Hai,namaku Felice.Lengkapnya Shainee Felice.Kata Shainee merupakan adaptasi dari kata ‘Shine’ yang artinya cahaya.Sedangkan,kata Felice artinya adalah ‘Happines’ atau kebahagiaan.Berarti kalu digabung artinya jadi cahaya kebahagiaan. Aku memang berusaha untuk menjadi sumber cahaya kebahagiaan bagi semua orang,bagi orangtuaku dan teman-temanku,serta semua orang disekelilingku.Sebisa mungkin aku ingin membuat mereka selalu bahagia.Aku memiliki orangtua dan teman-teman yang baik sekali kepadaku,yang selalu mewarnai hari-hariku,dan tentu saja membuatku merasa senang dan bahagia. Tapi,ada satu yang belum pernah kurasakan sekalipun dalam hidupku,dan aku entah kenapa sekarang ini,ingin sekali merasakannya.Aku ingin merasakan bagaimana sih punya Pacar? Aku tahu umurku mungkin masih dibilang muda untuk pacaran.15 tahun.Tepatnya sekarang aku duduk di bangku kelas 3 SMP.Rata-rata teman-teman dan anak-anak di sekolahku sudah pernah punya pacar,atau minimal pernah ditembak lah gitu.Memang sih,tidak semuanya begitu,tapi sebagian besar iya.Kalau aku bertanya pada temanku “Eh,udah punya pacar belom?” dan misanya mereka menjawab,”Belom tuh.” Aku akan kembali bertanya,”Udah pernah ditembak?”.Rata-rata mereka menjawab,”Udah.”.Huwwee!! Kadang kalau mendengar jawaban itu aku jadi sedikit merasa sedih dan kecewa.Masalahnya adalah,aku belom pernah pacaran,dan BELOM pernah ditembak.Aduh,kasian juga yah? Kesannya gak laku gitu,,hiks,,hiks. Tapi,memang aku orangnya rada susah dan sedikit jual mahal,aku nggak mau deket sama sembarang cowok.Maksudnya,kan ada tuh yang demi dapetin Pacar/Cowok,rela mendekat dengan cowok yang rada gak beres,alias masteng atau cowok-cowok yang hobinya menggombal cewek.Ogah deh gua !!.Dan Aku punya prinsip yang kuat,kalo aku suka ama seseorang,aku nggak mau sampai harus merubah sifat atau penampilanku supaya gebetan/orang yang kuincer itu tertarik padaku.Aku pikir,cowok yang baik adalah cowok yang mau menerima kita apa adanya.Dan mungkin prinsip-prinsip ku tadi menjadi salah satu hambatan mengapa aku nggak pernah sekalipun ditembak. Kadang ada beberapa temanku yang bertanya,”Fel,lu udah pernah pacaran.” .Aku pun jujur menjawab,”Nggak.”.Lalu mereka bertanya,”Udah berapa kali ditembak?” .’Jegheerrr’ dalam hatiku,tapi Aku menjawab sambil tersenyum,”Nggak tuh.” Dan mereka menunjukan ekspresi muka kaget seraya berkata,”Hah?? Masa sih?? Padahal,lu termasuk cakep juga lho.Manis.”.Dan biasanya Aku menjawab dengan cengiran. Biarpun begini,bukan berarti aku nggak suka sama cowok ya,aku suka sama seorang cowok di tempat bimbel ku.Anaknya cukup ganteng,dan memiliki cukup banyak fans di sekolahnya.Namanya Mario.Meskipun ngetop,Mario bukan anak yang sombong,anaknya cukup baik dan ramah,pinter lagi.Dan Ia bukan model cowok masteng yang playboy dan menggombalin cewek yang terpesona akan wajahnya.Mario juga tipe orang yang jenaka,Ia selalu bisa membuatku tertawa.Itulah mengapa aku suka padanya *ceelah* aku bisa merasa nyaman