ibunda

Di sore hari yang riuh oleh suara burung berkicau, entah kenapa burung itu bernyanyi di sore hari bukan di pagi hari seperti biasanya. Rasanya ingin ku tarik lagi selimut yang melindungi tubuhku dari sengatan udara dingin yang hinggap dikamarku, karena sore ini hujan dan baru selesai setelah aku bangun dari tidur siang yang cukup memuaskan sendi-sendi otot ku. Kulihat jam dan ternyata aku terlambat ! aku harus menjemput bunda dari tempat arisannya. aku langsung meluncur kearah kamar mandi untuk bergegas menjemput bunda jika tidak, beliau bisa marah-marah.

Rating

22
points
Views: 92 reads
Comments: 4
Rating:
44

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
lelaki_rumput's picture
lelaki_rumput at yupz! (49 weeks 4 days yang lalu)
50

padat dan mermuka sebagian semangatku untuk terus membacanya, tapi bagus kok semangat ya..!

prayana's picture
prayana at wahhh (49 weeks 4 days yang lalu)
50

padat yah, sampe bingung bacanya harus berenti dimana.

atur2 paragrafnya yah.

Princessa's picture
Princessa at Penulisan kurang rapi (49 weeks 4 days yang lalu)
50

Perhatikan penulisannya, di awal2 ada yg mengulang kata untuk, setelah titik seharusnya dimulai dengan huruf besar lagi, dan aku yakin neh typing error, yg seharusnya mau nulis ceroboh, malah jadi cerobah, penggunaan koma jarang ada.

karena aku baca judulnya, aku pikir aku akan ikut terenyuh akan kasih sayang ibu, tapi berhubung penulisannya begini, aku jadi berhenti membaca lebih lanjut lagi, karena udah bingung, dan ga tau kok malah langsung loncat aja neh ceritanya, aslinya seh neh cerita bagus banget, aku suka kok.

Tapi bukannya aku sok meminter ya... aku hanya berpendapat aja kok. Manusia adalah tempat ketidak sempurnaan kan??? hanya Tuhan yg smpurna, tapi paling tidak aku beritau kamu mana2 aja yg aku rasa ganjil. JGN MARAH YA!!!!!!!

desta937's picture
desta937 at like my mother (49 weeks 5 days yang lalu)
70

menggugah ... untuk semakin merindukan ibuku ...

mam ... tidurlah dengan tenang ...