Ku berdoa padaMu Tuhan jika kau nyata Kumohon, Katakan padaku, Kau bukan hanya imajinasiku
Gelap. Ini gerhana. Bayangan hitam menutupi matahari yang perlahan kehilangan cahayanya, serta merta menghapus cakrawala. Yang kian memudar, memucat dan gelap. Kini warnanya tampak seperti sketsa tipis di kertas buram. Sejauh mataku memandang tak seorangpun hidup untuk melihat pemandangan ini. Sebuah akhir dari dunia ini.
Menarik. Ending-nya membuatku meyakini bahwa dirimu pun sebagai penulis akan lebih memilih mati ketimbang harus membunuh orang yang kau cintai. 8->
Hanya saja, apa benar Tuhan hanya bekerja untuk lingkup kecil? Benarkah Tuhan hanya bekerja untuk si tokoh utama dan dirinya sendiri dan hanya orang-orang di sekitarnya saja?
Tidakkah perlu dipertimbangkan jumlah penduduk dunia dan bagaimana Tuhan (juga sebenarnya) mengatur mereka?
Aku sebenernya kurang sreg ama ni cerita, dan pendapatku kurang lebih sama ama si ewingerwin. Tapi kalo nyoba nilai secara objektif, narasinya bagus banget loh Key. Serius.
Aku cuma kurang suka ama... uh, karakternya (kayak gimana si Nadya bisa jatuh cinta sama Adam dan latar belakang mereka yang akhirnya kurang penting), perkembangan plot soal gimana si Adam menjadi Tuhan (mungkin karena aku lebih tua, aku jadi mandang idenya maksa), dan... yah, penyelesaian terakhirnya (yang menurutku, maaf, agak konyol dan enggak memberi banyak makna bagi pembaca...).
Tapi gimanapun juga, ceritamu kayaknya benar-benar layak untuk disukai kok.
.
Hiks
.
Jahat banget sih komen'y.. Key kan masih anak2, blom genap 17 taun, blom nyontreng, blom punya ktp. harus'y komen'y kayak the master junior dong...
.
Hhahaha!
Gpapa dink, kan kritik membangun. Emang bener maknanya kurang yah? Jadi.. 'so what cerpen' nih? Ya oke dah, klo agak banyak yg setuju ama itu.. Tapi klo soal penjelasan yg lebih rasional ato keganjilan lain'y di cerita mungkin karena ini ditargetkan utk fantasy fiesta yg 3000an kata jadi kurang banyak yg bisa dijelaskan..
Buat kelanjutannya? aduh... gimana ya?
.
Key lagi seneng bikin cerpen aja sih... makanya cerita yang dulu-dulu nggak dilanjutin lagi. Cerpen kan enak, mikirin idenya ngga usah lama-lama, palingan 2-3 hari, trus pas nulisnya paling lama juga semalem. Jadi... ngga tau deh, takutnya malah jadi nggak asik lagi kalo dibikin lanjutannya...
.
Bdw, thx yah komennya, aku juga berharap si Adam ketemu kekasih sejatinya nanti ^^wahahahha!
Heeeeeee. Kalo si Adam Tuhan (setidaknya di dunia dia), kenapa dia membiarkan ada kejadian badai matahari? Dia yang bikin? Bisa juga sih kalo dia dah menentukan hukum atau ketentuan sebelumnya.
.
Tapi ceritanya emang keren bro. Gw bayangin si Adam koma (setelah kecelakaan kan?) dan mimpi di komanya itu. Pasti setelah tu cewek nembak dirinya, si Adam bangun dari komanya dan menemukan dunia sebenarnya, di mana dia bukan Tuhan (sotoy banget dah gw :D )
.
Eniwei, great job.
------------------------------
Dunia yang Adam buat, terjadi tanpa ia sengaja (sudah ditulis kan di crita?) jadi ia sendiri pun awalnya dan bahkan hingga saat itu tak mampu menyadari batasan-batasan yang sanggup dilampauinya sebagai Tuhan. sama seperti bermimpi Adrian, kadang kita bisa mengubah mimpi kita menjadi seperti apa yang kita inginkan, tapi kadang juga tidak karena mimpi itu berjalan diluar kendali kita. Adam mungkin bisa mematikan seluruh manusia di dunianya disaat yang sama, tapi ia tak mampu menghentikan dirinya sendiri terbangun di dunia luar sana yang menyebabkan kiamat di dunia Adam saat itu.
