98. hitam

hitam

lengang batang reranting jalan
hanya suara serangga malam menjalar terbawa angin
yang datang dari arah entah
langkah berhenti di tikungan kampung
menunggu waktu menggelincir
seonggok batu hitam merenung
memilah-milah helai nafas
tentang angan-angan dan kenyataan

udara dingin mulai merambat
bersama embun menusuk kulit dan tulang
meyudutkan mata pada satu pandang
hitam
kata-kata, hitam
hela tarikan nafas, hitam
usapan tangan, hitam
senyum bibir, hitam
kitab-kitab, hitam
langkah kaki, hitam
reguk air di kerongkongan, hitam
hati mengerucut : hitam

seonggok batu hitam
bersila dalam padmasana
menyemburkan sinar putih ke dalapan penjuru
warna-warni bunga, hijau perdu dan dedaunan
manyar dan kepodang,
jiwa-jiwa gelisah,
semua mandi cahaya,
berpesta di atas ketiadaan

malam pun membuka gerbangnya
mengijinkan matahari
menelusuri lorong-lorong hitam
tempat kekosongan merindu tetes embun:
sebuah mata jiwa

ckc : karangpandan 020509

Rating

91
points
Views: 181 reads
Comments: 14
Rating:
91

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here

Read next posts

Be the first person to continue this post
Writer Lignify
Lignify at Re: 98. hitam (27 weeks 1 day yang lalu)
80

Paradoks!

Writer man Atek
man Atek at Re: 98. hitam (40 weeks 2 days yang lalu)
100

beh
ingak semut se celleng
merangkak de battuh se celleng
sobbung sinar, sobbung cahaya
gelap gulita di malam hari,
seeeera se onneng, hehe

Writer bonk
bonk at Re: 98. hitam (42 weeks 1 hour yang lalu)
70

maaf!
puisi satu ini kok maknanya gak kena!
gak seperti puisi-puisi sebelumnya!
nice poem!

Writer man Atek
man Atek at Re: 98. hitam (43 weeks 1 day yang lalu)
100

hm ...
makin
hitam aja
puisinya nech
sep sep !

Writer cintafitri
cintafitri at Re: 98. hitam (43 weeks 3 days yang lalu)
100

puisi religi yang bagus bgt congkacong..

Writer ezra
ezra at Re: 98. hitam (44 weeks 1 day yang lalu)
100

ireng?
hm..
tragis mbah..

salam

Writer buayadayat
buayadayat at Re: 98. hitam (44 weeks 2 days yang lalu)
80

putih mutlak, hitam mutlak, akan lebih menarik jika hidup ini belang-belang, biar tak seperti sinetron2 itu..

Writer congkacong
congkacong at Re: 98. hitam (44 weeks 2 days yang lalu)

tapi tetap saja warna-warni dan harmoni (yg katanya begitu) alam, akan tetap sia-sia tanpa pengakuan 'kemutlakan'

Writer Onik
Onik at Re: 98. hitam (44 weeks 3 days yang lalu)
100

no komen juga aah, pokoke keren!

Writer takiyo_an-nabhani
takiyo_an-nabhani at Tiram Untuk Mutiara (44 weeks 3 days yang lalu)
90

Salam.
Luar biasa, sobat.
Tidaka hanya dramtis, ironis bahkan tragis.
Tapi pengakuanmu begitu kuat.

Writer timur matahari
timur matahari at Re: 98. hitam (44 weeks 4 days yang lalu)
90

no comen... sedikit ngeri untuk menafsirkannya

Writer Yovan Wisnu
Yovan Wisnu at Re: 98. hitam (44 weeks 4 days yang lalu)
100

Aku gak berani menjelaskan imaji yang aku dapat dari karyamu ini Bro..ada ironi disana

Writer congkacong
congkacong at Re: 98. hitam (44 weeks 3 days yang lalu)

maaf, kawan!
aku juga terkejut dg keliaran surealis-spiritualku yg satu ini.
hanya saja, pd tataran tertentu 'hitam' adalah lambang puncak kesadaran-penyerahan,
sementara putih mutlak milik sang khalik...
atau mungkin arah tatapku salah???