Pagi ini sekali lagi aku terlambat shalat subuh,dan aku sadar, sudah cukup sering hal seperti ini terjadi, dan sebabnya mungkin karena aku tidur kemalaman, ingin sekali rasanya diri ini untuk beranjak menjadi seorang yang lebih baik, dan cukup sering sekali aku kemukakan kalimat ini, namun hasilnya hanya beberapa hari, dan aku kembali lagi, “astagfirullah wa atubu ilaihi” O ya! Hari ini aku puasa, dan tadi magrib, aku buka puasa di “saqor” tempat shohib aku tinggal, dan disana juga ada acara “ifthar jama”I” bersama orang orang dari berbagai Negara, ada usman dan ketiga temannya yang berkebangsaan Nigeria juga ada lima orang dari Tajikistan, serta aku dan kawan kawan dari Indonesia. Acara tadi maghrib bermanfaat sekali, banyak pelajaran yang dapat diambil dari pertemuan tadi, acara dimulai sekitar pukul 16.15, dengan saling memperkenalkan diri, kemudian disambung dengan soal jawab diantara kita, sampai terdengar adzan shalat maghrib, dan kita shalat di kamar jama’atan. Lalu setelah shalat maghrib kita teruskan dengan ifthar dengan “khadratul maut” makanan khas Yaman dan diambil dari nama daerah di negri Yaman itu. Makanan tersebut terdiri dari nasi khas arab yang panjang panjang dan berwarna kuning yang dimasak dengan lemak, dan ditemani dengan sepotong ayam yang berwarna kemerahan lalu dilengkapi dengan “salatoh” yaitu sambal yang hanya di blender. Lalu selang beberapa menit setalah kita menyelesaikan santap ifthar kita, datanglah ustadz murtadho yang memang sudah sejak sore hari kita tunggu beliau untuk mengisi ceramah di pertemuan itu, dan beliau datang dengan salah seorang mahasiswa mesir yang dulunya juga alumni pesantrenku, beliau ustadz zamrudin, tapi dia sudah lupa denganku, dan ketika aku sebutkan kakaku, dia mengenalnya. Ustadz muratadho membawakan beberapa patah kalimat yang menarik sekali, yaitu tentang kewajiban pada garis besarnya, dan tentang dekwah lebih khususnya. Beliau hanya ingin berbagi pengalaman, dan beliau sangat menekankan sekali tentang dakwah, karena kita yang notabenya adalah mahasiswa universitas Al Azhar, jadi kita harus mampu untuk berdakwah ketika kita di kembali ke nagara asal kita, dan beliau menganjurkan untuk memberikan materi materi yang ringan tapi penting untuk umat islam itu sendiri. Masya Allah sekali pengetahuan beliau tentang agama ini, dan beliau sendiri juga berkebangsaan Nigeria. Ketika aku hadir dalam acara acara yang seperti itu, aku benar benar merasakan ketenangan dan memberikan motivasi untuk menjadi lebih baik, di pertemuan tadi aku juga bertemu kakak kakak kelasku di pesantren dulu, ada akh cecep, akh yunus dan juga akh fulan. Dan satu hal yang sangat aku syukuri, aku bersyukur sekali mampu memahami bahasa arab. C:\Documents and Settings\XPPRESP3\Desktop
aroma surga, bikin insyaf hehe... salam yow
salam kenal juga....
all to me...
Kemudian.com telah kembali, lihat pengumuman lebih lanjut disini. Bagi yang usernya hilang, silahkan lapor disini
aroma surga, bikin insyaf hehe... salam yow
salam kenal juga....
all to me...