.
Kurasa itu yang paling logis (yg bsa dipikirkan anak SMA)
.
...Bdw, waktu Adam terbangun, sebenarnya ada alternatif lain, yaitu ia kembali tidur karena ia mendengarkan lagu Mbah Surip (alm) "Bangun Tidur, Tidur Lagi"...
Wahha... ha... ha... lagu Mbah Surip terkenal hingga dunia lain!
Meski konsepnya nggak terlalu original banget, penyajiannya menarik dan gw jujur enjoy banget bacanya.
Tapi di beberapa bagian dialognya terlalu berlebihan dan nggak perlu sampe segitunya.
Contoh, soal Meulaboh itu. Sejak awal pembaca udah diset bahwa ini terjadi di negara barat, tapi tau-tau nongol Aceh di situ. Gw langsung detach dari cerita. Kalo di gw sih terasa kayak ngebut make mobil sport hingga 250 km/jam lalu nabrak tembok beton setebal 5 meter.
Lalu 2012, menurut gw malah jadi pemberat cerita ini. Tanpa nyebutin tahun pun cerita ini tetap bisa jalan mengingat penyajiannya yang timeless. Di sisi lain, keberadaan 2012 malah membuat gw merasa cerita ini mendompleng ketenaran 2012 (entah ada apa di tahun itu), padahal nggak harus begitu pun cerita ini sudah menarik.
Hal-hal kayak gitu bikin gw merasa cerita ini berupaya terlalu keras untuk meyakinkan pembaca bahwa dia bagus. Jadi kayak salesman yang " "Sumpah, ini bagus banget bo! Percaya deh! Masa gw boong! Serius, suer, top banget dah!". Meski gw tetap akan beli barang karena barangnya memang bagus, si salesman ini takkan membantu citra produk di mata gw.
Intinya adalah, tanpa hal-hal yang gw sebutin di atas, cerita ini tetap bagus (dan mungkin malah cenderung lebih bagus karena tidak terbebani).
Terus ada beberapa detail yang miss (contohnya soal jumlah peluru dalam magasin Colt, seinget gw sih nggak sebanyak itu, atau apa gw yang salah ya? heuheuheu).
Terlepas dari semua itu, gw akui ini cerita yang di atas standar dan gw sangat menikmatinya. Top, gan!
Wah? ngga original? Mungkin kamu lebih menitik-beratkan tema cerita ini kepada kiamatnya ya...? Tapi justru key lebih ingin menekankan kepada pembaca tentang keadaan Dunia ini dan perasaan pembaca sendiri tentang keTuhanan dalam dirinya. Apakah mungkin selama ini apa yang kita sembah dan agungkan hanyalah imajinasi belaka? 'Sesuatu' yang bahkan tidak mengenal dirinya sendiri, apalagi memperhatikan kita. Dan bahkan ia begitu lemah (meskipun juga mencintai dunia ini) hingga meminta seseorang membunuh dirinya.
.
key rasa itu adalah ide yang original
.
Soal Meulaboh? Kenapa harus key masukkan dalam cerita? Pertama, karena key cinta indonesia dan islam. Kedua... Mungkin orang Indonesia sendiri tidak tahu, tentunya selain Masjid di Meulaboh yang tak hancur meski diterjang Tsunami, karena key yakin semua orang udah denger kabar masjid itu. Keajaiban. Tapi bukan itu masalahnya, bencana tsunami di Aceh sebenarnya justru menjadi perhatian dunia, karena apa? Gempa yang terjadi cukup besar, dan bisa dikatakan jarang terjadi di laut dengan posisi dan jarak yang mematikan seperti itu. Hingga ada isu menyebutkan bahwa penyebab sebenarnya tsunami itu adalah nuklir, bukan gempa. Terus, ramalan mbah Jayabaya bahwa Indonesia akan menjadi mercusuar dunia sebenarnya telah menyebar ke mancanegara (kalo ngga salah, yang pertama kali tahu adalah Japan waktu menjajah indo), jadi... jelas aja dunia akan gempar kalo indo hancur sebelum waktunya jadi mercusuar. (mungkin itu juga sebabnya kenapa sekarang indo sering diserang terro^^).
.
Jadi, kenapa harus nabrak tembok 5 meter kalo orang2 luar negeri pun (menurut key) juga tahu dan mengingat kejadian itu sebagai sesuatu yg bersejarah...
.
