Bunga mati :
Kata hati harus mati
Tenggelam dalam nafsu birahi
Kemunafikan jadi hal sehari-hari
Ketamakan diri menelan segala naluri
Akan kah manusia sadari tidak ada yang abadi ?
Mengapa manusia terus mengejar duniawi
Mengalir seperti darah kata-kata membohongi
Memuakkan diri sendiri namun tak niat mengakhiri
Manusia tak berhati :
Telan saja sajakmu bunga mati
Biarkan kunikmati setiap birahi
Ku tak ingin sepertimu indah namun mati dalam sehari
Karena aku sudah tak punya lagi apa itu naluri
Pekerjaan ku adalah mengkhianati
Demi diri ku agar emosi terisi
Melegakan kehausanku akan kepuasan nafsu terpenuhi
Mendapatkan kekuasaan atas diri sendiri
Rating
28
points
Views:
Comments: 0
Rating:
Comments: 0
Rating:
Delicious
Digg
Facebook
Technorati
dalam, menusuk,
saya suka. mungkin saya perlu belajar supaya bisa dengar dialog ini juga ya?!
hmmmm.....
bunga, tak menjawab lagi?
"sayang"
apa karena sudah mati?
mungkin naluri lebih tepat kalau nurani..
renungan hati yg bagus
tapi kenapa harus menghianati
bunga mungkin hanya segar sehari
tapi kesan yg diberi
lebih dalem dan berarti loh