Kering kerontang dalam retakan bilur-bilur tanah
Dahaga tak teratasi
Dehidrasi tidak terelaki
Sama sekali tandus tanpa humus!
Menggali-gali gali tanah
cari penglihatannya si cair
Gali terus...terus kedalam
Tapi ketemunya cuma tikus mati
Bilur-bilur mulai bergeser....
serr..serr...
Tak dipijak bergeser sendiri
Giliran dipijak seperti orang mati
......BAH!!!
Capek ah...panggul pacul kembali ke umbul-umbul
berat berat langkah paksa diderap
Lain kali baru cari lagi
kering masih bisa dikurangi oleh lendir
Tapi.....OH MY GOD!!
Begitu kaki telanjang tinggal mendarat 1 milimeter lagi
BRAKKK!!!!!!!
AIR MENGUCUR DARI SEMUA LUBANG
............
Ahh...
mengapa hari ini begitu menyebalkan untuk leher?
Rating
Comments: 0
Rating:
Delicious
Digg
Facebook
Technorati
keren neh, aku jadi senang baca tulisan kamu skrg. lagi ya, kutunggu. salut.
Bagus. Meski benar kata kamu bahwa yang tahu makna terdalam adalah kamu. Terus buat lagi kawan
hek eh
ternyata
memang hanya
dikau yang mengerti
aku hanya merasakan saja, seeep !
That's it, Nozomi...
Daku suka cara pengungkapan emosi dan pikiranmu yg menanggapi suatu hal yg khas dg cara kamu..
(hehe.., mengingatkan daku ttg jiwa sesorang, dan yg pasti bukan km kok Nozomi) ^_*
Dan ini tidak perlu dikritik.., daku dah menikmatinya..huehuehehehe
Tarik ulur ya..hehe?
Hmm.., i think i can feel it..
(sepertinya kamu begitu menikmati dan 'menghayati' permainannya..hehehe)
Yup.., daku gak paham 100% ttg puisi ini...
Ditunggu tulisan2 berikutnya ya... ^_*
MEMANG
kamu saja yg mengeti puisi mu
hehehehhe...
comment jg y
seperti nya memang hanya dirimu yang mengerti puisimu.........
salam ^_^