dan senang bila ada didekatnya.Tidak ada satupun temanku yang tahu aku suka pada Mario,tidak satupun.Aku sebisa mungkin menyembunyikan rasa itu.Murid di bimbel ku menganggap aku dan Mario adalah teman akrab,mereka tidak ada yang curiga kalau aku menaruh perasaan khusus pada Mario.Mario juga menggangapku teman baiknya,Ia sering bercerita tentang sekolahnya padaku,dan sesekali Ia sering meminta bantuan padaku,begitupun sebaliknya.Dan aku sangat menikmati hal itu. Mario punya seorang teman baik yang satu sekolah dengannya,temannya itu bernama Timothy.Atau biasa dipanggil Timmy.Timmy juga satu bimbel denganku dan Mario,bahkan satu kelas lagi.Tapi,Timmy ini orangnya rada dingin dan jaim nya luar biasa.Apalagi kalo sama cewek.Aduh! Jangan harap dia akan ngomong kalau nggak ditanya,pokoknya pendiem banget !.Tapi,Timmy adalah anak paling pintar di tempat bimbelku,peringkat satu selalu diraihnya.Mario juga cerita,kalo si Timmy itu termasuk golongan Anak Pintar Berprestasi di sekolahnya.Mario dan Timmy teman akrab,seperti yang kukatakan tadi.Kadang aku merasa aneh,kenapa dua orang yang sikapnya bertolak belakang itu bisa Klop??.Mario sering curhat pada Timmy,dan Timmy diam mendengarkan dengan baik.Aku dan mungkin teman bimbel ku yang lain jarang melihat Timmy tersenyum.Wajahnya itu selalu tanpa ekspresi dan cenderung jutek.Padahal kalau Ia tersenyum,mungkin wajahnya bisa lebih manis,Timmy memang bukan model Cowok Ganteng.Style jabrik dan kacamata melekat kuat padanya.Wajahnya cukup menarik,tapi sayangnya Ia jarang tersenyum.Aku pernah melihatnya sekali,Timmy sedang tersenyum sambil tertawa mendengar gurauan yang dilontarkan Mario,wajahnya memancarkan kehangatan.Dari situ aku berpendapat bahwa sebenarnya Timmy bukan orang jahat.Timmy itu sebenarnya baik hanya saja kebaikannya itu jarang sekali keluar. Karena aku dekat dengan Mario,otomatis aku juga dekat dengan Timmy.Maksud dekat disini adalah jaraknya.Kalau aku sedang ngobrol dengan Mario,si Timmy pasti sedang duduk disampingnya.Perlahan aku mulai mendekati Timmy.Aku ini kalau ada orang yang diem atau jaim,aku pasti penasaran sekali dan punya keinginan supaya orang itu bisa terbuka denganku dan dekat denganku.Sudah ada beberapa temanku yang tadinya jaim sekarang nggak.Dan aku akan mempraktekannya lagi pada Timmy.Kalau aku ngobrol sama Mario,Timmy juga kulibatkan.Tapi biasanya Ia hanya memilih diam atau hanya berkata,”Hmm.”. Strategi kuubah,Timmy coba kudekati dengan cara beramah tamah padanya,bicara mengenai hobi-hobinya dan sesekali aku menawarkan makanan.Tapi apa yang terjadi?? Setiap aku menawarkan makanan,Ia pasti menolak.Dengan cara yang kasar.Misalnya berkata,”Huh,siapa yang minta?” atau “Nggak ah,ntar lu racunin !” atau bahasa yang paling halus,”Gua kenyang.Ga minat !”.Atau misalnya aku membicarakan sesuatu,menanykan pendapatnya,”Eh,lu suka film XXX ga?” maka Ia berkata,”Cih ! Film ga mutu!”