Nyolong Rambutan

Pengumuman seputar migrasi kemudian.com klik pengumuman. Bagi yang ingin melanjutkan chatting, silahkan klik chatting

Pada sebuah malam yang gelap dengan bunyi sayap kampret bergesekan dengan daun daun pohon pisang, ketukan di atap rumah oleh selembar layangan yang nyangkut tak sengaja, serta sayup lolong anjing birahi, Ryan dan temannya yang baik hati dan tidak sombong, tidak bisa tidur. Kelaparan, dan tidak ada makanan di dapur, atau di lemari es. Warung tak ada yang buka, termasuk warung kopi di depan gang yang biasanya buka dua puluh empat jam non stop. Dasar sial.

Rating

39
points
Views: 1 read
Comments: 0
Rating:
65

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
Arra's picture
Arra at (21 weeks 2 days yang lalu)

haha... gila... unpredictable!

Chatarou's picture
Chatarou at Hi..hi... (21 weeks 2 days yang lalu)

Dasar maling ngga profesional...
He...he....
Pa khabar..?

pikanisa's picture
pikanisa at Ommmmm seru om... (21 weeks 2 days yang lalu)

oiyak... dirimu memang seneng nulis komedi yak?

udah biasa lahhhhhh...

pengen liat klo nulis yang radha serius-an... hehehehe...

soal ending seru euy. meski udah ketebak dari dua maling muncul itu.

ehmmmmm... cuma gimana ya... biar g cerita yang sambil lalu?

karena kesanku menjadi seperti itu pada cerita ini

deticko's picture
deticko at Nyolong Rambutan (21 weeks 2 days yang lalu)

kocak..!!!!

mey's picture
mey at satunya ryan itu... (21 weeks 2 days yang lalu)

ka iwan kan? ngaku...!!!!