Puisi “hujan di waktu sore hari”

Pecahkan kata-kataku….bukan hatiku.
Hening itu bukan cuma milikku.
Sunyi itu milik kita.
Gugurkan egoku…..bukan rasaku.
Cinta itu bukan cuma milikku.
Perhatian itu milik kita berdua.
Bangunkan aku dari tidurku….bukan dari mimpiku.
Semangat itu bukan cuma milikku.
Keinginan kuat untuk maju itu milikmu juga.
Lepaskan lelah di tengah kesesakan.
Bukan dengan tangis atau ratapan.
Juga bukan dengan makian atau keluhan.

Aku datang kepadaMu, Tuhan.
Tempat segala cintaku berlabuh.
Ku beri diriku utuh dengan segala harap.
Kau tak hanya menyediakan telinga untuk mendengar.
Tetapi juga menyediakan jawaban doaku.
Tak seletih dulu….
Tak sesedih kemarin…
Sekalipun tak kulihat, yang ingin kulihat
Meskipun belum tampak, yang ingin kugenggam
Aku tetap percaya kepadaMu.
Bukan hanya kepada janjiMu.

Ditulis oleh Sianne R
di kamar sepi sewaktu hujan
Pk. 06.41 pm

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer ariv
ariv at Puisi “hujan di waktu sore hari” (4 years 25 weeks ago)
80

bagus bagus

Terima kasih, terima kasih, terima kasih!! hehehehe...

Writer layya16
layya16 at Puisi “hujan di waktu sore hari” (4 years 25 weeks ago)
60

apa anda sedang memohon?

kunjungi juga karya ku,

Memohon kepada Tuhan, Penguasa jiwaku, apakah salah? :) Ketimbang memohon kepada manusia, aku lebih suka memohon kepada Tuhan. Dia lebih mengerti aku daripada manusia mana pun! :)

80

ya, diriku pun merasakannya. God is the best :)
met kenal kak

Hai. Terima kasih. Salam kenal juga. :)