.Atau aku bercerita tentang sekolahku atau teman-temanku,maka sebelum aku menyelesaikan ceritaku Ia akan bilang,”Siapa yang peduli sama Lo?” atau “Siapa yang nanya? Emangnya gua mau dengerin?”.Huh ! Terkadang aku merasa kesal dengan sikapnya yang sama sekali TIDAK PEDULI.Malah,gara-gara usahaku yang ingin menjadi temannya Ia malah jadi sering mengejek-ejek aku.Padahal dulu Ia tidak pernah begitu dan hanya diam.Anehnya,kata-kata kasar yang Ia ucapkan untuk membalas ocehanku,tidak keluar untuk anak cewek yang lain.Kalau ada temanku yang cewek bertanya padanya.Maka Ia akan menjawab dengan nada datar dan biasa saja.Dan Ia tidak bersikap seperti itu kecuali denganku.Mungkin karena anak yang lainnya juga pada cuek-cuek aja sama Dia.Sebenernya Aku saja yang kerajinan.Tapi,kadang Timmy baik padaku.Kalau Ia melihat aku sedang susah payah mengerjakan soal sampai dahiku berkerut,Ia akan bertanya “Kenapa lu? Mana sih yang gak ngerti? Sini gua ajarin!”Terkadang aku kagum juga orang seperti Dia bisa ngomong tanpa ditanya.hehe Balik lagi tentang Mario.Semakin hari aku semakin dekat.Aku senang sekali,aku berharap Mario juga suka padaku.Aku jadi sering sms an sama Mario.Sampai pada suatu sore ketika aku sedang sms an dengannya. From : Mario Fel,lu bisa jaga rahasia ga? To : Mario Bisa dong !! =) Rahasia apaan? From : Mario Itu.. Cewek yg gw suka. To : Mario Wah..siapa tuh? From : Mario Cici.Tapi lu ga boleh bilang siapa-siapa ! To : Mario Oh,cici...iya,ga gw bilang. From : Mario Lu kan kenal dia.Mintain fotonya ! Tp jgn blg klo gw yg minta.Ok?! To :Mario Ya.Eh,udh dulu ya,pls gw abis.daah.
Aku terpaku menatap sms dari Mario.Cici.Mario suka sama Cici.Cici adalah cewek yang satu sekolah dengan Mario.Aku juga mengenal dan cukup dekat dengan Cici.Cici adalah teman les bahasa Inggrisku.Ci,lu beruntung banget yah,batinku. Aku menghembuskan nafas.Memejamkan mata dan berkata dalam hati.Bodohnya aku,mengira Mario juga suka padaku tapi ternyata tidak.
Hari berganti,begitu juga Bulan berlalu,Februari,Maret,April,Mei.Aku sudah tidak menyukai Mario lagi.Malahan aku sedang nyomblangin mereka berdua.Perasaanku entah kenapa benar-benar hilang.Aku juga tetap dekat dengan Mario.Dan tetap berusaha membuka jati diri si Timmy.Meskipun ketika aku waktu itu sedang dekat-dekatnya dengan Mario,aku mulai nyuekin si Timmy.hehe.Ada yang berubah pada Timmy.Dulu Ia sering mengejekku,sekarang tidak,Ia mulai kembali diam dan cool.Timmy yang biasanya suka melihat lembar jawabanku dan kalau melihat aku menjawab dengan salah Ia akan bilang,”Dasar Bego! Jawabannya bukan itu tau !”.Sekaran tidak lagiEntah kenapa aku merasa ada yang hilang.Entah kenapa aku ingin Ia mengejekku lagi.Aku mulai bawel padanya.Tak peduli biarpun Ia marah-marah padaku dan mengatakan “Cih!” atau “Pergi lo!” .Aku hanya ingin Ia mengejekku lagi.Aku tahu Timmy baik.Aku tahu Ia tidak seperti itu.Aku ingin Ia menegurku,Aku ingin Ia mengajariku.Bisa dibilang aku,rindu padanya.Rindu sekali.Sepertinya aku suka pada Timmy,dan berharap Ia juga suka padaku.Tapi aku