“Aku..., hari ini akan menceritakan sebuah kisah yang menyeramkan. So, bagi Kamu yang masih takut sendirian lebih baik jangan membaca ceritaku. ^_^”
“Tapi..., kalau membaca ceritaku ini, jangan dibaca rame-rame, ntar malah nggak seru lagi. Hehehe! Terus, cerita horornya malah nggak nyeremin ^_^.
Read more (786 words)
Rumah yang kokoh dengan warna putih menghiasi bangunan itu. Ya, rumah itu adalah milik seorang kaya di sebuah desa yang makmur. Nama pemiliknya adalah Vrish. Selain kaya, beliau juga memiliki wajah yang tampan.
Banyak putri dari berbagai penjuru desa yang ingin memikat hatinya. Namun, Vrish masih belum memutuskan dengan siapa ia akan menikah.
Vrish seorang diri di rumahnya yang besar itu. Hingga suatu malam yang mencekam mendatangi rumahnya.
***
Pagi..., itu, suara teriakan seorang wanita paruh baya menggemparkan rumah besar dengan tiga tingkat itu. Para penghuni rumah segera mendatangi sumber suara itu. Mereka mendapati seorang wanita dengan pecahan kaca di bawah kakinya dengan air minuman membasahi lantai. Di adalah pembantu di rumah itu.
Orang-orang yang keheranan lantas melihat arah telunjuk si pembantu yang gemetar. Mereka pun kaget melihat sosok Vrish bersimbah darah dengan leher menyisakan dua lubang aneh.
***
Pagi itu, seisi desa menghadiri pemakaman Vrish. Tiada yang berekspresi wajah kesedihan mendalam. Hanya raut wajah yang datar.
Perlahan-lahan, peti mati Vrish dimasukkan ke liang lahat. Sedikit demi sedikit tanah ditimbun di atas peti matinya. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Kejadian yang akan membuat mereka tak akan bisa tidur pada malam hari....,
***
Hanya bisa terpana. Petugas keamanan desa dan petinggi desa, serta beberapa warga, ketika melihat kuburan Vrish kini tidak berpenghuni. Seperti meledak dari dalam.Tanah berhamburan di areal khusus pemakaman tersebut.
Mereka hanya bisa terpana hingga suara teriakan membuat mereka tersadarkan akan hal aneh itu. Sumber suara berasal dari rumah kediaman Vrish yang besar itu. Mereka bergegas masuk dan mendapati seluruh pembantu dan penjaga rumah itu tewas mengenaskan. Mereka semua berada dalam satu koridor dengan darah menggenangi. Leher mereka pun, memiliki bekas gigitan.
***
Api besar berkorbar. Seluruh warga menyaksikan proses terbakarnya rumah megah Vrish. Tetua desa memutuskan untuk membumihanguskan rumah tersebut. Malam itu, tepi desa itu terang benderang oleh api yang membumbung tinggi di angkasa.
***
“Putri ayah yang manis, kapan kamu menikah?” tanya seorang pria paruh baya dengan kumis hebat melintang di atas bibirnya dengan tangan kirinya merangkul bahu putrinya.
“Hm..., nggak tahu, Yah! Selain Alm. Tuan Vrish, nggak ada yang melekat dihatiku,” jawab si putri.
Wajah ayahnya berkerut bagaikan buah jeruk dipanaskan di microwave.
“Hush! Jangan ungkit lagi masalah Tuan Vrish,” tegur ayahnya.
“Memangnya kenapa?” tanya si putri.
“Lebih baik jangan dibicarakan. Sudah, sekarang Kamu tidur. Besok masih banyak kerjaan kan?” perintah ayahnya.
“Iya,”
Sang ayah meninggalkan putri pertamanya itu. Ia keluar dari pintu kamar tersebut. Tak lupa ia mengecup dahi putri manisnya itu.
“Tok tok tok!” tiba-tiba kaca jendela kamar sang putri bergedor hebat.
Sang putri yang sedang berias lantas kaget dan melihat ke arah jendelanya yang bergetar hebat. Ditatapinya dan jendelanya semakin bergetar. Penasaran, dia lantas membuka jendelanya.
