Ceritanya cukup rapi, kok. Apakah ini semacam false modesty? Cerpennya bagus, gua suka dengan ide tentang orang yang belajar dari alam. Sedikit yang ganggu, paling waktu si bibi nanya, 'sudah ketemu belum apa yang dicari?' padahal di bagian sebelumnya ga ada cerita si 'aku' cerita ttg pencariannya kepada paman dan bibi.
Beberapa deskripsi juga terlalu menyederhanakan. Daripada sekadar menulis 'ayam panggang' lebih baik mendeskripsikan juga bagaimana aroma ayam panggang, apakah ayamnya wangi bawang? atau apa bumbunya. Atau rumput di padangnya setinggi apa, buat membangun suasana.
Bahasanya rapi...tapi ga atu ya...jalannya lambat ? mungkin [engen deskripsi detail kali ya...tapi rada boring juga bacanya,,haha..tapi, gw suka endingnya...beautifuly done
kenangan sudah dirubah menjadi pelajaran, dan skrg sedang berusaha utk mjd pohon besar yang berguna bg orang banyak, berusaha dr hari ke hari, walaupun sedikit ThankU Bro..
Katakan pada embun hatiku tidak sebening dia.....
Katakan pada langit bahwa dadaku tidak selapang dia.....
katakan pada gunung tubuhku tidak seb ... lanjut baca
Ku ingin melukis kanvas jiwamu
Dengan rasa terdalam di hatiku
Menjadikan kau sebagai ombak
Yang tak'kan pernah jenuh ku pandang...
Untukmu yang ... lanjut baca
Aku sudah tidak tahan mendengar tawanya yang menusuk sampai ke tulang...
aku juga sudah muak mencium amisnya aroma bila ia terbang dari dahan pohon ... lanjut baca
Kulihat lagi jam tanganku untuk kesekian kalinya...Jantungku makin kencang berdetak . Keringatku pun mulai mengucur karena rasa cemas bercampur luar b ... lanjut baca
Melangkah ..... mencari makna
Menatap ..... kosong dalam sendiri
Memanggil .... mengusir rasa sepi
Sendiri .... tanpa berbagi
Apakah kau rasakan ... lanjut baca
Aku tidak peduli !!!
sekarang kau dengar aku. Aku menjadi kekasihmu bukan karena kamu sempurna.
Dinda tatap mataku!Aku menjadi kekasihmu karena a ... lanjut baca
Hei Qolbu..tenangkan dirimu! Seharusnya kamu seperti Masjid Tidak boleh ada di dalammu kecuali Allah Hei Qolbu..tenangkan dirimu! Jangan biarka ... lanjut baca
Aku yakin bulan iri padaku
karena malam ini bintang-bintang hanya mau menatapku
Akupun tersenyum ... seolah kami berdekatan.
Bintang-bintan ... lanjut baca
Sore itu, dibawah payung langit sore, di sebuah bangku di sudut taman kota, seorang wanita sedang duduk sendiri. Namanya Fina, usianya kira-kira 22 ta ... lanjut baca
Sore itu di jalan yang amat panjang, jalan tol Merak-Jakarta, di dalam sebuah mobil yang kukemudikan. Adik-adikku tertidur pulas, lelah sehabis bermai ... lanjut baca
Majelis Pak Doel menjadi tumpuan kelompok santri yang masih penasaran, “menurut Bapak, enak dicintai atau mencintai?”, Pak Doel coba menjawab, “ ... lanjut baca
Asswrwb
Teruntuk Julia, perizinkan aku perkenalkan diriku kepada kesadaran yang engkau miliki. Mohon buka hatimu untuk menerima bertitik-titik tint ... lanjut baca
sore itu...
bosan,..
jenuh...
aku lelah hanya karena mengingatmu
aku jenuh karena hanya bisa mengingatmu
Tak ada raga yang dapat ku raba
Tak a ... lanjut baca
Masih ku ingat suasana sore itu, matahari bersinar terik memancarkan panasnya ke segala arah. Suhu waktu itu seakan-akan enam puluh derajat celcius di ... lanjut baca
Seribu peluru tak cukup untuk menghentikan langkahku
Seribu musuh tak akan mampu menghadang gerakku
Seribu tahun tak akan cukup untuk memadamkan sem ... lanjut baca
Adzan ashar berkumandang,,
Awan gelap semakin mendekat, menutupi kota ini dengan dentuman suara petir,menyambar ke atas daratan. Kilatan cahaya m ... lanjut baca
Sungguh luar biasa dan menjadi nikmat
karunia Ilahi yang tiada tara
Entah selama berapa pekan saja,
setiap siang atau petang, sehari-hari senanti ... lanjut baca
Ada hati tapi tak ada cinta lagi
ada bunga terus menguncup
ada peri kecil yang bertanya
mengapa tak ada bintang yang jatuh
langit pun tak memih ... lanjut baca
Ceritanya cukup rapi, kok. Apakah ini semacam false modesty? Cerpennya bagus, gua suka dengan ide tentang orang yang belajar dari alam. Sedikit yang ganggu, paling waktu si bibi nanya, 'sudah ketemu belum apa yang dicari?' padahal di bagian sebelumnya ga ada cerita si 'aku' cerita ttg pencariannya kepada paman dan bibi.
Beberapa deskripsi juga terlalu menyederhanakan. Daripada sekadar menulis 'ayam panggang' lebih baik mendeskripsikan juga bagaimana aroma ayam panggang, apakah ayamnya wangi bawang? atau apa bumbunya. Atau rumput di padangnya setinggi apa, buat membangun suasana.
Bahasanya rapi...tapi ga atu ya...jalannya lambat ? mungkin [engen deskripsi detail kali ya...tapi rada boring juga bacanya,,haha..tapi, gw suka endingnya...beautifuly done
Rapi dan mengalir
lovely story...
kenangan sudah dirubah menjadi pelajaran, dan skrg sedang berusaha utk mjd pohon besar yang berguna bg orang banyak, berusaha dr hari ke hari, walaupun sedikit
ThankU Bro..
asik bacanya...
caRi jawaBan sndiRi ajah... Lain kali kenaLkan aku pada pohon apel ituw...
Hi Bro!! Your story is very Bro-eutiful !!
Aku suka falsafah pohonnya