Menjelang malam aku terbangun, entah sudah berapa lama aku tertidur sejak siang tadi. Rasanya badanku pegal semua, otot mengaku dan seakan sudah merutuki mata yang sedari tadi mengatup tanpa menimbang waktu. Ia kurang bisa memahami gerahnya tubuh yang bosan terbujur di pembaringan selama berjam-jam.
Ini memang sudah petang, kusadari beberapa menit dari bangunku. Keadaan sudah banyak berubah bahkan kamarku tampak gelap karena lampu belum dinyalakan. Sekali lagi aku baru menyadari kalau aku telah menghabiskan waktu senggangku dengan tidur panjang. Rasanya ini kenikmatan dunia yang sudah lama jarang kurasakan, yaa ... bermalas-malasan dan tidur disepanjang waktu tanpa harus ada aturan baku mengikat setiap detik-detikku. Namun baru kali ini pula aku menyadari akan kebutuhan itu, rasanya benar-benar menggairahkan.
"Huaahhhh hemm"
Perlahan kudengar lantunan adzan mengalun di balik masjid tua yang sudah sekian lama dijauhi oleh beberapa penduduk sekitarnya. Begitu merdu hingga bulu kudukku berdiri, aku bergidik dalam spontanitas senja telah lama menghilang. Rasanya beban berat mulai kembali terasa setelah sekian jam aku lupakan dalam sisipan mimpiku. Sedikitnya ada kesenangan yang sudah kuperoleh dari mimpi tersebut, namaun dalam seper sekian detik ini kembali kurasakan kehampaan tertancap di nadiku dan beban pun serasa menggencetku dalam keadaan diam dan masih membisu. Bibirku kelu dan sempat beberapa kali mencoba menjawab panggilan Tuhan untuk menyegerakan diri menujuNya. Namun kini ku terantuk pada sisi malas diantara serpihan iman yang mulai terkumpul berbarengan sadarnya diriku dari kelinglungan malam. Barisan gigiku mulai menggigit ujung bibir, kini aku sudah tak tahu harus apa.
Rating
Comments: 0
Rating:
Delicious
Digg
Facebook
Technorati
Mmm...
dakusuka kata2 dikau yg 'otot mengaku'
'mengaku' ntu menjadi kaku yak?
kalo 'mengambing',menjadi kambing.
'mengaya',menjadi kaya.
kalo 'mengapa', menjadi apa hayo?
ahak...hak...hak...
saia ketawa baca koment yg sebelumna
sorry
mas ini lagi ngapain ya? ambivalensi..kikikik....entah mo ngapain tapi kayanya lagi di ganggu syetan spy ngak shalat.
ini ma bukanx kemalasan meracuni iman, tapi lebih pas klo kemalasan meracuni tulisan. Km mo cerita or curha c....tapi kata2 x bagus kok...apa lagi yang bahkan kamarku menjadi gelap.... karena lampunya belum dinyalakan, ...gubrak...
ya iyalah klo g ada lampu mna bisa terang..
lumayan
kok kayaknya gantung?.. padahal asik kayaknya kalo dilanjutin