Pengumuman seputar migrasi kemudian.com klik pengumuman. Bagi yang ingin melanjutkan chatting, silahkan klik chatting
Prolog
Kutatap tubuh seorang wanita yang terkapar di tengah hamparan salju itu. Darah kehitaman mulai merekah dari kepalanya. Kepalaku rasanya berputar dan napasku memburu. Dengan panik kuraba pergelangan tangannya, berharap masih bisa menemukan sedenyut nadi kehidupan. Kumohon Tuhan, biarkan dia hidup !
makasi...makasi...udah baca cerita ini. Di sebut prolog juga,,bisa disebut side story...cerita aslinya mungkin nanti gw posting disini...Waduh,,kalo diterbitin,agak waswas juga...Mayoritas Publik indonesia nampak lebih suka cerita teenlit ato setan2an,,kalo mo sukses,mungkin harus dimulai di "Luar" dan itu gak gampang..lagian naskah gw ini masih pating pecotot,,butuh perbaikan dimana2..tapi makasih sekali lagi buat masukannya,semangatnya,poinnya..ntar baca cerita aslinya ya..
Bagus, bagus, sampai sekarang saya saja belum bisa bikin cerita pakai POV orang pertama. Si tokoh utama jago juga ya, meski sedang menderita radang dingin dan sebagainya tapi masih bisa berkisah dengan lancar.
so, you're the one whom my glasses buddy talking about.
Oh dear. Yey punya fantasy bagus bgt. Pemakaian bahasa yang puitis, cocok sebagai fondasi membuat cerita fantasi yang megah. Beda dengan fantasyku yang to the point lantaran ga bisa bikin kalimat puitis he he.
Keep it up.
Oh ya, kalau sudah cukup umur, baca action-fantasiku juga yang judulnya "Black Tail" ya
Gila !!
Ingin kurobek keheningan malam dengan teriakanku
Ingin kupecahkan sayup sayup bisikan yang kerap bertalu-talu di gendang telingaku
Pe ... lanjut baca
Kadang sulit menuliskan kata - kata
yang kau, sahabatku, akan lihat
Atau mengatakan hal-hal yang perlu kau dengar
Atau menjadi diriku yang sepatutn ... lanjut baca
Prolog
Kutatap tubuh seorang wanita yang terkapar di tengah hamparan salju itu. Darah kehitaman mulai merekah dari kepalanya. Kepalaku rasanya ... lanjut baca
Waktu dia berumur 11 tahun dan menjadi murid sekolah sihir
Aku, 13 tahun, merengut di kamar.
Papa tidak membelikanku boneka yang kumau
Tapi dariny ... lanjut baca
Angin bertiup kencang saat kutengadahkan kepalaku menghadap langit. Hari ini langit cerah, agak berawan, yang berarti menguntungkan tiap manusia yang ... lanjut baca
Perempuan itu ingin menangis sebenarnya.
Tapi ia sendiri merasa tidak boleh menangis di saat seperti itu.
Sakit hati memang, tapi akan semakin bur ... lanjut baca
segenap keramaian, seperangkat persahabatan
tidak menggugah aku menjadi seorang yang tanpa beban.
tidak sedikitpun tetesan kegembiraan yang mamp ... lanjut baca
:badri
Riak sungai itu akhirnya selesai menunaikan tugas
Membawa puisimu mengambang di laut ini
Sebuah puisi yang aneh, katamu
Membuat matari le ... lanjut baca
Surat Untuk Tuan yang Duduk di Kursi Dewan
(Dari Rini Anak Kelas Empat)
Tuan, namaku Rini
Diusiaku yang masih sehijau pucuk pepaya di ladang Bapa ... lanjut baca
Wanita – wanita yang berserakan,
Menukar kehormatan dengan keduniaan,
Kau bilang keterpaksaan,
Hal adalah pilihan.
Lelaki – lelaki pencari b ... lanjut baca
Dear, Wanita
Yang pernah bilang ingin kunikahi
Dear, Wanita
Yang pernah bilang ingin bersamaku di hari nanti
Dear, Wanita
Yang pernah bilang ... lanjut baca
jarum jam yang berdetak di hatimu
menyisakan ruang kosong yang diamdiam
kau siapkan entah untuk pemujaan apa
dan selalu tentang cinta, luka, dan k ... lanjut baca
Hmm,
saran saia cuma tanda baca aja.
Trus, konsistensi.
Kapan kamu menggunakan kata kau dan tuan
menarik juga cerita ini.
Lanjut
twilight char ada ga????
kayaknya klo ada char twilight keren tuh Nis.....
aku paling nggak bisa buat cerita dengan "akuan".....hiks...jadi ngiri kok bagus banget...
cerita u bgus2, np g d terbitin aj..tinggal revisi dikit dah layak terbir kok
makasi...makasi...udah baca cerita ini. Di sebut prolog juga,,bisa disebut side story...cerita aslinya mungkin nanti gw posting disini...Waduh,,kalo diterbitin,agak waswas juga...Mayoritas Publik indonesia nampak lebih suka cerita teenlit ato setan2an,,kalo mo sukses,mungkin harus dimulai di "Luar" dan itu gak gampang..lagian naskah gw ini masih pating pecotot,,butuh perbaikan dimana2..tapi makasih sekali lagi buat masukannya,semangatnya,poinnya..ntar baca cerita aslinya ya..
Bagus, bagus, sampai sekarang saya saja belum bisa bikin cerita pakai POV orang pertama. Si tokoh utama jago juga ya, meski sedang menderita radang dingin dan sebagainya tapi masih bisa berkisah dengan lancar.
so, you're the one whom my glasses buddy talking about.
Oh dear. Yey punya fantasy bagus bgt. Pemakaian bahasa yang puitis, cocok sebagai fondasi membuat cerita fantasi yang megah. Beda dengan fantasyku yang to the point lantaran ga bisa bikin kalimat puitis he he.
Keep it up.
Oh ya, kalau sudah cukup umur, baca action-fantasiku juga yang judulnya "Black Tail" ya
Anda menulis (Prolog) di situ.
Kalo bisa, saya ingin tahu cerita lanjutannya, secepatnya! Interesting! (Atau kalau emang udah di post, biar saya cari sendiri.)
menarik, honey. ada lanjutannya?
ada beberapa bagian yang cocok untuk masuk di bab awal (menurutku). bahasamu bagus. ^^
cerita yg hidup..I can feel the soul in this story...
saya mau liat lanjutannya ya, master
hm...., jadi
nih.
Apakah dirimu tinggal nun jauh di luar negri??
Soalnya habis baca cerita2-mu, terbayang Friedrich Nietzche dan daniel stell.
Ini dari sudut pandang si pembawa bayi, ya? Pernah baca yang cerita satunya lagi yang kayak gini. Sedih banget
.