membuang harapan itu jauh-jauh.Aku tidak mau seperti dulu.Aku tidak mau sakit hati.Lagipula,membuat Timmy suka padaku bukan hal yang mudah.Tapi ada satu harapanku,aku hanya ingin Ia tersenyum karenaku,dan terbuka padaku,aku ingin kebaikannya itu keluar,untukku.Aku ingin menjadi cahaya baginya.Biarlah misalnya Ia tidak menjadi milikku.Aku hanya ingin mebuatnya tersenyum.Dengan gigih dan semangat 45 aku mulai mendekati Timmy lagi terus dan terus sampai akhirnya sekarang Ia mulai kembali mengejek seperti dulu.Aku senang.Senang sekali.Tinggal satu misiku,sedikit lagi,aku ingin Ia bilang “Terima Kasih” padaku.Karena selama ini Ia tidak pernah bilang begitu.Padahal aku sering memberinya macam-macam,Ia selalu menolak.Tapi kupaksa,dan Ia menerimanya dengan terpaksa dan tanpa rasa terima kasih.Satu lagi,Aku ingin Ia tersenyum untukku. Juni.Pada tanggal 19 Juni,Timmy berulang tahun.Aku mengiriminya ucapan selamat lewat sms,tapi Ia tak membalas.Pedih juga hatiku,tidakkah Ia mengirimkan hanya 3 huruf saja.Thx.Aku akan senang.Tapi ini tidak.Kulupakan itu,biarkan sajalah.Aku ikhlas. Oh iya,aku menyiapkan kado untuk timmy.Kado itu adalah kalung logam yang bergambar kartun jepang.Aku membelinya dengan uang celenganku.Dan kalung itu susah sekali didapat.Singkatnya,dengan Jerih Payah.Hari H.Hari terakhir aku masuk bimbel,Karena ulangan sudah selesai semua.Kami datang ke bimbel hanya untuk mengambil rapor hasil Bimbel.Sepulang dari bimbel aku menghampiri Timmy dan menyerahkan bungkusan kado untuknya.”Met Ultah Timmy !! Nih gua kasih kado.Sekalian buat kenang-kenangan” Kataku sambil tersenyum.Timmy memandangi bungkusan yang kupegang dan mendorongnya ke arahku,”Nggak usah ah! Gua kan gak minta ! Ambil aja lagi buat lo aja !” Lalu Ia pergi.Biasanya memang Ia begitu,lalu biasanya aku mengejarnya dan memaksanya menerima.Tapi kali ini tidak.Hatiku kesal.Marah.Kukejar Timmy dan kusudutkan Ia ditembok,”Lo itu..” suaraku mulai bergetar dan air mata ku mulai mengalir karena aku memang sedang marah.”TIDAKKAH BISA BILANG TERIMA KASIH AJA GITU????!! TERIMA AJA KENAPA? KENAPA TIAP GUA KASIH APA-APA LO SELALU NOLAK HAH? LO BENCI SAMA GUA YA?? SALAH GUA APA???!!” Lalu setelah berkata begitu aku pulang meninggalkan Timmy yang diam terpaku.Biarkan.Aku sudah kesal.Bungkusan kado itu aku masukkan dalam laci meja belajar.Dan aku mengenyakkan diri di tempat tidur,dan tertidur. Pagi,ternyata sudah pagi.Kemarin malam jam 7 aku sudah tertidur.Hari kemarin seperti mimpi.Aku tak percaya aku membentak Timmy.Harusnya aku tidak membentaknya.Harusnya kupaksa saja dia seperti biasa.Masa,hari terakhir aku malah marah sama Dia? Aku menyesal.Harusnya aku tau sifatnya memang seperti itu.Kuraih hp di meja samping tempat tidurku.Aku akan minta maaf padanya.1 new message.Tulisan di layar hp ku.Siapa yang sms?Kubuka sms itu,sesaat aku seperti tak percaya. From : Timmy Sori.Maaf kmrn. Lu bs g hr ini ke Kafe Ijo jam 10 pgi.Bw kado kmrn,klo msh ada.Plis.dtg.gw tgu. Thx.
