kami adalah butir pasir di pesisir
kami hanyalah atom dari banyak molekul
kami semua cuma tetes air di laut
tapi,
kami adalah embun kecil di padang kerontang
dan kami jugalah kembang di padang rumput
kami hidup dengan akal,
kami hidup dengan tekad.
kami mati,tak bergerak di mata kalian
tapi kami hidup dalam penglihatan kami.
karena kami bernafas dengan persaudaraan
kami bergerak dengan kerja sama
antar keluarga
kami busuk,
kami sampah.
tapi,
kami adlh kebusukan menuju kesuburan,
seperti dedaunan mati,
lantas jadi manfaat bagi yg lain.
kami juga adalah sampah,
yang berproses mjdi barang lebih berguna,
kelak.
seperti lembar kertas yang ktor,
lantas menjadi lembrn baru yg lebih berguna
setelah daur ulang
kami lemah,kami sekarat
tapi,
lemah di mata kalian adl susun strategi bagi kami
kami berbuad dgn otak dan otot.
bukan cuma otak,
bukan cuma otot .
sekaratnya kami di matamu
adalahujian menuju taraf yg lbih baik
bagi ruas hidup kami.
kami ada,
meski
kalian bilang
kami mati
Rating
Comments: 0
Rating:
Delicious
Digg
Facebook
Technorati
puisi dari hati...
thx atas commentna td^^
bagus..sayang banyak kata yang disingkat,jadi agak mengganggu waktu dibaca.
Bgus dib..
eh.td ad yg rada retak..d baris brp y?
q jga sering bgt kyk gtu..ad retakan antr kalimat..
ambalan?
bagus.. cukup panjang, kalo bisa jangan ada kata-kata yang disingkat, kalo sms sih boleh hehehe....
bagus ini, tinggal edit aja cara penulisan kata sesuai EYD
semangat..........
ayo terus
jangan sampai
mati tanpa arti
jangan
hilang tanpa berjuang
Diba.. ^^
ah, kena nih, nancep di dalem sini *nunjuk ulu hati* .. ;]
emang sarat emosi bener ya puisi dari hati itu.. waaah..
^-^
hehehe seperti puisi underground dari oposan untuk pemerintah.. padat dan asik, teliti lagi saja pengetikannya..
Semangat yang benar2 membara-bara, luarbiasa tekatnya
hormat buat para pejuang