Lalu untuk apa mencantumkan 2012? Apa bener di 2012 akan ada itu? Sebelumnya, key udah riset kecil-kecilan. Hasilnya, di 2012, tepatnya 21 Mei memang akan ada gerhana matahari total, cuma kalau tidak salah kejadiannya akan terjadi di Cina. Tapi siapa yang tahu, perputaran rotasi bumi kan semakin tidak stabil seiring waktu. Ngga percaya? Coba aja cocokin saat kamu denger adzan dengan posisi matahari. Kadang, ngga sesuai. Intinya gerhana itu nantinya bisa terjadi dimana saja.
.
dan kenapa harus ada dalam cerita? Sebagai pemberat? Sebagai paksaan biar rame? Ngga sepenuhnya salah..., kok. Ini kan termasuk salah satu teknik menulis. Membuat judul yang earcatching. Coba saja kalau judulnya tanpa 2012, belum tentu juga kamu tertarik ama judulnya trus ngebaca 'kan? hehe...
. Colt 38 peluru? Kalo ngga salah seri M1911 emang segitu pelurunya, kecil-kecil. Tapi ngga tau juga sih kalo salah, yah... semoga aja taun 2012 udah diperbaharui pelurunya jadi segitu, hehe (^_^)ini baru maksa...
Baiklah, gw rasa gw perlu lebih elaborate, heuheuheu.
Soal karakter "I'm (a) God" udah ada begitu banyak cerita. Dan soal kesadaran bermain-main saat tubuh inaktif juga udah banyak (dan seperti yang gw bilang, hal itu nggak ngaruh banget karena gw puas sama cerita lu, originality be damned, muahahahaha!)
Dan, soal tsunami 2004 yep, orang barat emang tau, sayangnya, fokus ke Indonesia nggak segede yang kita kira karena yang kena memang bukan cuma Indonesia, tapi juga Thailand, Sri Lanka, dan India. Itulah yang bikin gw merasa terlepas dari cerita lu begitu Meulaboh muncul.
Bayangkan lu lagi nonton sebuah film drama serius, lalu tiba-tiba, di tengah cerita muncul sequence komedi slapstick ala Srimulat selama 15-20 menit. Pasti terasa nggak nyambung, kan? Nah itulah yang gw rasakan pas Adam nyebut-nyebut soal Meulaboh, nggak nyambung dan nggak memainkan peran apa pun selain membuat pembaca (dalam kasus ini gw) bertanya-tanya.
Dan soal 2012, banyak orang bilang dunia akan kiamat diperkuat ramalan Indian Maya, rame banget diomongin bahkan sampe ada filmnya segala. Dan "kesan" mendompleng itulah yang menurut gw nggak layak bagi cerita lu, karena dia bisa perlu berdiri sendiri tanpa perlu mendompleng popularitas tahun 2012.
Tapi yep, soal menarik perhatian itu valid, meski "The Truth of God" sebenernya udah cukup bagi gw untuk mengklik dan membaca cerita lu, heuheuheu.
Soal detail peluru, kebetulan gw udah ke mbak wiki dan ini kata beliau di artikel M1911:
.
thanx infonya ewingerin, bener-bener membantu, jadi ternyata yang pelurunya itu yang 7 rounds yah? heheu...
.
Tsunami 2004, kerusakan di indo tetep yang paling parah, dan yang bikin lebih ironisnya adalah saat itu indonesia baru berdamai dengan GAM (saya sebutan sebagai 'kegagalan merebut tempat itu' di cerita). Kalau kita pikirkan lagi, saat itu Indo tampak bodoh, coba bayangkan kalau saat itu Aceh dibiarkan merdeka saja (tanpa mengurangi rasa hormat, mohon maaf jika disini ada orang aceh) baru kena Tsunami yang merusak hampir sepertiga bagian wilayah itu. Indo ngga kan rugi, tapi mungkin GAM bakal ngemis-ngemis ke Indo untuk balik dan membantunya mengatasi kerusakan. Sisi inilah yang saya kira menarik, jadi luar negeri lebih memperhatikan indo daripada negara lainnya untuk kerusakan itu...
.
"I'm (a) God" udah banyak? Peduli amat... kan, tokoh utamanya Nadya, jadi mungkin My Boyfriend is (a) God, bukan I'm a God, hahaha!
.
Makasih udah neliti sampe sejauh itu, ya... ^^
.
Wah iya... sengaja cuma dua.
.
