Mimpi

Hidup ini akan berakhir pada saat kematian datang. Biarpun kamu lari ke gunung tertinggi atau laut terdalam, kematian tidak akan alpa. Dia akan datang pada saat yang tepat, tanpa bisa kamu majukan atau pun mundurkan. Kepastian yang pasti datang.

Namun, aku punya rencana. Aku tidak mau menyerah begitu saja pada kematian. Aku merencanakan kematianku.

Ini bukan bunuh diri. Aku tidak mau mati bunuh diri. Kematian yang sangat menyedihkan. Kematian tanpa harapan dan kematian yang sangat memalukan. Apalah artinya hidup jika saat kematian pun masih memalukan.

Aku ingin mati dengan tenang. Mati dalam kedamaian. Mati dalam tidur. Itulah mimpiku.

Tidur merupakan saat-saat terdamai dalam keseharianku. Makian dan teriakan yang setiap hari secara vulgar atau samar aku dengarkan, hilang pada saat tidur. Rasa tertekan akan kondisi sekitar yang sangat bobrok, lepas saat tidur. Bahkan, tugas kewajiban yang berat terasa di pundak ini pun lenyap saat tidur. Bukankah itu kematian yang sempurna?

Mimpi akan kematianku entah bagaimana dikabulkan Tuhan. Tapi Tuhan punya rencana lain yang tidak aku duga. Apa yang menurutku baik bagiku, ternyata….

Aku benar-benar meninggal dalam tidurku. Namun, tidak dalam kedamaian. Kematianku sungguh menyakitkan. Aku ditunjukkan segala perbuatan bejatku dalam tidurku. Mimpi? Bagiku semua itu terlihat nyata. Begitu juga dengan tempat mengerikan di mana teriakan-teriakan di dalamnya jauh lebih keras dari segala teriakan yang pernah aku dengar. Teriakan-teriakan yang terus-menerus. Teriakan-teriakan dikarenakan kulit dibakar dalam bara yang menyala merah. Kulit tersebut entah bagaimana terus berganti dan kesakitan luar biasa terdengar dari teriakannya.

Aku tidak mampu berteriak dalam tidurku. Hanya terengah, mengerang, terbatuk dan tersedak sebelum akhirnya terdiam untuk selamanya. Aku ditemukan dengan pendarahan dan pankreas meradang.

Aku sempatkan menceritakan ini padamu di sela-sela waktu kematianku. Aku sogok malaikat pencabut nyawa dengan sedikit pahala yang aku punya. Untukmu. Untuk mimpimu malam ini.

Terinspirasi dari http://health.detik.com/read/2010/05/03/183032/1350406/763/mimpi-buruk-y... (diakses 4 Mei 2010)

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Celestyn
Celestyn at Mimpi (4 years 18 weeks ago)
80

salam kenal. :D

Writer AgnesAngelaR
AgnesAngelaR at Mimpi (4 years 18 weeks ago)
70

bgus bgtt! keren bgt! unpredictable! kreatif bgt..

Writer sekarhayuning
sekarhayuning at Mimpi (4 years 18 weeks ago)
50

sumpah keren, mimpi sebenernya sih kehidupan yang ada di alam bawah sadar kita

Writer man Atek
man Atek at Mimpi (4 years 19 weeks ago)
100

wadduh, mimpi lagi
lagi mimpi, kapan bangunnya, hehe

Writer achiie
achiie at Mimpi (4 years 22 weeks ago)

bravo !

Writer Sang Terpilih
Sang Terpilih at Mimpi (4 years 25 weeks ago)
60

Endingnya agak aneh tapi bagus.

Writer Ly_just_a_named
Ly_just_a_named at Mimpi (4 years 25 weeks ago)
100

ko aq sedih ya baca nya....
:(
kyk deja vu nih..
aq pernah mimpi kyk gitu, kerasanya nyata banget..
sampai setelah bangun pun dadaku berdebar kncang, keringat dingin, dan satu yang aq ingat.. kata2 yang ad dlm mimpi itu..
aq brjanji buat berubah.. tapi ngk aq hiraukan.. aq kmbali pada kegelapan yng makin pekat..
halah, niat comment jadi curhat.
hahaha
nice..
:p

Writer Armila_astofa
Armila_astofa at Mimpi (4 years 25 weeks ago)
70

like this...