The Knight: Bab 20. Selamat Datang di Australia

Bab 20. Selamat Datang di Australia

‘Aduh, kapan kita akan sampai di Australia, Joe?’ Tanya Budi yang merasa tidak nyaman harus duduk diam di dalam Multi – Trans, kendaraan serupa truk mini namun dapat menyelam untuk digunakan di dalam air.

‘Errr, aku juga tidak tahu. Mungkin sebaiknya kau tanyakan kepada supir dan navigator kita, si Shark bersaudara,’ Sahut Joe menunjuk kepada Warren yang sedang menyupir dan Wanda yang sibuk membolak balik peta, duduk di sebelahnya sebagai navigator.

‘Kita sudah berada di Lautan Hindia, dekat dengan Timor Timur, jadi seharusnya sekitar 1 jam lagi kita akan mendarat di pantai Utara Australia,’ Sahut Wanda,’ Dan juga menurut peraturan New League nomor 45 mengenai UU batas wilayah Australia, kita harus melapor kepada Pos Penjagaan yang mengatur sistem otomatis Kubah Pelindung di sekeliling benua Australia untuk mendapat izin masuk atau kita akan ditembak di tempat’

‘Asal di sana kita bisa mendapat sedikit makanan yang layak, rasanya tidak masalah untuk mampir sebentar. Aku bosan berjam – jam hanya makan makanan kaleng yang sedikit ini,’ Kata Budi dengan mata berbinar – binar penuh harap.

‘Astaga! Kita kan baru selesai makan siang jam 11:00 tepat dan itu artinya baru sejam yang lalu dan kau sudah menghabiskan hampir separuh persediaan makanan kita, Budi!’ Teriak Warren kesal sambil menoleh kepada Budi.

‘Awas, bodoh!’ Teriak Wanda yang matanya melotot melihat ke arah radar. Dan belum sempat Warren menanggapi seruan Wanda, Multi – Trans sudah menabrak karang dan menimbulkan guncangan hebat hingga semua penumpang nya jungkir balik.

‘Aduh, beratnya,’ Kata Joe tertimpa Budi yang beratnya mencapai 85 kg.

‘Kak, kau pernah melihat orang buta menyetir?’ Tanya Wanda sambil memegang kepalanya yang sakit akibat terbentur radar.

‘Err, Tidak, kenapa?’ Tanya Warren yang juga mengusap – usap kepalanya yang terbentur setir Multi – Trans.

‘Karena caramu menyetir lebih parah daripada orang buta!’ Teriak Wanda sembari mencekik kakaknya dengan ganas.

‘Teman – teman, kita ada situasi gawat di sini,’ Kata Renna yang baru saja melihat ke luar jendela. Sebuah jaring baja raksasa tiba – tiba sudah mengurung kendaraan mereka dan menyeretnya ke atas permukaan air. Di atas permukaan air, Joe dan kawan – kawannya telah dikepung oleh 5 buah Multi – Trans patroli dengan senjata berat mengarah kepada mereka.

‘Ouppps!’ Seru mereka berbarengan.

***

‘Nyam – nyam... gluk – gluk...,’ Budi menyantap dan menelan makanan nya dengan amat lahap, tanpa jeda sedetik pun untuk bernafas. Hal ini membuat Knight pria level B dengan 4 bintang bernama Mark itu mengerutkan dahinya, seakan – akan ragu kelima orang di hadapannya adalah benar – benar calon Trainee KTC yang ditugaskan untuk membunuh Mutamander.

‘Kalian yakin akan melakukan tugas ini?’ Tanya Mark yang adalah pimpinan tertinggi dari sekitar 100 orang tentara khusus New League di Pos Penjagaan Australia yang menyerupai sebuah benteng ini,’ Mutamander adalah makhluk ganas dan aku tidak yakin KTC Indonesia bisa memberikan tugas yang begitu berbahaya seperti ini. Kalian bisa terbunuh setiap saat, bukan hanya oleh Mutamander tetapi juga oleh racun radiasi yang terkandung dalam setiap udara di dalam kubah Australia.’

‘Tapi kami sudah mendapat surat izin untuk masuk...,’ Kata Joe dengan sedikit takut – takut.

