Tidak pada tiap kegilaan hanya menyimpan kegilaan. Pada dasarnya, manusia memiliki fitrah kesucian, memilih menuju jalan kebaikan. Masing-masing memiliki akal sehat yang membedakan manusia dengan hewan yang hanya dikontrol oleh nalurinya, oleh nafs-nya. Dan entah kemudian apakah fitrah yang ada sudah terlumur oleh ‘kepalsuan’ hingga diri yang suci menjadi kotor tak berarti. Itu semua tergantung pada individu masing-masing dalam menempatkan dirinya pada lingkungannya. Mewarnai atau terwarnai, melarutkan atau terlarutkan. Hanya itu pilihannya.
9 untuk idealismemu,tapi aku juga mau kasih masukan bro.bahwa kamu ga akan bisa bener2 eksis sebagai manusia yang sesungguhnya peduli hanya dengan 'perlawanan dalam hati' seperti yang kamu tulis. kalo kamu cinta bangsa indonesia maka lawanlah segala penindasan,pembodohan dan ketidak adilan. jangan anggap kekuasaan adalah musibah,anggap aja sbg amanah yang harus kamu pertanggung jawabkan terutama dihadapan komitmenmu sendiri terhadap bangsa,calon anak-cucumu. jadi aja akuntan yang jujur dan kompeten,tapi itu pun bukan cara sebenernya untuk menjadi bener2 eksis,afterall,you live in indonesia bro.
Tulisan Anda menggambarkan kejujuran. Ts Pinang? Saya mengenalnya dari beberapa situs. Dia seusia dengan saya, hanya bedanya dia seorang penyair dan saya baru belajar walaupun dunia saya selama ini tak jauh dari sastra.
eksistensi yang masih jauh...
terlalu jauh ia berada dalam pikiran.
wah kau telah memberi manfaat dalam tulisan yg pekat dengan idealisme ini kawan..
9 untuk idealismemu,tapi aku juga mau kasih masukan bro.bahwa kamu ga akan bisa bener2 eksis sebagai manusia yang sesungguhnya peduli hanya dengan 'perlawanan dalam hati' seperti yang kamu tulis. kalo kamu cinta bangsa indonesia maka lawanlah segala penindasan,pembodohan dan ketidak adilan. jangan anggap kekuasaan adalah musibah,anggap aja sbg amanah yang harus kamu pertanggung jawabkan terutama dihadapan komitmenmu sendiri terhadap bangsa,calon anak-cucumu. jadi aja akuntan yang jujur dan kompeten,tapi itu pun bukan cara sebenernya untuk menjadi bener2 eksis,afterall,you live in indonesia bro.
Tulisan Anda menggambarkan kejujuran. Ts Pinang? Saya mengenalnya dari beberapa situs. Dia seusia dengan saya, hanya bedanya dia seorang penyair dan saya baru belajar walaupun dunia saya selama ini tak jauh dari sastra.
Agak kurang mudeng dengan cerita ini. Atau jangan-jangan sekedar keluh kesah penulis?
Perjalanan Menuju Kota Jannah --> http://kemudian.com/node/177802
just opinion...
begitulah adanya
siapa yg mau ke atas?