Pelepah

Pelepah

*menggagas antara doktrin-doktrin*

pekat silau kemuning
serabut menyerat pada anyaman angin
langit pun masih teduh dan tak bergeming disitu.

sandra menawan rasa untuk berkilap, hanya coba gambarkan pada pekat di sekejap selimut
ini malam besok-pun akan datang
lalu rentasan bunyi jam tak henti berdering
melangkahkan mata yang berkedip-kedip
guratkan semayam mimpi yang kutinggal sejenak di guling kehangatan

ketika jumawa mengendong alam-lain untuk menternakkan mimpi. pada hari kuseduhan tumpah meruah di sejagat rasa penasaran

tapi akhirnya tak ada jawab dari segala pekik yang kutinggalkan berlembar-lembar pada halaman katamu
kota-kotak itu-pun seakan bisu
maka hanya bisa memukul-mukul keheningan hingga malam berbentur-bentur, mencipta petir pada Sang Maha malam bernyanyi
dia tak tertidur tapi sedang asik pesta keriangan
melihat mereka berlegam-legam mata mengais rasa

satu jariku terjatuh lalu berkata
"Aku seperti getah dan pelepah
mengeratkan yang berjauhan, menempelkan serat-serat yang berlainan
tapi kenapa aku terpisah?"

lalu malam melemparkan guguran sibak, seperti daun
"Inilah putik pada kembang-kembang yang tak tersinggahi, meranumkan mahkota merah merona, bersinar antara belantara hutan bunga yang terhitung. berbalas pantun lah kepada Ku. Melekat eratlah wajah-Ku sebagai pelepah bahkan getah.
maka nanti nantikanlah bingkisan indah bernama Syurga"

Rating

78
points
Views: 129 reads
Comments: 10
Rating:
86.6667

Favorites

You have to login to access this feature click here

Report this

You have to login to access this feature click here

Read next posts

Be the first person to continue this post
Writer luna arata
luna arata at Pelepah (1 year 28 weeks ago)
100

kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeen

Writer randu29
randu29 at Pelepah (1 year 29 weeks ago)
80

mengalir...

Writer Ferrischya
Ferrischya at Pelepah (1 year 30 weeks ago)
80

menyelaminya :)

Writer ezra
ezra at Pelepah (1 year 30 weeks ago)
90

berlembar-lemabar :D

alunannya aku suka

salam

Writer jornabae
jornabae at Pelepah (1 year 31 weeks ago)
80

:)
seperti biasanya, membuat om mengulangbacainya.
yang bercetak miring amat kuat rasa dan kemaknaannya.

Writer prince-adi
prince-adi at Pelepah (1 year 31 weeks ago)
70

Lemah d awal,menguat ampe akhr
kbalikanq

Writer etiquoe
etiquoe at Pelepah (1 year 31 weeks ago)
90

hmm.. suka!
Mengalir

Writer lyricist egi poet
lyricist egi poet at Pelepah (1 year 31 weeks ago)
90

wah menarik bang saya suka bait 1, komen juga puisi terakhir saia ya

Writer Ganicov
Ganicov at Pelepah (1 year 31 weeks ago)
100

Masih seperti karya-karya sebelumnya.... indah... selamat kawan..