Chapter 4: Ramalan
Cuaca berubah menjadi buruk, ada beberapa orang datang entah dari mana. Yang pasti mereka sudah berada di pesisir pantai Pulau Limong. Pakaian mereka lusuh seperti paranormal abad-20. Sepertinya mereka jauh dari perkembangan jaman yang ada. Jumlah mereka mungkin sekitar 20 orang.
“Kalian siapa?” tanya salah satu polisi yang sedang beristirahat di pantai itu. Tapi mereka tidak menjawab. Ia berusaha melihat wajah mereka yang tertutup oleh jubah. Entah corak apa yang ada di jubah itu. Yang pasti bukan hitam ataupun putih. Dan beberapa dari mereka, membawa edang yang tergantung di punggung mereka. Diantara dari mereka ada kakek yang pernah ditanyai oleh K903 dan K908.
“Hey kenapa kalian tidak menjawab? Siapa kalian?” suaranya kini seperti orang berteriak.
“Ada apa Tn.Arretche?” tanya K908.
“Kau kenal siapa mereka?”
“Tidak, sepertinya mereka bukan penduduk sini,” jawabnya.
“Tentu saja, Kami tinggal lama di goa dasar laut,” kata salah satu dari mereka.
“Goa dasar laut? HAHAHAHA, kalian jangan bercanda. HAHAHAHA. Untuk apa kalian ke daratan?”
“Kami hanya ingin memastikan ramalan kami. Ternyata itu benar. ”
“Jadi kakek bukan penduduk Pulau Limong ini, pantas saja kakek bisa duduk dengan tenang, jadi kakek cuma mengamati saja?”
“Kau cuma robot tak tau hal yang seperti ini, sebaiknya kau tidak ikut campur.”
==0o0==
Paranormal ini memberi nama kelompok mereka adalah The Burn. Karena sudah mengetahui hal ini akan terjadi mereka memperlajari cara menempa senjata, menjelajah tanpa terdeteksi, hingga meperlajari ilmu sihir dari buku-buku kuno yang mereka kumpulkan selama beberapa dekade lalu hanya untuk menutup kembali gerbang-gerbang negative.
The Burn bukan hanya 20 orang tapi ratusan orang yang tersebar di 7 titik di dunia. Kemungkinan 3-4 gerbang akan terbuka.
Memang tidak masuk diakal bahwa The Burn tinggal di goa dasar laut. Tapi itu memang benar. Semenjak pergantian peradaban manusia modern menjadi manusia teknologi. Beberapa orang menolak peradaban itu. Karena mereka memiliki perasaan yang cukup kuat apa yang terjadi di masa depan.
Untuk masuk ke dalam goa bawah air mereka pastinya mereka harus menyelam ke dasar laut lalu setelah sampai di bibir goa. Mereka harus menaiki beberapa anak tangga. Jadinya, air laut tidak pernah masuk ke dalam ruangan goa.
“Hey apa yang kalian lakukan?” tanya salah satu polisi yang sedari tadi melihat The Burn itu. “Hey apa kalian tidak bisa menjawab pertanyaan pertanyaan kami?”
Bersamaan The Burn menatap polisi itu dengan mata yang menyala. “He…he..he.”
To be continued……..
Rating
Comments: 0
Rating:
Delicious
Digg
Facebook
Technorati