Sebenernya sih karena batasan 3000 karakter dan aku juga bingung kalo harus ngerancang perwatakan karakter lainnya. Gila... mikirin kepribadian bahkan kegiatan karakter cewe aja susah banget, kayaknya satu-dua minggu ini masih kebawa nih ke seharian, ...bisa jadi banci dah gua!
.
Salam kenal juga 4rdi! Udah lama ngga kesini, ternyata member barunya seabrek yah? hehe...
Waw!
. "jika kamu mencintai Tuhan, bersedia mati untuk Tuhan"
.
*terkejut, sebelumnya malah nga mikir kayak gitu
(ternyata orang lain lebih memahami ceritaku sendiri, uhh...)
Disitulah penekanannya, siapa bilang Tuhan pasti mengenali dirinya sendiri? Apa kamu pernah bicara langsung dengan Tuhan? Halah... jangan dipikir dehh, berat...
.
Apa yang Adam (si Tuhan) alami seperti sebuah mimpi belaka. Apakah saat kamu bermimpi kamu langsung tahu itu adalah mimpi? Kalau aku sih nggak, aku hanya akan menikmati mimpi itu tanpa sedikitpun berpikir itu mimpi... dan saat terbangun, aku sudah lupa apa yang kuimpikan barusan.
.
Thanx yah udah komen... ^^ (jangan panggil 'bung' aku masih SMA, kesannya ketuaan donk...)
Keliatannya udah tidak ada kekurangan sama sekali
sumpah keren, meskipun dari logika masih ada yang beberapa janggal tp secara overall ni cerita keren abiez,,,,
.
aduh? Apanya nih yg janggal? Jangan bikin pnasaran dunk, hhe..
.
Ato mungkin logika key ktinggian, fyuh
hihi!
Menarik. Ending-nya membuatku meyakini bahwa dirimu pun sebagai penulis akan lebih memilih mati ketimbang harus membunuh orang yang kau cintai. 8->
Hanya saja, apa benar Tuhan hanya bekerja untuk lingkup kecil? Benarkah Tuhan hanya bekerja untuk si tokoh utama dan dirinya sendiri dan hanya orang-orang di sekitarnya saja?
Tidakkah perlu dipertimbangkan jumlah penduduk dunia dan bagaimana Tuhan (juga sebenarnya) mengatur mereka?
Aku sebenernya kurang sreg ama ni cerita, dan pendapatku kurang lebih sama ama si ewingerwin. Tapi kalo nyoba nilai secara objektif, narasinya bagus banget loh Key. Serius.
Aku cuma kurang suka ama... uh, karakternya (kayak gimana si Nadya bisa jatuh cinta sama Adam dan latar belakang mereka yang akhirnya kurang penting), perkembangan plot soal gimana si Adam menjadi Tuhan (mungkin karena aku lebih tua, aku jadi mandang idenya maksa), dan... yah, penyelesaian terakhirnya (yang menurutku, maaf, agak konyol dan enggak memberi banyak makna bagi pembaca...).
Tapi gimanapun juga, ceritamu kayaknya benar-benar layak untuk disukai kok.
Aku terkesan. Kau juga udah banyak berkembang!
.
Hiks
.
Jahat banget sih komen'y.. Key kan masih anak2, blom genap 17 taun, blom nyontreng, blom punya ktp. harus'y komen'y kayak the master junior dong...
.
Hhahaha!
Gpapa dink, kan kritik membangun. Emang bener maknanya kurang yah? Jadi.. 'so what cerpen' nih? Ya oke dah, klo agak banyak yg setuju ama itu.. Tapi klo soal penjelasan yg lebih rasional ato keganjilan lain'y di cerita mungkin karena ini ditargetkan utk fantasy fiesta yg 3000an kata jadi kurang banyak yg bisa dijelaskan..
hahaha...
.
Ternyata sama-sama masih baby (...piss bos), bdw sma mana nih? ...jangan2 sama lagi, ahiak!
Buat kelanjutannya? aduh... gimana ya?
.
Key lagi seneng bikin cerpen aja sih... makanya cerita yang dulu-dulu nggak dilanjutin lagi. Cerpen kan enak, mikirin idenya ngga usah lama-lama, palingan 2-3 hari, trus pas nulisnya paling lama juga semalem. Jadi... ngga tau deh, takutnya malah jadi nggak asik lagi kalo dibikin lanjutannya...
.
