Detak Terakhir (Bagian 1)

Kelas XI IA 4. Aku terduduk di pojok kanan depan kelas dengan wajah menunduk. Teman sebangkuku hari ini kembali tidak masuk, dan kudengar beberapa mulut di belakang berlontar kata-kata yang cukup pedas. Satu di antaranya bahkan terkikik.

“Hari ini ada yang low batt lagi, ya?” Itu Stela. Begitu tahu kursi di sampingku kosong, ia langsung membuka konferensi dengan teman-temannya. Mereka berkumpul di pojok kanan belakang kelas, sehingga dengungan mereka cukup terdengar olehku.

Rating

142
points
Views: 396 reads
Comments: 22
Rating:
83.5294

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here

Read next posts

Writer Gladiss Gazelle
Gladiss Gazelle at heheh selesai baca bagian (11 weeks 4 days yang lalu)
100

heheh selesai baca bagian satu beralih ke bagian dua :)

Writer DeMEter
DeMEter at hhhhhhmmmm... (11 weeks 4 days yang lalu)
60

hhhhhhmmmm...

Writer Ive
Ive at Enak bacanya. Meski aku (13 weeks 1 day yang lalu)
90

Enak bacanya. Meski aku merasa bs menebak arah cerita, tp kurasa akan ada hal2 yg tak terduga nantinya. Aku cuma msh kurang mengerti kenapa temannya bs ngomong 'low batt' soal jantung seseorg dg tanpa perasaan. Kayaknya kejam aja. Ada konflik sebelumnya di antara mereka y?

Writer fadly_pwk
fadly_pwk at Re: Detak Terakhir (Bagian 1) (23 weeks 2 days yang lalu)
70

Kyaaaa, keren cuy .. lanjutkan, pro rakyat dan lebih cepat lebih baik ...

Thanks sudah visit ke jendela k.com ku .. d'a luka lama memang berdasarkan kisah nyata, dan judulnya emang begitu .. Do'a Luka Lama. Ada yang terluka, ada yang dilukai, yang melukai tidak merasa melukai, yang luka bingung lukanya nggak sembuh-sembuh, lalu berbuah do'a ... btw, thanks karena sudah komentar. Visit ke blog ku yah, trus tinggalkan jejakmu juga .. senag mengenalmu di k.com

http://arsitekbersastra.blogspot.com/

Writer Yugata
Yugata at Re: Detak Terakhir (Bagian 1) (24 weeks 1 day yang lalu)
100

wah, ini bakal jadi cerita sedih niyh..
well, selamat berjuang dan jangan menyerah!
(*sama seperti yang lain, menunggu kelanjutannya)

Writer angel16
angel16 at Re: Detak Terakhir (Bagian 1) (24 weeks 3 days yang lalu)
80

banyak hal yg masih tanda tanya ya... moga2 dijelaskan di bab berikutnya. he3.

Writer Intan Widia N
Intan Widia N at Re: Detak Terakhir (Bagian 1) (24 weeks 3 days yang lalu)
90

wuaaaaaah..........
stuju, agak kurang mengalir, tp ok kok!

Writer panah hujan
panah hujan at Re: Detak Terakhir (Bagian 1) (24 weeks 3 days yang lalu)
80

judulnya mengharu-biru.
dialognya terlalu berat.
deskripsinya kurang mengalir.

:)

Writer dirgita
dirgita at Re: Detak Terakhir (Bagian 1) (24 weeks 1 day yang lalu)

Sarannya, dong, supaya lebih mengalir....

Writer panah hujan
panah hujan at Hahhaa. Jujur aku kaget (13 weeks 4 days yang lalu)

Hahhaa. Jujur aku kaget dengan komentarku waktu itu. Napa ya aku bisa komen aneh begitu? Karena setelah kubaca ulang, cerita bersambung ini enak-enak aja, kok.
Hm, apa mungkin karena di awal kau menggunakan analogi low-batt untuk menggambarkan jantung yang lemah, ya? Soalnya kalau rada kupikirin lagi, sih, kesannya agak berlebihan. Bayangkan anak SMA zaman sekarang ngobrolnya kek gimana... meski, well, kelas IPA sekalipun engga menjamin chit-chat mereka itu bermutu. Maksudku, rasanya kau belum membuat dialogmu senatural dialog-dialog anak SMA pada umumnya. :D
(uh, lagian, keknya ngebuat pesawat kertas itu agak buang-buang waktu. mengapa tak kau bilang meremas kertas lalu melemparnya ke arah si biANGgosIP? :p)

Selain itu dialog antara Bibi dirGITA (haha, rupanya kau terobsesi jadi dokter juga [apa gitu ya maksudku?]! hahaha) dengan Sira juga agak kaku. Terlalu banyak detil dengan kata-kata semanis madu. Karakter mereka jadi agaknya mirip-mirip (terlepas dari mereka emang sedarah).

Hm, kalau masalah deskripsinya yang kurang mengalir. Sorry, my bad. Ini udah ngalir banget, kok.

Cheers, Pap :)

Writer panah hujan
panah hujan at Uh, koneksiku jelek. Dobel (13 weeks 4 days yang lalu)

Uh, koneksiku jelek. Dobel post -_-
Well, aku akan lanjut baca bagian selanjutnya.

Writer Chandradyani
Chandradyani at Re: Detak Terakhir (Bagian 1) (24 weeks 3 days yang lalu)
60

penasaran... masih belum nangkep bandul bentuk arlojinya kayak apa..tapi lanjutinnn

Writer Valkyrie
Valkyrie at Re: Detak Terakhir (Bagian 1) (24 weeks 3 days yang lalu)
80

Lanjutin yaa..:)

Writer Maximus
Maximus at Re: Detak Terakhir (Bagian 1) (24 weeks 4 days yang lalu)
90

Setuju sama Samalona alurnya mengalir dan mengundang rasa ingin tahu, ditambah dengan adanya jam penghitung mundur kematian feelnya jadi makin berasa.

Ditunggu lanjutannya, eh aku dah liat komik Ubunchunya. Lumayan sih, walau kurang mengekspos sisi OS nya masing-masing

Kunjungi aku juga yah.Dikritik, dicaci, dimaki terserah. Tapi harus dikomenin :D

Writer Chie_chan
Chie_chan at Re: Detak Terakhir (Bagian 1) (24 weeks 4 days yang lalu)
90

uups...
jenis kesedihan yg chie suka.
sangad2 ditunggu lanjutannya, kak dirgi :D

Writer Penguin
Penguin at Re: Detak Terakhir (Bagian 1) (24 weeks 4 days yang lalu)
90

Sama dengan samalona. ditunggu kelanjutannya...

Writer mindy_tan89
mindy_tan89 at Re: Detak Terakhir (Bagian 1) (24 weeks 4 days yang lalu)
100

a

Writer dirgita
dirgita at Re: Detak Terakhir (Bagian 1) (24 weeks 1 day yang lalu)

Wah, komennya ketinggalan^^

Writer samalona
samalona at Re: Detak Terakhir (Bagian 1) (24 weeks 4 days yang lalu)
80

Oke. Bacanya mengalir. Di beberapa paragraf awal cukup mengundang rasa ingin tahu. Pengenalan konflik juga tidak ditunda-tunda. Nanti saya baca ulang lagi, untuk lebih detailnya.