Sepi.
Tidak ada suara manusia. Hanya suara-suara merdu dari buaian rerumputan. bergesek tertindih kaki-kaki katak yang melompat ringan.
Sepi.
Saya berdiri di rerumputan ini. merasakan dingin malam yang memudar. menyaksikan malam yang berlari bersama waktu. hitamnya terulur. menyambut hembusan pagi di ufuk timur.
Sepi.
Tiada yang lebih indah dari ketenangan seperti ini. hanya gemerisik ujung-ujung rumput di dekat kolam dan jangkrik yang sesekali mengerik.
sepi.
sepi membuat saya kaku, kata mereka. dingin malam membuat saya beku. Berteman detak nadi tanpa aliran darah. Apakah mungkin? Desah nafas yang memburu tanpa oksigen, apakah bisa?
sepi
enggan beranjak, kuputuskan menikmati sepi. kuuntai tali logika berbalut nurani. saya yakin itu berguna. untuk mengikat memori yang akan saya alami esok hari. Biar kelihatan rapi. Biar tersimpan baik-baik. Agar tidak bercerai. Agar tidak tercecer
Rating
Comments: 0
Rating:
Delicious
Digg
Facebook
Technorati
selamat malam wahai para kawan
sebab malamku begitu renta dan rapuh
mungkin saya begitu terjatuh mati
terurai oleh tajamnya duri duri mawar
tercabik cabik taring udara kota
doakanlah ketika dirimu melayat
sebab sekian lama mereka sakit
menular hingga pelosok pelosok nadi
selamat malam kawan sebab saya pasti mati..
jenguklah bangkai hatiku yang kecil..
mawar hitam
Assalamualaikum?
Akhirnya di pindah juga none.
Asalkan jangan sepi hati aja, ingat pada titik-Nya...
Nune mendatu-dayu euy....
Sepi, dalam sepi kau rasakan keramaian. Keramaian dalam sepi!
Tengoklah ke kanan. Lihat! Sepi berkawan ramai. Menari-nari dalam tempurung imajinasimu
ayo riuhkan malam dgn tarian lumrah imajinasi. hujam saja rasa sepi...
Hampir msh seperti sbuah cerita..hehe
Puisi alur sejajar yg cukup berhasil...(adanya repetisi kata'sepi' yg berulang dan tanpa klimaks)
Kata "saya" kok sebaiknya jangan dipake, diganti aja dg "ku"..rasanya lbh puistis..kalo "saya" tu lekat banget dg cerita..hehe
keren!!!
menurut sy sih agak mirip2 cerita..
tp tau apa sy... hehehehe
^o^
wuich puisi
yang luar biasa jez
jember endi koen rek ?