.
hehehehehehe....
Masih berbau dengan musik ya?
Waaaah!!... Keren neh!.. Cerita tentang band musik, hmmm, jadi teringat BECK, moga aja kelanjutannya lebih keren!!..
nah lho dikasih komentar sama guru piano yang hapal tanga nada. kalau emang nadanya gak cukup pake aja tangga di garasi. salah jangan di rumah tangga tetangga sebelah aja
menarik lho menulis cerita berlatar belakang musik. makanya pengen banget deh kenal lebih dekat sama penulis cerita ini. sekalian juga sama guru piano yang kasih komentar sebelumnya
wich ... cerita yang keren
bisa bijin beken nech !
Ya blon selese, kirain ga bersambung
Ditunggu ya lanjutannya & lagu barunya...
Wah, ceritanya mengalir bagai alunan musik yang merdu di kuping. Tulisan Rangga ini sangat pop dan ringan, enak dibaca.
Kalau backgroundnya bukan musikus, pasti banyakk sekali sumber literal musik yang dipakai untuk cerita ini hehehe.
Ditunggu lanjutannya.
Baca ceritaku juga ya.
baguuusss
hohohoo...
musik? Saia suka banget gaya penceritaan seperti ini. Simple. Dan padat banget cakupannya, menurut saia. Menambah pengetahuan juga. Bdw, saia suka kunci G. Hehehe
Wah, aku suka nich cerita ttg musik. apalagi musik blues. aku suka bgt sama Gary Moore. Salam kenal ya bang rangga mahesa.
ini lebih detil ke Esa yah? kenapa?
sebagai sebuah cerita, aku suka. Akan tetapi, menjadikan cerita ini sebagai karya seni, saya rasa kurang menggigit.
Ayo paculah cerita ini menjadi karya seni..
Saya jadi tahu klo Mr. Recordman-nya Ugly Kid Joe berawal dari chord G.
Nice story bro. Ditunggu klanjutannya.
wah wah wah... anak band banget ya ceritanya hihi. cukup sebagai penikmat saja yang Rangga. LANJUT ah...
Overall cerita ini memberi gambaran lumayan jelas likaliku pemain band, saran saya cuma satu yaitu..deskripsi, menejelaskan sesuatu, bisa masuk part by part dalam cerita..tapi mungkin karena ini bergaya monolog kali ya..jadi ya sengaja dibuat seperti itu. oke bro saya baca lanjutannya..
dulu saya pernah nyoba bikin novel ttg musik, dan akhirnya--seperti biasa--terkubur entah dimana. Tapi baca cerita ini, bikin saya penasaran lagi. Mengapa? Karena penulis punya pengetahuan ttg musik yang cukup luas. Sangat mendukung!
Kalau u baru stuck nulis yang ini. Kenapa nggak mencoba nulis yang lain bro?
Menurutku cerita ini bagus! Pengetahuan akan musiknya udah cukup mengena. Terus tinggal apa lagi?
Kalau gue sih bisa nerusin. Tapi, nggak bisa sedalam pengetahuan tentang musik loe.
n_n