jemari bertaut
kepala merunduk
merentang jiwa ini di hadapMu
ingin bawakan kesemuanya
bibir bergetar
tangis mengalir
bersimpuh raga ini di depanMu
ingin ungkapkan segalanya
tak mampu fikir ini merangkumMu
tak kuasa jiwa ini menolakMu
karena sungguh
tak terelakkan kebenaran itu
aku binasa tanpaMu
Berlin, 11062009
angela p.
Rating
Comments: 9
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
kurang religius buat aq y krg religius! hi hi so, menurutq diperdalam lg eksplorasinyan sepertinya Yesus blm 'hadir' dalam puisi ini...
Kurang jujur ajah nie
practice makes perfect
hm..
rasanya agak kurang untuk puisi kayak gini
bisa dicoba lagi
salam
pasrah..banged....
sip..sip..sip...
berlin,

pasrah & kusuk banget.
kayaknya kurang greng deh,gak tau jg apanya (mungkin kata2nya kali,ato cuma perasaanku aja y gak tau puisi)