Pesan singkat.Tapi mengejutkan.Aku tersenyum.Kulirik jam dindingku,jam 8.Aku bangkit dan mandi,lalu pergi sarapan.Memakai kaus yg rada rapih dan mengantongi Kado kemarin.Aku berangkat mengendarai motorku.Kafe Ijo memang tak terlalu jauh dari rumahku.Ketika sampai,Aku melihat Timmy sedang duduk.Kuhampiri Ia dan aku duduk di depannya.Timmy menatapku lalu menunduk,”Ma...af...ke...ma..ren..gu..a ga..tau..harus...ngapain.”ujarnya terbata.Aku tersenyum,kubuka bungkus kado itu dan mengeluarkan isinya.Kukalungkan kalung logam itu ke leher Timmy.”Ya,gua maafin.Gua juga maaf yah,harusnya gua tau lo kan anaknya begitu.” Timmy memandangi logam persegi di kalung itu yang ada gambar kartun jepangnya.Ia menatapku dan tersenyum manis untuk pertama kalinya di depanku dan berkata,”Thanks.Kalungnya gua akan jaga.”.Aku menatapnya tak percaya.Tujuanku tercapai.Aku membuatnya tersenyum !!.Yeah!!!.Aku bangkit dari kursi,dan berkata padanya,”Gua pulang dulu yah.” .Timmy mengangguk.Aku berjalan menuju motorku.Sampai ada suara memanggilku,”Fel !”.Aku berbalik.Timmy menghampiriku.Ia menarik nafas dalam-dalam dan berkata perlahan,”Lo mau gak jadi cewek gua.Shainee?”.Mataku melebar seolah tak percaya.Inilah pertama kalinya aku ditembak.”Lo serius lo??” tanyaku masih tak percaya.Timmy mengangguk.Aku tersenyum,”Oke.”.Timmy tersenyum dan berkata,”Thanks.”.Setelah itu aku dan Timmy berjabat tangan dan mengucapkan selamat tinggal. Aku masih dalam status menjadi cewek Timmy.Tapi aku dan Timmy tidak melakukan hal seperti yang dilakukan orang lain,bergandengan tangan lah,mesra-mesra an lah.Aku dan dia seperti teman baik.Dan seiring berjalannya waktu Ia sudah tidak Jaim lagi.Aku mendapat SMU yang sama dengan Timmy.Dan aku les di tempat bimbel yang sama dengannya juga.Ketika itu aku dan Timmy sedang duduk menunggu pergantian ruangan di tempat bimbel.Cahaya matahari sore yang cerah menembus masuk melalui dinding kaca tempat kami duduk.Aku merasa lelah dan merebahkan kepalaku di pundak Timmy.Tempat itu tidak dingin lagi,tempat itu hangat sekali,sehangat matahari sore.Sehingga membuatku perlahan menutup mata dan terlelap.
O:)
cool deh!
mpe kebawa alur critanya.. keep writing...
~,~ fyuh...cape juga,mpe pedesss..hihiii(^_^)keren,lucu.. abg bgt yah ceritanya...meskipun amatiran tp..keren ko! lumayan udah punya ide sebanyak itu mpe finish lagi..keep writing yag!
Meskipun cukup melelahkan membaca cerita ini, seperti kata imr_aja
Abis baca tulisan ini... gehehehe... {Maaf, gue emang awet muda}.
Terus nulis yak... n jangan lupa... alenia... Puyeng juga bacanya tanpa jeda gitu... maklum, gue bolor nih..
nice story...lumayan...keep writing ya...ditunggu cerita lainnya
maaf kalo karangannya masih jelek.. maklum masih amatiran dan baru pertama kali bikin cerpen =]
O:)
cool deh!
mpe kebawa alur critanya..
keep writing...
~,~ fyuh...cape juga,mpe pedesss..hihiii(^_^)keren,lucu.. abg bgt yah ceritanya...meskipun amatiran tp..keren ko! lumayan udah punya ide sebanyak itu mpe finish lagi..keep writing yag!
Meskipun cukup melelahkan membaca cerita ini, seperti kata imr_aja
Abis baca tulisan ini... gehehehe... {Maaf, gue emang awet muda}.
Terus nulis yak...
n jangan lupa... alenia...
Puyeng juga bacanya tanpa jeda gitu... maklum, gue bolor nih..
nice story...lumayan...keep writing ya...ditunggu cerita lainnya