kenangan

Pengumuman seputar migrasi kemudian.com klik pengumuman. Bagi yang ingin melanjutkan chatting, silahkan klik chatting

Bersama waktu kan kutemui dirimu. Dalam lirih angin malam dan lelah yang tak berkesudahan. Diantara hingar bingar kehidupan yang tak pernah kumengerti dan membuatku muak.

Bersama getar langkahku kan kutemui dirimu. Dalam luka kaki yang perih menganga. Kan kutinggalkan bercak darah ini sebagai jejakku. Agar suatu hari aku bisa kembali lagi kesini. Menanggalkan penat. Membaca lagi kenangan.

Bersama mimpi kan kejejali lembaranmu dalam rangselku. Ada yang harus kubawa sebagai tanda. Bahwa ada kalanya aku mencipta rasa. Rasa yang bisa membawaku terbang tinggi. Membelah tabir imaji.

Bersama sepi yang mampu membuatku berpikir jernih kan kuukir namamu. Dengan tinta emasku. Dengan ukiran terbaikku. Kan kupahat disini. Di pohon favoritku. Tempatku mencari sekeping demi sekeping logam emas ilahi.

Rating

48
points
Views: 2 reads
Comments: 0
Rating:
68.5714

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
mawar_hitam's picture
mawar_hitam at (21 weeks 19 hours yang lalu)

aku tidak mengukir

prince-adi's picture
prince-adi at hmm (21 weeks 18 hours yang lalu)

manis
dan berhasil terurai dari kepalamu yang...hehehe

Paijo RX's picture
Paijo RX at hmm (21 weeks 8 hours yang lalu)

Ndul! Ngupil dulu nyok! hehehe

Kakak menulis mendayu-ndayu. Pinter ngolah kata-katanya.

"namamu" <- siapa itu, hayo ngaku ?? siapa itu?

paradoks's picture
paradoks at hmm.. (20 weeks 5 days yang lalu)

susunan kalimat yg menarik;kamu juga bisa menikmati/ambil hikmah dari sepi yang justru banyak orang coba jauhi. nice,writte some more..

man Atek's picture
man Atek at (20 weeks 4 days yang lalu)

siip bagus nech :
logam emas Ilahi, nice poem !

Chermythe's picture
Chermythe at (20 weeks 4 days yang lalu)

^-^