Bdw, thx yah komennya, aku juga berharap si Adam ketemu kekasih sejatinya nanti ^^wahahahha!
akwakwakwakwakwak
sumpeh Senior, bingung wa baca ceritanya. Berat amat >.<
wa g bsa komen apa-apa mengenai ceritana. Udah kelanjur di bahas -dan diperdebatkan- di bawah kan :p
anyway, kok cerita tentang kiamat sekarang ngetrend yak??? g Götterdämmerung buatannya Senior Ardian, g Titanic buatan wa. eh, ini juga
wa cuman bisa bilang, salut ama Camaro 2010 nya :))
akwakwakwakwakwk
peace, love, and ngawur
*kaboooooooor
kamu anak SMA :o
sudah cukup hebat kurasa, kamu berbakat! teruskan! :)
Heeeeeee. Kalo si Adam Tuhan (setidaknya di dunia dia), kenapa dia membiarkan ada kejadian badai matahari? Dia yang bikin? Bisa juga sih kalo dia dah menentukan hukum atau ketentuan sebelumnya.
.
Tapi ceritanya emang keren bro. Gw bayangin si Adam koma (setelah kecelakaan kan?) dan mimpi di komanya itu. Pasti setelah tu cewek nembak dirinya, si Adam bangun dari komanya dan menemukan dunia sebenarnya, di mana dia bukan Tuhan (sotoy banget dah gw :D )
.
Eniwei, great job.
------------------------------
Fantasy Fiesta 2009: Götterdämmerung
Thanx komennya bung, jadi tersanjung nih ^_^
Dunia yang Adam buat, terjadi tanpa ia sengaja (sudah ditulis kan di crita?) jadi ia sendiri pun awalnya dan bahkan hingga saat itu tak mampu menyadari batasan-batasan yang sanggup dilampauinya sebagai Tuhan. sama seperti bermimpi Adrian, kadang kita bisa mengubah mimpi kita menjadi seperti apa yang kita inginkan, tapi kadang juga tidak karena mimpi itu berjalan diluar kendali kita. Adam mungkin bisa mematikan seluruh manusia di dunianya disaat yang sama, tapi ia tak mampu menghentikan dirinya sendiri terbangun di dunia luar sana yang menyebabkan kiamat di dunia Adam saat itu.
.
Kurasa itu yang paling logis (yg bsa dipikirkan anak SMA)
.
...Bdw, waktu Adam terbangun, sebenarnya ada alternatif lain, yaitu ia kembali tidur karena ia mendengarkan lagu Mbah Surip (alm) "Bangun Tidur, Tidur Lagi"...
Wahha... ha... ha... lagu Mbah Surip terkenal hingga dunia lain!
Gw komen ya bos.
Meski konsepnya nggak terlalu original banget, penyajiannya menarik dan gw jujur enjoy banget bacanya.
Tapi di beberapa bagian dialognya terlalu berlebihan dan nggak perlu sampe segitunya.
Contoh, soal Meulaboh itu. Sejak awal pembaca udah diset bahwa ini terjadi di negara barat, tapi tau-tau nongol Aceh di situ. Gw langsung detach dari cerita. Kalo di gw sih terasa kayak ngebut make mobil sport hingga 250 km/jam lalu nabrak tembok beton setebal 5 meter.
Lalu 2012, menurut gw malah jadi pemberat cerita ini. Tanpa nyebutin tahun pun cerita ini tetap bisa jalan mengingat penyajiannya yang timeless. Di sisi lain, keberadaan 2012 malah membuat gw merasa cerita ini mendompleng ketenaran 2012 (entah ada apa di tahun itu), padahal nggak harus begitu pun cerita ini sudah menarik.
Hal-hal kayak gitu bikin gw merasa cerita ini berupaya terlalu keras untuk meyakinkan pembaca bahwa dia bagus. Jadi kayak salesman yang " "Sumpah, ini bagus banget bo! Percaya deh! Masa gw boong! Serius, suer, top banget dah!". Meski gw tetap akan beli barang karena barangnya memang bagus, si salesman ini takkan membantu citra produk di mata gw.
Intinya adalah, tanpa hal-hal yang gw sebutin di atas, cerita ini tetap bagus (dan mungkin malah cenderung lebih bagus karena tidak terbebani).
Terus ada beberapa detail yang miss (contohnya soal jumlah peluru dalam magasin Colt, seinget gw sih nggak sebanyak itu, atau apa gw yang salah ya? heuheuheu).
