Alasan Sesungguhnya (2) : Takut Kuwalat

Aparat penegak hukum bukannya menganakemaskan pengusaha yang namanya sama dengan sepupu Anoman itu, melainkan mereka mungkin kadung menganggapnya bagaikan bapak mereka sendiri. Bapak yang membelikan mobil baru, membayari liburan ke luar negeri, atau sekadar mentraktir mereka masakan lezat dari restoran mewah. Jadi apa saja yang dia minta, mereka menurut saja seakan-akan mematuhi apa kata orang tuanya. Ketika bapak mereka tersandung masalah, jelas mereka berupaya keras menyelamatkannya. Mereka tak berani melakukan apa yang khalayak ramai inginkan, karena rupanya mereka takut kuwalat kepada si bapak yang baik hati. Mereka lupa, mestinya mereka berbakti semata kepada ibu pertiwi serta membela kebenaran dan keadilan.

Read previous post:  
Read next post:  
Punya ide tentang lanjutan karya ini ? Saat ini belum ada yang menulis lanjutannya. Ayo lanjutkan karyanya.
100

Saudaranya Anoman...hahahaha, bagian ini nyentil banget!!!

Menyentil bgt. Hehe.. Tp kependekan.
^^