Tarian pelangi lesu di atas rambutmu
tersumat kaku pada lipatan-lipatan senja
Engkau berbenam diri di balik jendela
sementara aku terselip di antara ruas pagar rumahmu
ingin kujengkal rambutmu yang terurai di atas bahu
Lantas kapan kita saling berpegas senyum
melerai sengatan tanya seusai hujan meruntuh
gegaslah wajahmu di perapian purnama
sebelum mataku membeku di keranda malam...!
Rating
72
points
Views:
Comments: 0
Rating:
Comments: 0
Rating:
Delicious
Digg
Facebook
Technorati
bagus..
udah tergambar maksudnya..
bagus..
wuich
lembut n menusuk
seeep !
tajam!!!
Assalamu'alaikum.
Kuat dan lugas sekali.
Permainan komposisi kata yang apik.
Salut dengan diksi dan metaformu yang sederhana.
semoga jendela itu terkuak lebar, dan keluarlah dia melangkah di daun pintu, muncul di perapian purnama, sebelum malam tiba membawa keranda..
Sangat mengena
nyesel saia baru baca sekarang..
.
puisinya bagus, kata2nya pas.
simpel dan memikat.
.
*saia jadi inget film "closed note"..
keep writing.