senyum kepalsuan mengembang
membasahi dahaga jiwa
insan hina dina di mayapada
dibutakan asmara dan cinta
lembut alunan rayuanmu
seindah soneta sang pujangga
melebur segala gundah gulana
insan hina dina di mayapada
inikah fatamorgana cinta
dirasa manis adanya
dijebak dua dunia
antara ilusi dan realita
walau jiwa berganti raga
insan hina dina tiada jera
dimanja gelora asmara
antara ilusi dan realita
tiada sadar gelora asmara
kuasai hasrat isi jiwa
benar salah tiada beda
akal budi tiada daya
insan hina dina di mayapada
buka hati dan akal
gapailah realita cinta
bukan cinta fatamorgana
Rating
Comments: 6
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
Ho...., ternyata Pak Guru suka buat puisi ya. ^_^ Puisinya memiliki makna yang tersirat dalam sehingga pembaca kudu menggalinya dulu dengan sekop pikiran mereka supaya ketemu maknanya. he He he :- ) , saran aja nih. Puisi tidak harus menggunakan kata-kata yang berbelit guna mencerminkan bahasa yang indah. Cukup memiliki makna yang banyak dalam sepenggal kata :-)
kamu mau menyampaikan nasihat gitu ta? q bingung n agak males bacanya cos banyak kata bahkan larik yang diulang-ulang,,maaf ya..tapi udah bagus..sekali lagi saya minta maaf..jangan lupa mampir ke rumah sajak saya...merdeka mas marquize_zhu..he..
slamat berkarya ...
masih datar... salam
wah...anak baru ya?
selamat datang...
salam kenal....
mari berkarya....:)
ini puisi pertamaku tolong dikomentarin yah....