Terlepas dari semua itu, gw akui ini cerita yang di atas standar dan gw sangat menikmatinya. Top, gan!
Wah? ngga original? Mungkin kamu lebih menitik-beratkan tema cerita ini kepada kiamatnya ya...? Tapi justru key lebih ingin menekankan kepada pembaca tentang keadaan Dunia ini dan perasaan pembaca sendiri tentang keTuhanan dalam dirinya. Apakah mungkin selama ini apa yang kita sembah dan agungkan hanyalah imajinasi belaka? 'Sesuatu' yang bahkan tidak mengenal dirinya sendiri, apalagi memperhatikan kita. Dan bahkan ia begitu lemah (meskipun juga mencintai dunia ini) hingga meminta seseorang membunuh dirinya.
.
key rasa itu adalah ide yang original
.
Soal Meulaboh? Kenapa harus key masukkan dalam cerita? Pertama, karena key cinta indonesia dan islam. Kedua... Mungkin orang Indonesia sendiri tidak tahu, tentunya selain Masjid di Meulaboh yang tak hancur meski diterjang Tsunami, karena key yakin semua orang udah denger kabar masjid itu. Keajaiban. Tapi bukan itu masalahnya, bencana tsunami di Aceh sebenarnya justru menjadi perhatian dunia, karena apa? Gempa yang terjadi cukup besar, dan bisa dikatakan jarang terjadi di laut dengan posisi dan jarak yang mematikan seperti itu. Hingga ada isu menyebutkan bahwa penyebab sebenarnya tsunami itu adalah nuklir, bukan gempa. Terus, ramalan mbah Jayabaya bahwa Indonesia akan menjadi mercusuar dunia sebenarnya telah menyebar ke mancanegara (kalo ngga salah, yang pertama kali tahu adalah Japan waktu menjajah indo), jadi... jelas aja dunia akan gempar kalo indo hancur sebelum waktunya jadi mercusuar. (mungkin itu juga sebabnya kenapa sekarang indo sering diserang terro^^).
.
Jadi, kenapa harus nabrak tembok 5 meter kalo orang2 luar negeri pun (menurut key) juga tahu dan mengingat kejadian itu sebagai sesuatu yg bersejarah...
.
Lalu untuk apa mencantumkan 2012? Apa bener di 2012 akan ada itu? Sebelumnya, key udah riset kecil-kecilan. Hasilnya, di 2012, tepatnya 21 Mei memang akan ada gerhana matahari total, cuma kalau tidak salah kejadiannya akan terjadi di Cina. Tapi siapa yang tahu, perputaran rotasi bumi kan semakin tidak stabil seiring waktu. Ngga percaya? Coba aja cocokin saat kamu denger adzan dengan posisi matahari. Kadang, ngga sesuai. Intinya gerhana itu nantinya bisa terjadi dimana saja.
.
dan kenapa harus ada dalam cerita? Sebagai pemberat? Sebagai paksaan biar rame? Ngga sepenuhnya salah..., kok. Ini kan termasuk salah satu teknik menulis. Membuat judul yang earcatching. Coba saja kalau judulnya tanpa 2012, belum tentu juga kamu tertarik ama judulnya trus ngebaca 'kan? hehe...
.
Colt 38 peluru? Kalo ngga salah seri M1911 emang segitu pelurunya, kecil-kecil. Tapi ngga tau juga sih kalo salah, yah... semoga aja taun 2012 udah diperbaharui pelurunya jadi segitu, hehe (^_^)ini baru maksa...
Baiklah, gw rasa gw perlu lebih elaborate, heuheuheu.
Soal karakter "I'm (a) God" udah ada begitu banyak cerita. Dan soal kesadaran bermain-main saat tubuh inaktif juga udah banyak (dan seperti yang gw bilang, hal itu nggak ngaruh banget karena gw puas sama cerita lu, originality be damned, muahahahaha!)
Dan, soal tsunami 2004 yep, orang barat emang tau, sayangnya, fokus ke Indonesia nggak segede yang kita kira karena yang kena memang bukan cuma Indonesia, tapi juga Thailand, Sri Lanka, dan India. Itulah yang bikin gw merasa terlepas dari cerita lu begitu Meulaboh muncul.
