Kuserahkan Diriku

Bersamamu menapaki kehidupan
kerikil kecil, tajam
hempasan ombak, angin badai
kebahagiaan silih berganti
ujian silih berganti

Aku mengandalkanmu,
sejak kita ikrarkan bersatu
hujan jadi saksi, langkah tegapmu tak terhenti
menyebrang lautan, menghapus keraguan
kucari-cari di matamu
coba selami keteguhan hati
nyatanya seratus, seribu pertanyaan tak pernah dihindari
tanyakan saja, katamu ...
biar hilang penasaranku
karena percaya itu modalmu
bukan hanya cinta buta
lalu di belakang tak setia

Aku serahkan diriku
meskipun jujur katamu: aku tak punya apa-apa
kujawab dengan tertawa
karena bagiku harta bukan segalanya
kita punya semangat
dan bekal yang cukup menghadapi dunia

Aku serahkan diriku
cinta dan setia yang kupunya
tak perduli masa lalumu
keniscayaan yang takbisa dihapuskan
bagian demi bagian yang membentukmu menjadi dirimu
bagian demi bagian yang membentukku menjadi diriku
kita leburkan

Sampai hari ini
Bersamamu dengan cinta yang sama
tetap percaya dan setia
lebih kuat, lebih bahagia
sampai akhir kita
ketika daun-daun mengering
kembali ke asalnya

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer wyde shi nichi
wyde shi nichi at Kuserahkan Diriku (4 years 33 weeks ago)
90

so strong... puisimu selalu ku suka :)

Writer senasupriatna
senasupriatna at Kuserahkan Diriku (4 years 34 weeks ago)
100

benar2 pasrah..
nice..

Writer phonny_am
phonny_am at Kuserahkan Diriku (4 years 34 weeks ago)
100

endingnya sempurna, awalnya mengalir manis, tak terlalu misterius tak juga terlalu lugas..tak terlalu puitis namun sangat bisa menjadi media katarsis..sukaa..seperti biasa.

Writer Titikecil
Titikecil at Kuserahkan Diriku (4 years 34 weeks ago)
80

Semoga....
Isinya manis euy! Heuheu...