Wajah yang menyeramkan namun anggun. Dengan gigi taring menghiasi bibirnya pucat. Tatapan matanya kosong namun penuh dengan ambisi. Dia menggunakan jubah berwarna hitam dengan warna merah menghiasi kerah bajunya.
Tiba-tiba mulutnya terbuka dan tampaklah semua gigi taringnya yang runcing dengan bau darah menyeruak keluar dari mulutnya.
“Hai, cewek!” godanya.
Sang putri berteriak histeris. Ayahnya yang sedang asyik main PS bareng istrinya kaget setengah mati sehingga stick yang dipegangnya terbang bebas bak burung merpati. Mereka berdua segera menuju kamar putrinya. Pintunya didobrak dengan kuat. Sang ayah kaget melihat putrinya terbaring lemas di atas gendongang sosok yang ia kenal. Tuan muda Vrish.
“Hehehe..., halo Pak Mude! Aku akan membawa putrimu untuk kujadikan ratu drakula di kastilku. Hehehe...,” drakula itu..., Vrish kemudian terbang keluar menuju kastilnya yang telah terbakar namun sudah berdiri kembali.
Sang ayah hanya bisa terpana. Dan ibunya pun hanya bisa duduk terkulai.
****
Keesokan paginya..., desa heboh. Mereka lalu berbondong-bondong ke rumah Vrish yang telah dibakar.
Para warga keheranan melihat rumah Vrish kini kembali seperti semula.
Tiba-tiba sebuah tawa menggelegar dari dalam rumah. Warga yang berada di sekitar rumah itu kaget. Dan dari bawah tanah keluar banyak makhluk mengerikan dengan taring panjang di mulut. Bentuknya seperti srigala. Dengan kaki-kaki yang besar dan panjang.
“Hey! Main yuk!” kata si makhluk yang keluar dari tanah itu.
Dengan cepat, makhluk-makhluk mengerikkan itu menyerbu kerumunan warga. Manusia-manusia kalang kabut berlarian. Dengan ganas, makhluk itu menyikat semuanya. Terlempar ke berbagai penjuru dengan kondisi tubuh mengenaskan.
***
Selebaran ditebar di berbagai penjuru. Isi selebaran itu menginginkan sesosok ksatria sejati untuk menyelamatkan putri cantik dari genggaman drakula, Vrish.
Siapa yang menang, jika lelaki akan dinikahkan dengannya. Jika perempuan akan dijadikan ibunya. Ah bukan, tapi saudaranya.
Berhari-hari kemudian, setelah penantian begitu lama. Akhirnya ada yang berani mengikuti sayembara tersebut. Mereka lantas berkumpul di aula kantor kecamatan. Mereka akan langsung mendapat mandat dari Pak Camat.
Mereka yang ikut adalah:
Batman,
Icihigo Kura-Kura si Dewa Kematian
Spiderman
Harry Muter
Kucing GarongMan
Endy Tatsuke
Be the first person to continue this post
masih setengah2....intens nya masih kurang akh...
pas baca awal-awalnya mulai merasa takut... dikirain bakal horor serius.. tiba-tiba... 'hai cewek'. krik krik... hahahaa...... keren deh!
oh iya, diawal-awal masih ada pengulangan kata '...itu...itu' but it's ok! :)
ayoo... ditunggu lanjutannyaa...
Oke deh ^o^
Horor komedi? Atau pure horror?
hahaha..., gak jelas ya? Gw juga bingung nih ^o^
cara penulisan awalnya menghibur banget dan ceritanya juga menarik.....!
Awalnya ya Mas? Tapi thank you hohoho ^_^
Endi Tatsuke nya juga ikutan sandiwara eh.... sayembara :))
gudluck deh ^^
OTS: wa rasa humornya kurang menggigit alias kurang terasa.,.,., wa juga ga begitu ngerti masalah komedi sih ^^a
bersambung (?)
-K-
Sebenarnya nih naskah juga gw mainin ^o^
Ini yg versi Indonesia, sebenarnya nih drama bahasa inggris. hahahaha ^o^
ehm...seharusnya bisa dibuat lebih menarik: Horror beneran atau horror komedi. Ini jadinya nanggung....
hhehe..., memang sengaja dibuat tanggung supaya gak jelas ^o^
BERSAMBUNG lhoooo ^o^