Bayangkan lu lagi nonton sebuah film drama serius, lalu tiba-tiba, di tengah cerita muncul sequence komedi slapstick ala Srimulat selama 15-20 menit. Pasti terasa nggak nyambung, kan? Nah itulah yang gw rasakan pas Adam nyebut-nyebut soal Meulaboh, nggak nyambung dan nggak memainkan peran apa pun selain membuat pembaca (dalam kasus ini gw) bertanya-tanya.
Dan soal 2012, banyak orang bilang dunia akan kiamat diperkuat ramalan Indian Maya, rame banget diomongin bahkan sampe ada filmnya segala. Dan "kesan" mendompleng itulah yang menurut gw nggak layak bagi cerita lu, karena dia bisa perlu berdiri sendiri tanpa perlu mendompleng popularitas tahun 2012.
Tapi yep, soal menarik perhatian itu valid, meski "The Truth of God" sebenernya udah cukup bagi gw untuk mengklik dan membaca cerita lu, heuheuheu.
Soal detail peluru, kebetulan gw udah ke mbak wiki dan ini kata beliau di artikel M1911:
Feed system: 7 rounds (standard capacity magazine) + 1 in chamber.
Cukup sekian, terima kasih.
.
thanx infonya ewingerin, bener-bener membantu, jadi ternyata yang pelurunya itu yang 7 rounds yah? heheu...
.
Tsunami 2004, kerusakan di indo tetep yang paling parah, dan yang bikin lebih ironisnya adalah saat itu indonesia baru berdamai dengan GAM (saya sebutan sebagai 'kegagalan merebut tempat itu' di cerita). Kalau kita pikirkan lagi, saat itu Indo tampak bodoh, coba bayangkan kalau saat itu Aceh dibiarkan merdeka saja (tanpa mengurangi rasa hormat, mohon maaf jika disini ada orang aceh) baru kena Tsunami yang merusak hampir sepertiga bagian wilayah itu. Indo ngga kan rugi, tapi mungkin GAM bakal ngemis-ngemis ke Indo untuk balik dan membantunya mengatasi kerusakan. Sisi inilah yang saya kira menarik, jadi luar negeri lebih memperhatikan indo daripada negara lainnya untuk kerusakan itu...
.
"I'm (a) God" udah banyak? Peduli amat... kan, tokoh utamanya Nadya, jadi mungkin My Boyfriend is (a) God, bukan I'm a God, hahaha!
.
Makasih udah neliti sampe sejauh itu, ya... ^^
endingnya membuatku menganga...... sungguh! Keren banget!
Eh? Ahaha...
.
Agak lebay sih, tapi thanx yah! Salam kenal AKatsuki!
.
Wah iya... sengaja cuma dua.
.
Sebenernya sih karena batasan 3000 karakter dan aku juga bingung kalo harus ngerancang perwatakan karakter lainnya. Gila... mikirin kepribadian bahkan kegiatan karakter cewe aja susah banget, kayaknya satu-dua minggu ini masih kebawa nih ke seharian, ...bisa jadi banci dah gua!
.
Salam kenal juga 4rdi! Udah lama ngga kesini, ternyata member barunya seabrek yah? hehe...
aku suka ceritamu...^
Waw!
.
"jika kamu mencintai Tuhan, bersedia mati untuk Tuhan"
.
*terkejut, sebelumnya malah nga mikir kayak gitu
(ternyata orang lain lebih memahami ceritaku sendiri, uhh...)
Disitulah penekanannya, siapa bilang Tuhan pasti mengenali dirinya sendiri? Apa kamu pernah bicara langsung dengan Tuhan? Halah... jangan dipikir dehh, berat...
.
Apa yang Adam (si Tuhan) alami seperti sebuah mimpi belaka. Apakah saat kamu bermimpi kamu langsung tahu itu adalah mimpi? Kalau aku sih nggak, aku hanya akan menikmati mimpi itu tanpa sedikitpun berpikir itu mimpi... dan saat terbangun, aku sudah lupa apa yang kuimpikan barusan.
.
Thanx yah udah komen... ^^ (jangan panggil 'bung' aku masih SMA, kesannya ketuaan donk...)
bagus kok .
rada ngebingungin tapi imajinasinya TOP .
tapi bingung jugaa ..
ehehe .
salam kenal . piss ^.^v
Seperti biasa... daripada poinnya nol dulu, mendingan tak jadiin sepuluh donk iya ngga? wakakakak!
Hehe, baca 'n komen yah temen semuah, key kan udah lama gag nulis pingin tahu hasilnya dunk...
^^thx