kutarik garis lurus dari dahimu yang dilebati hijau rumput tinggi dan langit ungu seujung petang yang purna. seperti kamu. sungguh seperti jiwamu: menari senantiasa seirama kartika di atas kita. sementara aku bersembunyi di tengkukmu. mengakrabi bimbang.
kulewati anak sungai matamu yang liar gemericiknya. menarik-narik jarikku agar tenggelamlah aku di dalamnya, di heningnya. kutarik garis melewati gerimis suara semak di telapakku. mungkin langkah kaki telanjang tak sampai ke bibirmu. tapi biarlah.
garisku mencapai pipimu. tempat telaga. tempat dahaga.
kukecup.
Rating
50
points
Views: 298 reads
Comments: 9
Rating:
Comments: 9
Rating:
Favorites
You have to login to access this feature click hereFlag
You have to login to access this feature click hereRead next posts
Be the first person to continue this post
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
wow...
kerasa banget isinya.. nice
aku bagai mengalir di dalamnya.
menurutku sajak kamu ini ibarat penari flamenco...seksi....
Aih deskripsinya manteb!!!
wew..
ada keromantisan disini
salam