‘Iyah, aku tahu, anak muda. Aku tidak meragukan surat penugasan dari KTC kalian tapi mengingat bahaya yang akan kalian tempuh, ehm, aku hanya kuatir akan jatuh korban,’ Kata Mark dengan tatapan mata serius.

‘Tenang saja, sir,’ Kata Warren dengan sok gagah,’ Kami adalah calon trainee KTC terbaik di Indonesia yang berhasil memenangkan ujian lari keliling lapangan. Jangankan satu mutamander, seratus mutamander pun akan kulumat habis. Walau harus mati pun, kami akan gugur sebagai pahlawan gagah berani dan bla..bla..bla...’ Warren terus ‘berkicau’ menyombongkan dirinya tanpa memperhatikan kepanikan Renna, kesebalan Wanda dan kebingungan Joe. Yang tidak peduli hanya Budi yang terus menyantap semua hidangan yang ada.

‘Yah, baiklah kalau begitu,’ Sahut Mark sambil bangkit dari tempat duduknya,’ Kalian semua, ikutlah denganku.’ Joe dan yang lain pun segera ikut bangkit berdiri untuk mengikuti Mark. Hanya Budi yang masih sibuk makan dan harus ditarik paksa oleh Warren dan Joe untuk dapat melepaskan diri dari makanan nya. Namun walau begitu, Budi masih sempat menjejalkan 5 buah donut dan sepotong besar paha ayam ke dalam saku bajunya.

‘Pakaian ini disebut dengan LifeGuard Armor yang biasa digunakan untuk menjelajahi daerah tanpa udara seperti luar angkasa, termasuk di dalam Kubah Australia di mana udara di sana penuh dengan racun radiasi. Bedanya Armor ini dengan pakaian luar angkasa lainnya adalah bobot keseluruhan termasuk helm nya hanya 2 kg, namun terbuat dari bahan sintetis yang kekuatannya 3 kali lipat pakaian luar angkasa biasa. Tabung udara cukup untuk 24 jam pernafasan normal dan karena tabungnya kecil, kalian bisa membawa 5 tabung cadangan pada sabuk kalian. Penggunaan lain dari armor ini dapat dilihat pada buku petunjuk yang dilampirkan. Apa ada pertanyaan lain?’ Tanya Mark.

‘Ya, pak, aku mau tanya,’ Kata Budi sambil mengacungkan tangannya,’ Apa pakaian itu ada ukuran yang XXL?’ Mark hanya melongo keheranan dan Warren menepuk dahinya sendiri dengan cukup keras.

Dalam waktu singkat Joe dan teman – temannya sudah mengenakan LifeGuard Armor yang mirip dengan pakaian astronot itu. Walau begitu pakaian itu memang cukup ringan dan sama sekali tidak menghalangi pancaran energi. Joe tetap dapat mengeluarkan energi cahaya dan demikain juga dengan Warren, Wanda maupun Renna. Hanya Budi yang kesulitan karena perubahan wujud beruangnya membuat armor itu menjadi sesak walau ukurannya sudah XXL dan cakarnya tidak bisa dikeluarkan dari dalam armor jika tidak mau merobek pakaian itu dari dalam. Setelah mereka semua siap untuk berangkat, maka mereka kembali masuk ke dalam Multi – Trans untuk masuk ke dalam Kubah Australia dan membunuh seekor Mutamander. Multi – Trans pun berjalan masuk ke dalam terowongan baja berwarna perak yang dibangun tepat di sebelah Benteng Pos Penjagaan. Setelah pintu di belakang mereka tertutup maka pintu di depan mereka pun dibukakan. Hal ini untuk mencegah udara beracun keluar dari dalam kubah. Maka Joe dan teman – temannya yang berada dalam kendaraan Multi – Trans pun melangkah masuk ke dalam Kubah Australia.

***

‘Astaga! Tuan Shadow, bagaimana anda bisa berada di sini?’ Tanya Mark kaget ketika sebuah sosok berjubah hitam yang membalut sekujur tubuhnya muncul tiba – tiba di hadapan Mark,’ Bukankah beberapa menit yang lalu anda masih berada di Bogor City?’

