Ketika dia melompat dari balkon lantai 23 sore itu, dia teringat belum memberi makan kucingnya. Itu penyesalan pertamanya.
Melewati lantai 19, bajunya tersingkap. Dia langsung menyesal tidak menggunakan celana dalam dan beha terbaiknya pagi tadi. Semua orang yang sekarang sedang berteriak ngeri di bawah sana pasti akan menganggapnya perempuan menyedihkan yang stress dan tidak punya uang untuk sekedar beli beha yang layak. Padahal kalau hanya uang, dia tentu punya.
Di balkon lantai 16, seorang perempuan menggendong bayi. Dia memandangi mereka dengan iri, menyesali 38 tahun hidupnya yang tak dikaruniai anak penyenang hati.
Satu lantai di bawahnya, dia menyesali suaminya yang tak bisa memahami kesendiriannya. Laki-laki itu selalu pergi, membuat dia jauh lebih sendiri.
Saat dia sampai di lantai 10, dia telah menyesali seluruh keluarganya yang tak pernah akur. Mulai dari kakak laki-lakinya yang silau akan harta, kakak perempuannya yang pelacur, dan ayahnya yang terlalu kaku. Tapi dia paling menyesali ibunya. Ibunya telah membesarkannya menjadi perempuan yang tak bisa hidup tanpa laki-laki.
Di lantai 7, terjunnya membuat kepalanya sakit. Dia baru ingat dia mengidap migrain. Dia menyesal telah memilih cara ini untuk mati.
Di lantai 5, dia bisa melihat trotoar di bawahnya. Begitu hitam. Begitu keras. Dia berpikir tubuhnya akan hancur berserakan. Pasti akan mengerikan, dan di televisi mereka akan menyiarkan gambar potongan tubuhnya dengan bulatan sensor. Seakan-akan dia begitu menjijikan. Oh, sekarang dia menyesal tidak memilih lantai yang lebih rendah.
Di lantai 3,
Di lantai 2,
Di lantai 1, dia tiba-tiba tersadar: hidupnya terlalu dipenuhi penyesalan.
Kini dia menyesal tak melakukan ini dari dulu.
Rating
Comments: 9
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
sy kasih tujuh untuk menggenapkan point mb ghe jd lima ribu...hehe
duh nyesel ghe baca ini. seperti baca kisah-kisah di sup ayam untuk kawula muda yang dikejar deadline hehehe. it's about the sword *ngutip di forum* :p
hahahahahahahahhaha
dududu seneng deh ada kinu lagi di puisiku...
iya deh yang nggak pernah deadline...
awas ya kinuuuuuuu!!!
nanti aku godain lagi lho..
:p
wah2 bagus2 euy :) 3 2 1 jatuh arghh ,, memang klo hidup tanpa semangat mah nyesal aja terus :) bukannya mengambil plajaran :)
hidup memang penuh tantangan,perjuangan dan masalah yang harus kita hadapi.. namun jangan t'paku pada penyesalan mu namun syukuri yang telah kau miliki
lugas, tegas, terpercaya.. hehehe..
salam kenal ;)
mbak ghee.. saya selalu jatuh cinta dengan puisi lugasmu
mbak, kangen puisi pendek mbak nihhh...
sekarang makin sering bikin puisi agak panjang yak mbak
Seperti sebuah cerita humor yang tak asing di telinga saia
keep write
wah,,,ak terkesima dalam hitungan mundur.