1#
Ibu, Dimana Aku?
Gelap. Dingin.
Apakah aku kembali dalam rahimmu?
Ibu, tolong aku!
Kakiku ditariknya sekuat tenaga
Paru-paruku banjir
Bibirku mulai biru
Kau mau pergi kemana Ibu?
Jangan hilang dari tanganku
Bagaimana aku bisa hidup tanpamu Bu?
Baru 62 hari aku melihat dunia
Aku rapuh tanpamu
Jangan! Jangan pergi Bu!
2#
Dadaku sesak
Seluruh tubuhku sakit
Air ini mulai mengalahkanku
Anakku! Dimana anakku?
Makhluk kecil cantik itu hilang
Lepas dari genggamanku
Lumpur menyekat kerongkonganku
Tak mampu teriakan kata-kata
Meski hatiku menjerit. Merintih
Anakku! Anakku yang cantik!
Hanyut bersama air bah
Hilang ditelan lumpur
Pagi mulai hidup
Namun hatiku mati
Gelap. Dingin.
***
280309
Rating
Comments: 15
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
Amin
Luar biasa....
begitu ekspresif
stiap melihat karya duka..sy terasa terhenyak...di profil sy baru2 saja sy buat puisi tentang duka...karyamu bnar2 buat sy terhnyak..
nice..
kunjungi sy jg..
Thanks teman2 buat komen dan masukannya...terus terang ini puisi yang aku bikin mendadak.mungkin pengaruh emosi ya...^^
OMG aku sampai terhenyak membacanya... LUAR BIASA! Mengharukan! :(
Turut berduka cita,...
Puisimu bisa buat orang haru,.."Keren"
manis
semoga di beri ketabahan dalam cobaan musibah Situ Gintung :(