hitam
lengang batang reranting jalan
hanya suara serangga malam menjalar terbawa angin
yang datang dari arah entah
langkah berhenti di tikungan kampung
menunggu waktu menggelincir
seonggok batu hitam merenung
memilah-milah helai nafas
tentang angan-angan dan kenyataan
udara dingin mulai merambat
bersama embun menusuk kulit dan tulang
meyudutkan mata pada satu pandang
hitam
kata-kata, hitam
hela tarikan nafas, hitam
usapan tangan, hitam
senyum bibir, hitam
kitab-kitab, hitam
langkah kaki, hitam
reguk air di kerongkongan, hitam
hati mengerucut : hitam
seonggok batu hitam
bersila dalam padmasana
menyemburkan sinar putih ke dalapan penjuru
warna-warni bunga, hijau perdu dan dedaunan
manyar dan kepodang,
jiwa-jiwa gelisah,
semua mandi cahaya,
berpesta di atas ketiadaan
malam pun membuka gerbangnya
mengijinkan matahari
menelusuri lorong-lorong hitam
tempat kekosongan merindu tetes embun:
sebuah mata jiwa
ckc : karangpandan 020509
Rating
Comments: 14
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
Paradoks!
beh
ingak semut se celleng
merangkak de battuh se celleng
sobbung sinar, sobbung cahaya
gelap gulita di malam hari,
seeeera se onneng, hehe
maaf!
puisi satu ini kok maknanya gak kena!
gak seperti puisi-puisi sebelumnya!
nice poem!
hm ...
makin
hitam aja
puisinya nech
sep sep !
puisi religi yang bagus bgt congkacong..
ireng?
hm..
tragis mbah..
salam
putih mutlak, hitam mutlak, akan lebih menarik jika hidup ini belang-belang, biar tak seperti sinetron2 itu..
tapi tetap saja warna-warni dan harmoni (yg katanya begitu) alam, akan tetap sia-sia tanpa pengakuan 'kemutlakan'
no komen juga aah, pokoke keren!
Salam.
Luar biasa, sobat.
Tidaka hanya dramtis, ironis bahkan tragis.
Tapi pengakuanmu begitu kuat.
no comen... sedikit ngeri untuk menafsirkannya
Aku gak berani menjelaskan imaji yang aku dapat dari karyamu ini Bro..ada ironi disana
maaf, kawan!
aku juga terkejut dg keliaran surealis-spiritualku yg satu ini.
hanya saja, pd tataran tertentu 'hitam' adalah lambang puncak kesadaran-penyerahan,
sementara putih mutlak milik sang khalik...
atau mungkin arah tatapku salah???