Di sore hari yang riuh oleh suara burung berkicau, entah kenapa burung itu bernyanyi di sore hari bukan di pagi hari seperti biasanya. Rasanya ingin ku tarik lagi selimut yang melindungi tubuhku dari sengatan udara dingin yang hinggap dikamarku, karena sore ini hujan dan baru selesai setelah aku bangun dari tidur siang yang cukup memuaskan sendi-sendi otot ku. Kulihat jam dan ternyata aku terlambat ! aku harus menjemput bunda dari tempat arisannya. aku langsung meluncur kearah kamar mandi untuk bergegas menjemput bunda jika tidak, beliau bisa marah-marah.
Perhatikan penulisannya, di awal2 ada yg mengulang kata untuk, setelah titik seharusnya dimulai dengan huruf besar lagi, dan aku yakin neh typing error, yg seharusnya mau nulis ceroboh, malah jadi cerobah, penggunaan koma jarang ada.
karena aku baca judulnya, aku pikir aku akan ikut terenyuh akan kasih sayang ibu, tapi berhubung penulisannya begini, aku jadi berhenti membaca lebih lanjut lagi, karena udah bingung, dan ga tau kok malah langsung loncat aja neh ceritanya, aslinya seh neh cerita bagus banget, aku suka kok.
Tapi bukannya aku sok meminter ya... aku hanya berpendapat aja kok. Manusia adalah tempat ketidak sempurnaan kan??? hanya Tuhan yg smpurna, tapi paling tidak aku beritau kamu mana2 aja yg aku rasa ganjil. JGN MARAH YA!!!!!!!
Segala apa yang ku punya hanya membiaskan angkara dinyata muka. Kurasa setiap musim milikku, dari kemarau dan daunnya, dari hujan dan loteng yang ... lanjut baca
burung itu berkicau
ranting itu bergoyang
angin ini berhembus
hati ini bercerita
tentang aku dan dunia
tentang kau yang di sana jauhnya
dan ... lanjut baca
juragan ibukota yang biasa kami sembah
pemilik tanah dan segala yang ada
pengusa dan pembuat kebijakan
tahukah kalian !
kalian terkutuk ! ... lanjut baca
Manusia bisa berbicara
Anjing pun boleh menggonggong
Tong yang kosong bisa berbunyi
Tapi aku tak perduli aku akan terus berlari
Menikmati ... lanjut baca
Bunga mati :
Kata hati harus mati
Tenggelam dalam nafsu birahi
Kemunafikan jadi hal sehari-hari
Ketamakan diri menelan segala naluri
Akan ... lanjut baca
Aku berlari sambil menari
Aku sendiri tegak berdiri
Aku mencari dengan tangan kiri
Tapi aku yakin aku punya negri
Walau ia terkhianati teman
m ... lanjut baca
Jika ku mati tinggalkanlah sisa cinta mu
Pada ruh ku yang terbang melayang
Menelusup kedalam alam kubur
Menunggu
Jika ku mati cobalah mengert ... lanjut baca
Di sebuah cafe...
Ocha dan Putri sedang bercakap tentang mimpi yang Ocha alami.
" Ah masa ?" tanya Putri ketika Ocha memulai cerita tentang mim ... lanjut baca
Awan kelam menggantung. Aku melihatnya seolah langit sedang menanggung beban yang teramat berat. Gelap bahkan telah menyeruak. Masih musim hujankah? B ... lanjut baca
KORIDOR Rumah Sakit Cipto masih sepi. Mungkin karena hari masih pagi. Lamat-lamat terdengar suara telapak sepatu dua orang memasuki kamar rawat inap Z ... lanjut baca
Ketika gundah menyapu selaksa jiwa, kurasa ingin berpaling menghentikan asa. Seakan kuberdiri di persimpangan jalan. Mataku telah rabun menatapmu dari ... lanjut baca
Sore hari di Belakang Rumahku
Bermaksuk membuat tulisan yang agak panjang...bagian dari Perginya Sang Pemimpi...)mohon masukannya...terimakasih..:)
... lanjut baca
Kuburan. Pohon. Sepi. Tidak ada siapa-siapa di sini. Tumben.
Jalan raya. Lampu. Macet. Tidak pernah berubah.
Warung. Lampu temaram. Minuman keras. D ... lanjut baca
Langit waduk sore hari
Oleh:Poetry Maulina January
Aguatus, 7 tahun yang lalu. Rasanya baru kemarin aku masih menggunakan seragam putih abu-abu, be ... lanjut baca
Bagian Tiga
*****
Kami melayang, pemandangan sudut sekolah berubah seketika, menjadi pemandangan suatu langit-langit rumah?!
BRUGH!
Kami te ... lanjut baca
Hari ini benar-benar hari yang salah untukku. Pernahkah kamu berada dalam situasi hari seperti ini? Semua keputusan yang kau buat, semuanya tidak tepa ... lanjut baca
padat dan mermuka sebagian semangatku untuk terus membacanya, tapi bagus kok semangat ya..!
padat yah, sampe bingung bacanya harus berenti dimana.
atur2 paragrafnya yah.
Perhatikan penulisannya, di awal2 ada yg mengulang kata untuk, setelah titik seharusnya dimulai dengan huruf besar lagi, dan aku yakin neh typing error, yg seharusnya mau nulis ceroboh, malah jadi cerobah, penggunaan koma jarang ada.
karena aku baca judulnya, aku pikir aku akan ikut terenyuh akan kasih sayang ibu, tapi berhubung penulisannya begini, aku jadi berhenti membaca lebih lanjut lagi, karena udah bingung, dan ga tau kok malah langsung loncat aja neh ceritanya, aslinya seh neh cerita bagus banget, aku suka kok.
Tapi bukannya aku sok meminter ya... aku hanya berpendapat aja kok. Manusia adalah tempat ketidak sempurnaan kan??? hanya Tuhan yg smpurna, tapi paling tidak aku beritau kamu mana2 aja yg aku rasa ganjil. JGN MARAH YA!!!!!!!
menggugah ... untuk semakin merindukan ibuku ...
mam ... tidurlah dengan tenang ...