sesekali, kecewa itu pasti menyapa, kerap dengan cara asing: tak terduga
tiba-tiba bintang-gemintang berlutut menyapaku,
"dia bahkan tidak menghiburmu, mengapa hati kau biarkan menyampir luka?"
sesunguk tangis melesak menamparnampar isak
"dia hanya lupa, bukan akan melupa?"
bintang-gemintang itu, lagilagi, melesakkan kata,
"lihatlah, dia hanya berdiri di kejauhan, memandangmu tanpa rasa iba, apalagi membawakan saputangan penyeka air mata."
bergegas kusanggah hati agar tidak runtuh meluruh sepenuh gemuruh, "dia hanya pergi, bukan hendak pergi."
kaki lagit sukabumi, 27/07/08
Rating
Comments: 0
Rating:
Delicious
Digg
Facebook
Technorati
^o^
Ini tentang cinta atau kehilangan daya akan kehidupan...Permainan metaforanya berat daeng, jadi sedikit susah untuk dimengerti...tapi sangat mudah untuk dinikmati
Ps: Cinta bagi saya bukan hanya untuk kekasih lho...
memang sesuai dengan namanya,pintar bertutur kata dan menumpahkannya ke dalam tulisan, salute euy
hikhz... hikhz...
mengapa engkau menyanyikan lagu sedih....
setiap aku membaca tiap bait kata yang kau tuliskan, getar selalu terasa, meski engkau menulis dengan bahasa yang sederhana..
salam mas khrisna...
kurang tanda baca "-" aga mengganggu.
suka N salut ama kata2 "dia hanya lupa, bukan akan melupa" N yg satunya lagi "dia hanya pergi, bukan hendak pergi"
Salam kenal jg..terima kasih udh mampir ^^
mudah-mudahan dia hanya pergi.. bukan hendak pergi.. agar hati tidak meluruh sepenuh gemuruh.. manis sekali kata2nya.. salut sm Mas Khrisna...
nih ini gairahmu udah kembali...
----------------------
ikutan elyasa :
PS : cinta buat saya tak setia loh, sebab terpancar kemana saja dia suka...hehehehe.
Dindamu hanya lupa untuk sesaat, bukan hendak melupa...
Dindamu hanya pergi untuk sesaat, bukan hendak pergi...
Maafkan dinda...
jadi terharu ;(
Assalamualaikum?
khriiiiis..
tersampaikan dengan baik
keplok...keplok...
angkat topi,
terbakar sekali, seperti nyala bara, penuh rasa, ini dibuat pake hati
siip
.
.
sesekali, kecewa itu pasti menyapa, kerap dengan cara asing, tak terduga
.
.
something logic..something real.. tidak merayu..tidak mendayu-dayu..
.
.
membawakan saputangan penyeka airmata...
.
.
sederhana tapi sungguh bermakna..
.
.
bagus bgt tulisannya...
mas khris,keren banget ni puisinya,
sederhana tapi mengena...aku juga pernah mengalaminya....hehehhe
siiiip!!!
*mas khris mampir ke karyaku ya,kasih masukan juga..
salam ^_^
jadi, musti ditelaah lagi ada apa dibalik semuanya
salam, Om
aih a'.... aku suka ending mu..
menyentuh samapi ke relung terdalam
speechless.... :\
apik.. dibeberapa puisiku, aku latian menggunakan kalimat langsung. yah tapi dasar pemula, hasilnya bagaikan langit dan bumi jika dibanding puisi ini.
Assalamu'alaikum
Sungguh kuat komposisi yang digunakan.
Nice.
Pergi pasti kembali...
bagus..
ga tau harus komen apa..
leluka, puisi yang indah