Aku ngin memberikan sumbangan untuk ending, gimana kalau kalimat penutupnya menjadi begini: meski gelap dan terang akan menjadi temaram (bukan remang).
waah...saia kok macam dihantam si pencerita yak? Seolah-olah dia menghadirkan kenyataan di sela-sela kenyataan. yang tersembunyi dan pahit.
Tapi, saia ngerasa karakter Jo-Vita ini terlalu dilebih-lebihkan, Om! Gimana yak?
Overal!
Om menyuguhkan opini dalam hidup Jo-Vita. Terusik deh! Hehehe
Jangan tanyakan ending. Saia ngerasa, penulis ingin pembaca merenungkan kisah tanpa bertanya gimana akhirna.
eemm..
dilematis ya mas..
dari karyanya, non suka banget, cara menyampaikannya pun, unik..
menyampaikan suatu 'kenakalan'tapi dalam balutan 'kesopanan'..
tapi, tetep aja, ini masih hal yg tabu bt non mas..
maaf ya..
WELCOME!!
kawan menurutku pribadi.
ini gaya boleh ditahan.
kau mampu mengawinkan puisi dan cerita.
JUJUR.
aku pengen bisa seperti ini...hiks hiks hiks.
jangan tanya bagaimana
seperti bayi yang lahir
rasa itu hadir
jangan tanya kenapa
serela adam turun surga
asal dengan hawa
jangan tanya ... lanjut baca
sejarah telah salah mencatat
hari kasih sayang tak di februari empat belas
empat hari ke belakang yang terlewat
saat itulah kasih sayang mula ditun ... lanjut baca
Begadang sebab harus
Kerjaan serupa Bondowoso
Sebelum terbit mentari
Harus usai ngetik materi
Seruput walau tak haus
Kapal api bagai jin pemban ... lanjut baca
katanya suka sama suka,
lalu kenapa akhirnya jadi tak suka?
setelah buka sama buka,
kenapa kini tutup dan tak lagi sama?
kini maki sama ma ... lanjut baca
“pat..pat..gulipat..”
dunia bulat dilipat dalam kotak
ruang-waktu seperti buntu
dipilah dalam kotak berangka
dipilih sebisa otak menerka
... lanjut baca
Aku Rasti
Janda, sebab suamiku yang gali ditembak mati
Karena mengangkang takut dikemplang Tuhan
Ya sudah saja
Aku pilih menadah
Sewa bayi diba ... lanjut baca
Dalam Rangka 80 Tahun Sumpah Pemuda, Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga
RI menyelenggarakan Lomba Karya Tulis dan Penghargaan untuk Penulis Artik ... lanjut baca
Ibu-ibu di Desa Lembah Hijau sedang gempar, karena Anak-anak mereka yang masih di bawah 9 tahun hilang tanpa sebab. Waktu kemarin sore, mereka main de ... lanjut baca
MISTERI HILANGNYA KUNCI RAHASIA "BLUE DIAMOND"
Oleh : Hasna NKH (Kelas 1 SMP)
Murid-murid SMP Nusa Harapan digemparkan oleh peristiwa yang menimpa ... lanjut baca
MISTERI HILANGNYA KUNCI RAHASIA "BLUE DIAMOND"
Oleh : Hasna NKH (Kelas 1 SMP)
Murid-murid SMP Nusa Harapan digemparkan oleh peristiwa yang men ... lanjut baca
Murid-murid SMP Nusa Harapan digemparkan oleh peristiwa yang menimpa Prof.Doni, kepala sekolah mereka, yang hampir satu bulan selalu mengurung di ruan ... lanjut baca
“ Vian! “
Arviana mengeluh pelan. Dia sudah berusaha menghindar dari Kyan hari ini dengan datang ke kantor pagi-pagi. Pengalamannya yang kemar ... lanjut baca
Rembulanku,
Aku telah menyelesaikan satu lagi puisi untukmu. Tak banyak kata, Cuma beberapa bait yang kupikir mampu menggambarkan betap ... lanjut baca
Entah bagaimana menceritakannya. Meski terdengar aneh, tapi benar-benar ada pantai dalam kamarku. Benar, pantai yang memiliki pasir, karang, ombak, po ... lanjut baca
Suatu hari, uang saku Ranu habis hanya untuk membeli jangkrik di depan sekolah. Tak biasanya Ranu menghabiskan uang saku, padahal sebelumnya dia sanga ... lanjut baca
Cara bercerita yg unik namun enak dukunyah-kunyah..hehe.
Uuuenakk skali alur bacanya nih Mas..
Ending sebuah kesadaran diri...
Tp kan ini crita..rasanya endingnya masih kkurang tegas dan jelas...
Atau memang sgaja dibuat teka-tehki ya...?
^_*
Aku ngin memberikan sumbangan untuk ending, gimana kalau kalimat penutupnya menjadi begini: meski gelap dan terang akan menjadi temaram (bukan remang).
Tidak ada dialog sama sekali. Tapi lumayan keren.
waah...saia kok macam dihantam si pencerita yak? Seolah-olah dia menghadirkan kenyataan di sela-sela kenyataan. yang tersembunyi dan pahit.
Tapi, saia ngerasa karakter Jo-Vita ini terlalu dilebih-lebihkan, Om! Gimana yak?
Overal!
Om menyuguhkan opini dalam hidup Jo-Vita. Terusik deh! Hehehe
Jangan tanyakan ending. Saia ngerasa, penulis ingin pembaca merenungkan kisah tanpa bertanya gimana akhirna.
just comment, Om Dayat
ternyata begini hasilnya kalau penyair bikin prosa...
kuat dan indah...
------------------
cheers!
satu yg kerasa olehku
dirimu masuk dalam cerita padahal ga ada kamu di situ
hayoo...
lepaskanlah dirimu dulu (penyakitnya ternyata sama dgku..hheheh)
Assalamualaikum Bang?
Dari kemarin ana baca karya yang ini dan sekarang ana baca lagi, ga bosan-bosan ana membacanya.
dalam penulisan cerita abangpun punya ciri khas.
Pertahankan itu bang...
eemm..
dilematis ya mas..
dari karyanya, non suka banget, cara menyampaikannya pun, unik..
menyampaikan suatu 'kenakalan'tapi dalam balutan 'kesopanan'..
tapi, tetep aja, ini masih hal yg tabu bt non mas..
maaf ya..
WELCOME!!
kawan menurutku pribadi.
ini gaya boleh ditahan.
kau mampu mengawinkan puisi dan cerita.
JUJUR.
aku pengen bisa seperti ini...hiks hiks hiks.
kaya bodhi nya supernova-akar ya?
cita2nya mati, hehe..
Aku suka banget susanan kata yang ini ^o^
Keliatan banget model lirisnya......
Dan pengaruh konflik pun cukup terasa.....
Keren Bang ^o^