Hari Terakhir

“Lihat, Avera,” kata sang pemuda berkulit gelap sambil menunjuk ke arah Matahari yang hendak terbit di ufuk timur, “indah, ya?”

Naga kecil itu menengok ke arah yang ditunjuk oleh penunggangnya, “Nikmatilah, siapa tahu besok kau takkan melihatnya lagi.”

Remaja yang mengenakan rompi kulit tersebut tersenyum ceria dan membiarkan angin sepoi-sepoi membelai rambutnya yang hitam dan sebahu, “Jangan begitu, kita takkan kalah.”

Rating

53
points
Views: 514 reads
Comments: 13
Rating:
88.3333

Favorites

You have to login to access this feature click here

Report this

You have to login to access this feature click here

Read next posts

Be the first person to continue this post
Writer heinz
heinz at Hari Terakhir (5 weeks 10 hours ago)
100

Asli battle. Hihi, nilik-nilik peserta fantasy fiesta taun lalu.

Writer ewingerwin
ewingerwin at Hari Terakhir (1 week 4 days ago)

Yep, battle. Karena itulah gw memutuskan untuk melakukan yang berbeda pada ajang tahun ini. Heuheuheu.

Writer ndyw
ndyw at Hari Terakhir (1 year 2 weeks ago)
80

sadis heheheh
jauh lebih bagus dr punyaku :(
meskipun terganggu dengan pembukaan yang berupa dialog

Writer Alfare
Alfare at Hari Terakhir (1 year 2 weeks ago)
80

Wow. Aku udah menduga bahwa bakal ada yang bikin cerita tentang sebuah pertempuran terakhir, dan pertempuran yang kunanti-nanti emang lebih dahsyat dari bayanganku. Cuma, uh, kok ternyata isinya cuma pertempuran aja ya? Kupikir, kalo ada satu dua cerita latar belakang buat disempilin juga bisa kok.

Writer ewingerwin
ewingerwin at Hari Terakhir (1 year 2 weeks ago)

Heuheuheu, thx dah baca. Memang bisa dan memang masih ada ruang untuk memasukkan kisah latar, cuma gw memilih untuk tidak memasukkannya. Nggak ada alasan selain fokus gw emang cuma battle aja. Dan mungkin, untuk menyembunyikan pihak mana yang baik dan pihak mana yang jahat, heuheuheu.

Writer adrian.achyar
adrian.achyar at Hari Terakhir (1 year 3 weeks ago)
80

Kereeeen! Perangnya seru!
.
Btw, maap ga bermaksud sotoy atau sok ngajarin, tapi penjelasan siapa mereka dan latar belakang perang itu kok ga ada ya. Gw dari awal mengharap itu ada tapi sampe akhir ga ada juga, malah langsung masuk ke action. Gw sih ngembayangin pengenalannya setelah kalimat ini: “Sedangkan Sang Dewa menguasai daratan,” timpal Avera.. Paragraf berikutnya jelasin deh siapa tuh dewa, dan kenapa perang bisa terjadi.
.
Tapi bro, lo bisa banget bikin adegan perang yang seru. Endingnya juga keren. Top banget dah. Maap kalo kurang berkenan.
------------------------------

Fantasy Fiesta 2009: Götterdämmerung

Writer ewingerwin
ewingerwin at Hari Terakhir (1 year 3 weeks ago)

Heuheuheu, kisah latar belakang peperangan itu emang nggak ada karena sengaja nggak dimasukin. Gw emang cuma pengen menampilkan adegan pertempuran aja, tanpa backstory, jadi yah, bener-bener apa adanya atau "as is", heuheuheu.

Thx dah baca dan kasih masukan.

Writer codenameKEY
codenameKEY at Hari Terakhir (1 year 3 weeks ago)

battle scene nya indah dan...
ow... endingnya... so? amanatnya???
.
Salam kenal ya, bdw...
komenmu di ceritaku dah ku debat tuh, hahahha!
Berani debat lagi?
.
my Fantasy Fiesta
2012 : The Truth of God

Writer ewingerwin
ewingerwin at Hari Terakhir (1 year 3 weeks ago)

Errr, nggak ada amanat apa-apa. Moral of the story is not required, heuheuheu.

Soal debat, you betcha!

Writer mailindra
mailindra at Hari Terakhir (1 year 3 weeks ago)
90

Bagus banget bro.
Oh penulis yang kejam, teganya..teganya :)

Writer ewingerwin
ewingerwin at Hari Terakhir (1 year 3 weeks ago)

Thx dah baca bos. Heuheu, harus tega, dunia memang kejam, muahahahaha!

Writer d757439
d757439 at Hari Terakhir (1 year 3 weeks ago)
100

Alurnya aq suka....tapi kok gitu sih endingnya, , ,

Writer ewingerwin
ewingerwin at Hari Terakhir (1 year 3 weeks ago)

Heuheuheu, thx dah baca. Soal ending, yah, namanya juga perang, pasti ada korban jiwa,