The Shadow hanya terdiam dingin dan dari belakangnya muncullah seorang gadis kecil yang sedang memeluk erat boneka beruangnya.

‘Selamat siang kakak Knight Mark palsu,’ Kata Maggie tersenyum manis,’ Apa kau sudah menjalankan rencana kakak Shadow dengan baik?’

‘Oh, yah, tentu saja nona Maggie. Sungguh suatu kehormatan bagi saya anda berdua bisa berteleport ke tempat ini,’ sahut Mark palsu itu sambil membungkukkan tubuhnya,’ Hamba sudah mengirimkan anak – anak muda sok hebat itu ke dalam kubah. Jika bukan Mutamander yang membunuh mereka, racun radiasi lah yang akan menghabisi mereka. Mereka tidak akan bertahan lebih lama dari 24 jam karena semua tabungan cadangan mereka telah ditukar dengan tabung kosong.’ Senyum jahat pun muncul di wajah Mark.

‘Bagus,’ Sahut The Shadow,’ Bagaimana dengan Knight Mark dan seratus penjaga pos ini. Sudah kau bereskan semuanya?’

‘Ya, tuan. Saya telah melakukan penyerangan tersembunyi kemarin malam dan menghabisi mereka semua. Pos ini sekarang telah berada penuh dalam kendali kelompok X-Syndicate.’

‘Salah. X-Syndicate tidak pernah punya rencana untuk menguasai pos ini,’ Jawab The Shadow.

‘Apa?’ Tanya Mark palsu mengangkat wajahnya penuh keheranan.

‘Kau tahu mengapa aku disebut The Shadow?’ Tanya The Shadow sambil mengangkat tangan kirinya yang digantikan dengan tombak bor berwarna hitam.

Mark terdiam sejenak dan menjawab,’ Karena tuan selalu bergerak secara tersembunyi seperti bayangan. Rencana tuan juga selalu serba rahasia dan tidak pernah terdeteksi. Itulah yang membuat tuan sebagai pembunuh gelap terbaik di zaman ini.’

‘Benar sekali. Oleh karena itu rencanaku untuk membunuh orang yang paling dilindungi oleh ketua pun tidak boleh bocor ke telinga beliau,’ Kata The Shadow yang secepat kilat menusuk jantung Knight Mark palsu dengan tombaknya dari depan hingga tembus ke punggung.
Para Anggota X-Syndicate lain yang hadir di sana pun menjadi panik karena tahu sebentar lagi giliran mereka yang akan dibunuh. Sebagian dari mereka berusaha untuk melawan balik dengan menembakkan senjata laser namun kawat baja The Shadow sudah membentuk jaring dan menyergap mereka semua. Tubuh para anggota X-Syndicate itu pun terbelah – belah, terpotong oleh tajamnya kawat baja The Shadow. Sedangkan sisanya yang hendak melarikan diri, dipindahkan oleh Maggie dengan kemampuan teleport ke dalam Kubah Australia. Tanpa LifeGuard Armor, tubuh para anggota X-Syndicate pun langsung melepuh keracunan. Mereka mencekik lehernya sendiri karena tidak bisa bernafas dan mencakari kulitnya sendiri yang mulai membusuk. Benar - benar mengerikan. Namun Maggie malah tersenyum kegirangan melihat bagaimana manusia membusuk hingga ke tulang – tulangnya akibat radiasi tingkat tinggi.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post

kapan Lanjutan ke 22

100

kapan nich lanjutanya dipost

kok ngk nulis lgi

70

setujuh ma diakon
tapi kasian amed ya s joe ketindih budi yg beratnya 85 kg
wew
kgk dech
hehehheheehheheheheheheh

seperti biasa
aq hanya mw memberitahu tuk baca critaku jugha ay
hehehheh

80

yups...
akirnya k.com buka juga... jadi aku datang dan yang pertama kubaca setelah sekian lama adalah ini yahahah...

bagus... seperti biasa...

waks kayanya si Joe dkk kok makin lama makin terperangkap di trapnya musuh yak...

100

lanjut ya ,pasti kubaca...