bayangannya membelenggu asa ku
terselimuti puing-puing kerinduan hadirnya...
terbujur kaku, ku disini..
setiap lembaran hatiku yang terdalam
membiru...termakan ruang dan waktu
terengah-engah nafasku...
penatkan fikiranku...tersesakan inginku...
Rating
51
points
Views: 17 reads
Comments: 0
Rating:
Comments: 0
Rating:
Delicious
Digg
Facebook
Technorati
what happen aya naon?
keep fight..
keep writing..
nice poem
kenapa atuh aa??what's wrong with you sobat
ada keinginan,kerinduan dan hasrat terpendam...nice poem
atas apa yg terjadi padamu, aku turut bersimpati.
kudu sabar
Yah emang gitulah keadaannya. Setiap ingat segi lekuk badannya, irama nafasnya, kebiasaannya, perkataannya, hati pikiran badan ga bisa apa2 kecuali mengingat dia.
Apalagi jika tersadar bahwa kita tidak bisa memilikinya, makin weh.. koyak-koyak rasana hate teh..
Tapi kalo ingat bahwa dia di sana baik2 aja, bisa hidup seperti biasa, sehat, berbahagia rasa sakit tadi bisa sedikit terobati. Apalagi yang terpenting sekarang kalo bukan kebaikan dia??
Ko malah jadi curhat? ga pada tempatnya dasar!
Soal puisinya..., it's great
Menderitaaaaa.. pisan kesanna
Hehe. Yang jelas aku SUKA!
Keep typing -not writing of course, secara gitu kita posting di situs yah ngetiklah! naon sih?!- nice poems!!
I'm waiting..