Serial Detektif - Wanttobe

“aahhhhh akhirnyaaaaa selesai juga, makasih yah yan” seru Dina setelah ia berhasil mengerjakan semua soal-soal kimia yang menjadi tugas sekolahnya.

“ sama - sama Din, lagian soal-soalnya ga begitu susah kok” jawab ku santai.

“ya menurut kamu mudah, kalo aku, taluk dehhhhh kalo Kimia. Ujian kemaren ajah cuman dapet 30, makanya sampe harus ngerjain ginian buat nambah nilainya” ujarnya lagi dan aku hanya tersenyum melihat ekspresinya.

“capek juga yah ngerjain ginian, aku ngambil minum dulu yah, kamu mau tambah kopi nya?" tanyanya sambil berdiri, kedua tangannya diangkat dan de renggangkan kearah belakang “ hufff... pegel” tambahnya lagi sambil memutar badannya lalu berjalan menuju kulkas yang berada di sudut kamarnya.

“ahh, ga usah Din” jawabku dengan wajah agak tercengang, kulihat sesuatu saat tadi ia mengangkat kedua tanganya, sesuatu yang dari pertama aku datang ke kamar kos Dina tidak aku perhatikan. Mungkin karena saat aku datang dia masih mengenakan jaket rajut biru yang sering dipakainya, ternyata, dibalik daster yang dia pakai, Dina tidak memakai bra !!!

Tiba-tiba celanaku terasa sempit dan sedikit sakit “waduh gawat !!!” gumamku, segera aku berdiri kemasukan tangan kananku kedalam celana jeans biru yang kupakai untuk membetulkan sesuatu didalamnya yang memang terasa tidak enak.

“parno kamu yan” tiba-tiba satu suara mengagetkanku, ya ampunnnnn rupanya tindakanku tadi terlihat oleh Dina.
“ah.... eh .... emm, maaf Din” jawabku terputus-putus, gatau harus bilang apa lagi.

Tapi kulihat Dina hanya tersenyum, ia berjalan menuju ke arahku setelah meletakan kembali gelas minumannya diatas kulkas. Aku cepat-cepat duduk kembali, tambah malu rasanya kalo kelihatan sesuatu yang menggembung di bagian depan celanaku.

Dina berhenti di samping kursi tang tadi ia duduki, disamping kursiku.
“hayoooo, kenapa dengan ehmmm nya” tanyanya sambil tersenyum. aku terdiam, lalu kemudian Ia memutar tubuhnya, tidak jadi duduk tapi berjalan menuju tempat tidurnya yang berada di belakangku...........

“Kringggggg...krriiingggggg” tiba-tiba suara telepon mengagetkanku.
“Siapasih malam-malam gini nelepon, ganggu orang saja” ketusku setelah menghela nafas karena rasa kaget tadi.
“Kringgg... kringgggg” kembali terdengar bunyi telepon, aku segera berdiri, kutinggalkan meja komputerku lalu berjalan menuju sudut ruangan dimana telepon yang tadi berbunyi berada, segera kuangkat gagang telepon sebelum suara nyaringnya berbunyi lagi.
“Halo, siapa ini?” ucapku ketus karena kesal, tapi tidak ada jawaban
“Halo, siapa ini, mau bicara sama siapa?” kembali aku bicara dengan suara lebih ketus, tapi tidak ada jawaban.
“ihhh, siapa sih ni orang, dah ganggu orang malem-malem gini, tapi ga mau ngomong” fikirku. Sesaat sebelum tanganku bergerak untuk meletakan kembali gagang telepon, tiba-tiba terdengar satu suara

“to .... tolong saya” satu suara pelan terdengar.
“haloooo, siapa ini?” tanyaku sedikit heran dengan ucapan yang baru saja kudengar
“to ... tolong saya.... ada yang mau membunuh saya” kembali lirih suara terdengar.
Lalu tiba-tiba “braakkk, ah, jangaaannnn......... blughhh... blughhh ... brraakkk ......tuuuuttttttttttttttttttt”
Suara telepon terputus terdengar ....
Aku hanya terdiam, tiba-tiba bulu kudukku merinding dan tanganku yang memegang gagang telepon bergetar, entah apa yang terjadi di sana
......... bersambung ...........

Read previous post:  
Read next post:  
Writer H.Lind
H.Lind at Serial Detektif - Wanttobe (8 years 35 weeks ago)
60

Lebih baik perbaiki penggunaan tanda baca dan penggunaan huruf kapital.
Saya menunggu ceritamu :)

Writer Shinichi
Shinichi at Serial Detektif - Wanttobe (8 years 35 weeks ago)
70

menyoal sesuatu di balik daster, itu kesanna maksa :D
atau, karena ini masiy awal, jadi relasina dengan konflik belum terlihat jelas. semoga itu ada, karena kalau tidak, kesanna garing bakal klop dah :p

lalu, coba perbaiki penulisan kalimat langsung (Dialog) termasuk tanda baca. yah, gunanya yg pasti agar pembaca nyaman membaca tulisan dengan penulisan baik dan benar.

ahak hak hak

lanjut dah... soal ide awal : lanjut akh. Serial Detektif Gary belom saia lanjut kok

ahak hak hak

kip nulis

Writer wanttobe
wanttobe at Serial Detektif - Wanttobe (8 years 35 weeks ago)

heheheh, makasih atas pendapatnya om / mas :)
sebenernya sampai kalimat
tidak jadi duduk tapi berjalan menuju tempat tidurnya yang berada di belakangku...........
itu ceritanya si pelakon sedang baca suatu halaman di website, nama webnya ada di cerita om sinichi yang Detektif Gary :)
hanya saja disini saya ga bisa bikin tulisannya miring atau cetak tebal buat membedakannya sama isi utamanya

makasih banget om atas pendapatnya, saya mau edit lagi penulisan sama tambah penjelasan :)