Kucoba mengikutimu dengan langkah mungilku. Peluh menetes menembus pori-pori bajuku. Helaan nafasku tak juga menyurutkan langkahmu. Kau terus melangkah. Langkah lebarmu sepanjang dua kali langkahku. Aku terkadang harus melompat untuk menjajari langkahmu.
”Pelanlah sedikit” pintaku.
Telingamu seperti tidak mendengar pekikanku. Gelegar guntur di langit meredam suaraku. Jangankan menjawab. Menolehpun tidak kau lakukan. Setengah putus asa kugapai bajumu. Sayang tanganku tak cukup panjang untuk meraihmu. Langkahku yang menyurut membuat jarak kita semakin jauh. Hatiku panik. Aku tidak mau kehilangan dirimu. Aku melemparkan sepatu kiriku ke tubuhmu. Satu-satunya cara agar kamu tahu bahwa aku berada tepat di belakangmu.
Bukk!!
Sepatu itu berhasil menabrak bahumu. Langkahmu terhenti. Agak terpincang aku mendekatimu. Menghindarkan telapak kaki kiriku yang telanjang dari jalanan yang penuh genangan air selepas hujan. Dan tiba-tiba dunia terasa berhenti. Untuk pertama kalinya kamu menoleh. Ekspresi itu tidak kukenali. Baju kuning gading ini. Celana hitam ini. Rambut berpotongan pendek ini. Dan postur seperti ini.
YA AMPUUUUNNN!!
Wajah itu BUKAN WAJAH KAKAKKU!!!
Rating
Comments: 0
Rating:
Delicious
Digg
Facebook
Technorati
Assalamualaikum?
Bahasanya masih bahasa puisi none.
Yek jadi bingung nich, sepertinya none mulai keranjingan puisi.
heheheheheehehe
melihat tagnya komedi, saya pikir akan lucu, tp ternyata tidak selucu yg saya kira..mgkn terpengaruh oleh gaya bahasa yang kamu pakai, sebab dari awal saya baca seperti sedang baca cerita thriler, drpd cerita komedi..

seharusnya "kakakku" dibuat huruf besar smua,jd ga trlewat lucunya..bagus
hehe.. saya juga sering salah orang!!!coba dilanjutin kayaknya seru nih!
hahahaha ... lucu ^o^
Yaelah, NUNE, perasaan kamu bukan orang yg suka ngebanyol. ngobrolpun, jarang kamu ngocol. Wah, kamu bikin cerita komedi kayak bikin prosa secara pendeskripsiannya.
Main-main di comfort zone-mu aja Kak! eksplorasi di sana aja. Mantepin dulu di sana, baru buka lahan baru.
Nune, kamu ngelempar sapa itu? Tukang parkir yang kamu sukai? hehehehe *ngaco*
Yuk, terus berkreasi! ^_*
emang begitulah rencananya. tidak menjadikan komedi saya sebagai reguler komedian
, bagaimana kalo di mix?! pikir saya. ^^...bagi yang tidak terbiasa, mohon maaf karena mengecewakan...
huaahhhaaahaaa!!
Jadi inget 'ma pengalamanku dulu.
hihi jadi senyam-senyum sendiri neh..
Salloooom!!!
"Orang yang merindu"
Ya Ampunnnnnnnnnnnnnnnnnnnn....
Bagus.............
nice_ ^_^
emang pas hujan pa dibolehin kalan diluar sama mama nune??
kan nanti bilangnya bisa sakit?
he...ehheh...ehheh..
hehehe
seepp....