Roman

Pengumuman seputar migrasi kemudian.com klik pengumuman. Bagi yang ingin melanjutkan chatting, silahkan klik chatting

Mawar putih
Bulan purnama
Kulihat patih
Nyatakan cinta

Terjun ke ngarai
Plung…terbuai
Nyawa terurai

***

Ada keinginan menjadikan indah di mata, sepenuh cahaya bulan purnama yang sinari taman-taman bunga di ujung desa. Ada hasrat di dada, yang hendak keluar menjadi kata selayak nafsu pencipta tautan kata -- para pujangga.

Di ujung desa -- di tepi jurang penebus dosa, terlepas seekor kuda dari tangan seorang kesatria.

Tak ada lagi pedang terhunus, tak ada lagi yang harus menderita penyakit tetanus. Karena cinta telah memberangus, duri-duri kaktus.

Kini yang tersisa hanya sebuah rasa, yang menggelora di pelupuk mata. Tenggelamkan nalar di dalam kepala, jadikan nyawa seperti seserahan yang tak perlu dijaga karena sudah milik penambat jiwa -- cinta.

Rating

49
points
Views: 2 reads
Comments: 0
Rating:
61.25

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
meier's picture
meier at hmm (18 weeks 1 day yang lalu)

Ini puisi ya?

kata-kata's picture
kata-kata at (18 weeks 1 day yang lalu)

hmm juga ^_^

"Satu" as a parent

Marlinang's picture
Marlinang at <<---->> (18 weeks 1 day yang lalu)

kamu sedang jatuh cinta ya? biasanya lebih dari itu sampai tak terkatakan
ihihihi
^__^

bunghatta_crb's picture
bunghatta_crb at (18 weeks 1 day yang lalu)

Puisi yang bagus... Nice
Kenapa tak kau bikin cerita pendek aja, terus ditutup dengan puisi ini..he..he..

thinkers's picture
thinkers at ^_^ (18 weeks 17 hours yang lalu)

puisi yang singkat. tapi kenapa tubuhku yang mungil ini bisa merasakan emosinya ya?
mayan bagus!

hamdi ruby's picture
hamdi ruby at (18 weeks 17 hours yang lalu)

ini puisi ya?

kayaknya ini puisi deh!

kok,kayak puisi ya?

bagus ya...'ada plung' nya!!

erurinneko's picture
erurinneko at (18 weeks 16 hours yang lalu)

lw mau mati yach.....
tragis amat endingnya

Psylo's picture
Psylo at (17 weeks 1 day yang lalu)

Coba ceritanya lebih jelas... pasti jadi menarik Smile . Kata katanya udah bagus, kecuali bagian yang ini :

"Tak ada lagi pedang terhunus, tak ada lagi yang harus menderita penyakit tetanus. Karena cinta telah memberangus, duri-duri kaktus."

Kayaknya dipaksakan untuk berrima. Apa coba hubungannya pedang yang terhunus dan penyakit tetanus?